Bima Arya Hormati Proses Hukum atas Penetapan Tersangka Dirut RS Ummi

Kompas.com - 11/01/2021, 18:36 WIB
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto bersama unsur Muspida melakukan pemantauan di pusat perbelanjaan Mal Botani di hari pertama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), Senin (11/1/2021). KOMPAS.COM/RAMDHAN TRIYADI BEMPAHWali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto bersama unsur Muspida melakukan pemantauan di pusat perbelanjaan Mal Botani di hari pertama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), Senin (11/1/2021).

BOGOR. KOMPAS.com - Penyidik Bareskrim Polri menetapkan Direktur Utama (Dirut) Rumah Sakit Ummi Andi Tatat sebagai tersangka dalam kasus kontroversi tes usap (swab test) Rizieq Shihab di RS Ummi, Bogor, Jawa Barat.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengaku tetap menghormati proses hukum terkait penetapan tersangka Andi Tatat.

“Kan itu wilayah kepolisian. Pokoknya saya menghormati proses hukum,” singkat Bima, saat dikonfirmasi, Senin (11/1/2021).

Baca juga: Kasus RS Ummi Bogor yang Berujung Penetapan Tersangka Rizieq Shihab

Penyidik Bareskrim Polri menetapkan beberapa tersangka terkait kasus tersebut.

Para tersangka terdiri dari Rizieq Shihab, Direktur Utama RS Ummi Andi Tatat, dan menantu Rizieq, Hanif Alatas.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Penyidik sudah melaksanakan gelar dan menetapkan tiga orang sebagai tersangka,” kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen (Pol) Andi Rian R Djajadi.

Selanjutnya, penyidik merencanakan pemeriksaan terhadap ketiganya sebagai tersangka.

“(Pemeriksaan ketiganya sebagai tersangka) minggu ini rencananya,” kata dia.

Baca juga: Rizieq Shihab, Menantunya, dan Dirut RS Ummi Jadi Tersangka Terkait Swab Test

Kasus ini berawal dari Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Bogor yang melaporkan Andi Tatat ke Mapolresta Bogor Kota, November 2020.

Andi dilaporkan bersama beberapa pegawai RS Ummi lainnya karena dianggap tidak kooperatif dan transparansi dalam memberikan keterangan saat ditanya soal pelaksanaan tes usap (swab) pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab yang dilakukan secara diam-diam.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kecelakaan 2 Transjakarta di Cawang, Polisi: Bus Ngetem di Halte Ditabrak Bus Belakang yang Tak Direm

Kecelakaan 2 Transjakarta di Cawang, Polisi: Bus Ngetem di Halte Ditabrak Bus Belakang yang Tak Direm

Megapolitan
Berenang Tengah Malam di Kanal Banjir Barat, Warga Cideng Ditemukan Tewas

Berenang Tengah Malam di Kanal Banjir Barat, Warga Cideng Ditemukan Tewas

Megapolitan
Pemeriksaan Rachel Vennya soal Mobil Bernopol RFS Diundur Besok

Pemeriksaan Rachel Vennya soal Mobil Bernopol RFS Diundur Besok

Megapolitan
Ikut PTM Terbatas Perdana, Begini Respons Murid SDN Pasar Baru 1

Ikut PTM Terbatas Perdana, Begini Respons Murid SDN Pasar Baru 1

Megapolitan
Kecelakaan Dua Bus Transjakarta di Halte Cawang-Ciliwung, Sopir Tewas Terjepit

Kecelakaan Dua Bus Transjakarta di Halte Cawang-Ciliwung, Sopir Tewas Terjepit

Megapolitan
Kecelakaan 2 Transjakarta di Cawang, Sopir Diduga Mengantuk lalu Tabrak Bus di Depannya

Kecelakaan 2 Transjakarta di Cawang, Sopir Diduga Mengantuk lalu Tabrak Bus di Depannya

Megapolitan
162 Murid SDN Pasar Baru 1 Kota Tangerang Ikuti PTM Terbatas Perdana

162 Murid SDN Pasar Baru 1 Kota Tangerang Ikuti PTM Terbatas Perdana

Megapolitan
Kecelakaan 2 Bus Transjakarta di Cawang, 3 Korban Tewas dan 30 Orang Luka-luka

Kecelakaan 2 Bus Transjakarta di Cawang, 3 Korban Tewas dan 30 Orang Luka-luka

Megapolitan
45 SD di Kota Tangerang Mulai Gelar PTM Terbatas, Tiap Jenjang Masuk Seminggu Sekali

45 SD di Kota Tangerang Mulai Gelar PTM Terbatas, Tiap Jenjang Masuk Seminggu Sekali

Megapolitan
Kecelakaan 2 Bus Transjakarta di Cawang, Ada Korban Tewas

Kecelakaan 2 Bus Transjakarta di Cawang, Ada Korban Tewas

Megapolitan
Seorang Pejalan Kaki di Jatinegara Tewas Tertabrak Mobil yang Pengemudinya Ngantuk

Seorang Pejalan Kaki di Jatinegara Tewas Tertabrak Mobil yang Pengemudinya Ngantuk

Megapolitan
Pakai Pelat Hitam Bernopol Genap, Truk Pengangkut Elpiji Ditilang di Jalan Fatmawati

Pakai Pelat Hitam Bernopol Genap, Truk Pengangkut Elpiji Ditilang di Jalan Fatmawati

Megapolitan
Lemas Tak Bisa Turun dari Lantai 2 Rumah, Warga Sakit di Johar Baru Minta Dievakuasi Petugas Damkar

Lemas Tak Bisa Turun dari Lantai 2 Rumah, Warga Sakit di Johar Baru Minta Dievakuasi Petugas Damkar

Megapolitan
Tinjau PTM di SDN Pasar Baru 1, Wali Kota Tangerang Ingatkan soal Prokes ke Murid

Tinjau PTM di SDN Pasar Baru 1, Wali Kota Tangerang Ingatkan soal Prokes ke Murid

Megapolitan
Berenang Tengah Malam, Seorang Warga Hilang di Kanal Banjir Barat

Berenang Tengah Malam, Seorang Warga Hilang di Kanal Banjir Barat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.