Kecelakaan Pesawat Sriwijaya Air, Polisi Buat Posko DVI di RS Polri

Kompas.com - 10/01/2021, 05:15 WIB
Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran meninjau posko utama pencarian pesawat Sriwijaya Air di Jakarta International Container Terminal (JICT) 2 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta pada Sabtu (9/1/2021) malam KOMPAS.com/WAHYU ADITYO PRODJOKapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran meninjau posko utama pencarian pesawat Sriwijaya Air di Jakarta International Container Terminal (JICT) 2 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta pada Sabtu (9/1/2021) malam

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Amran mengatakan, anggota kepolisian menerjunkan tim Disaster Victim Identification (DVI) dalam operasi SAR pesawat Sriwijaya Air yang jatuh di Kepulauan Seribu, Jakarta.

Posko tim DVI disiapkan di Rumah Sakit Kramat Jati.

“Kami fokus di tim DVI. Kita sudah kita siapkan ante mortem, bagi keluarga yang akan memberikan informasi tentang data primer dan sekunder terhadap penumpang yang ada di dalam pesawat,” ujar Fadil kepada wartawan di Jakarta International Container Terminal (JICT) 2 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Sabtu (9/1/2021) malam.

Baca juga: ELT Sriwijaya Air SJ 182 Tak Menyala, KNKT: Kemungkinan Rusak

Menurut Fadil, tim DVI disiapkan dari kedokteran forensik, kedokteran kepolisian, dibantu tim kedokteran forensik lain dari perguruan tinggi, dan kedokteran forensik dari TNI untuk bersama-sama mengidentifikasi korban.

Fadil menambahkan, tim DVI dari unsur kepolisian berasal dari Polda Metro Jaya, Pusdokes Mabes Polri, tentunya dengan rumah sakit-rumah sakit TNI dan rumah sakit milik pemerintah lain yang memiliki kemampuan untuk melakukan identifikasi primer dan identifikasi sekunder.

“Sudah mulai berjalan, sekarang ada di Rumah Sakit Kramat Jati, poskonya sudah kita buka,” tambah Fadil.

Baca juga: Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 Sempat Delay 30 Menit, Ini Penyebabnya

Kabid DVI Pusdokkes Polri Kombes Ahmad Fauzi mengatakan posko DVI sudah mulai beroperasi mulai malam ini di RS Polri Sukanto untuk melakukan penghimpunan data antemortem.

"Keluarga diharapkan datang dengan membawa dokumen-dokumen yang berkaitan dengan identitas korban guna kepentingan identifikasi," ujar Fauzi dalam pesan singkat yang diterima Kompas.com.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi membeberkan kronologi hilang kontaknya pesawat Sriwijaya Air penerbangan SJ 182 Jakarta-Pontianak pada Sabtu (9/1/2021).

Baca juga: KNKT : Lokasi Jatuhnya Sriwijaya Air SJ 182 Sudah Diketahui

Budi mengatakan, pesawat terebut lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 14.36 WIB.

“Pukul 14.37 WIB masih 1.700 kaki kontak diizinkan naik ke ketinggian 29.000 kaki, dengan mengikuti standar instrumen," kata Budi dalam konferensi pers yang disiarkan akun YouTube Kompas TV, Sabtu malam.

Sekitar 3 menit kemudian, kata dia, pesawat tersebut tampak tidak mengarah ke tujuan seharusnya.

Budi mengatakan, pesawat justru mengarah ke barat laut.

Baca juga: Kronologi, Fakta, dan Misteri Jatuhnya Boeing 737-500 Sriwijaya Air SJY 182

Menara ATC pun melaporkan hal tersebut tetapi pesawat Sriwijaya Air telah hilang dari radar dalam hitungan detik.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tangsel Memulai Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua pada 1 Maret 2021

Tangsel Memulai Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua pada 1 Maret 2021

Megapolitan
Saat Sunmori Moge Dihadang Paspampres di Belakang Istana Kepresidenan

Saat Sunmori Moge Dihadang Paspampres di Belakang Istana Kepresidenan

Megapolitan
Anggota TNI AD Ditusuk Tetangga Pemakai Narkoba di Jakarta Timur

Anggota TNI AD Ditusuk Tetangga Pemakai Narkoba di Jakarta Timur

Megapolitan
Detik-detik Polisi Mabuk Tembak TNI dan Pegawai di Kafe RM, Saksi: Orang-orang Keluar Menangis

Detik-detik Polisi Mabuk Tembak TNI dan Pegawai di Kafe RM, Saksi: Orang-orang Keluar Menangis

Megapolitan
Oknum Polisi Tewaskan 3 Orang di Kafe Cengkareng, Kapolda Metro Meminta Maaf

Oknum Polisi Tewaskan 3 Orang di Kafe Cengkareng, Kapolda Metro Meminta Maaf

Megapolitan
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok Dilantik Terpisah, Idris di Bandung dan Imam di RS karena Positif Covid-19

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok Dilantik Terpisah, Idris di Bandung dan Imam di RS karena Positif Covid-19

Megapolitan
Cuma Kritik Anies tapi Tak Sentil Ganjar soal Banjir, PSI: Di Jateng Gubernurnya Mengaku Salah

Cuma Kritik Anies tapi Tak Sentil Ganjar soal Banjir, PSI: Di Jateng Gubernurnya Mengaku Salah

Megapolitan
Mobil Tabrak Separator Beton di Pondok Indah, Sopir Mengaku Mengantuk

Mobil Tabrak Separator Beton di Pondok Indah, Sopir Mengaku Mengantuk

Megapolitan
Saat Rencana PSI Interpelasi Anies soal Banjir Tidak Didukung Fraksi Lain di DPRD DKI

Saat Rencana PSI Interpelasi Anies soal Banjir Tidak Didukung Fraksi Lain di DPRD DKI

Megapolitan
Waspada Hujan Lebat di Jabodetabek Malam Nanti dan Dini Hari Besok

Waspada Hujan Lebat di Jabodetabek Malam Nanti dan Dini Hari Besok

Megapolitan
Saat Rencana PSI Interpelasi Anies soal Banjir Disambut Gelak Tawa Pimpinan DPRD DKI

Saat Rencana PSI Interpelasi Anies soal Banjir Disambut Gelak Tawa Pimpinan DPRD DKI

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Penembakan di Cengkareng | Friedrich Silaban Belajar Shalat demi Rancang Masjid Istiqlal

[POPULER JABODETABEK] Penembakan di Cengkareng | Friedrich Silaban Belajar Shalat demi Rancang Masjid Istiqlal

Megapolitan
Kafe RM, Lokasi Penembakan yang Tewaskan 3 Orang di Cengkareng, Langgar Prokes dan Akan Ditutup Permanen

Kafe RM, Lokasi Penembakan yang Tewaskan 3 Orang di Cengkareng, Langgar Prokes dan Akan Ditutup Permanen

Megapolitan
Nasib Janji Pembangunan 1,8 Juta Sumur Resapan di Jakarta yang Minim Realisasi...

Nasib Janji Pembangunan 1,8 Juta Sumur Resapan di Jakarta yang Minim Realisasi...

Megapolitan
Muncul Rencana PSI Interpelasi Anies soal Banjir, Apa Maknanya?

Muncul Rencana PSI Interpelasi Anies soal Banjir, Apa Maknanya?

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X