Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Tak Mampu Lagi Tampung Pasien

Kompas.com - 12/01/2021, 10:23 WIB
Ivany Atina Arbi,
Egidius Patnistik

Tim Redaksi

Sumber

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Rumah lawan Covid-19 (RLC) Kota Tangerang Selatan, Banten, menyatakan kewalahan menghadapi lonjakan pasien usai libur panjang Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

Dokter jaga RLC Kota Tangerang Selatan, Azahrah Purnamaladi, mengatakan terdapat peningkatan jumlah pasien yang sangat pesat usai libur panjang tersebut.

"Peningkatannya sangat signifikan sekali sampai-sampai kami sudah tidak bisa menampung pasien lagi. Di awal-awal tahun ini kami selalu bilang kalau RLC ini penuh," kata Azahrah, Senin (11/1/2021) sebagai dilaporkan Warta Kota.

Ia menambahkan, dalam sehari rata-rata 10 hingga 15 pasien dirujuk ke RLC Kota Tangerang Selatan usai libur panjang Natal dan Tahun Baru kemarin.

Baca juga: Pasien yang Diisolasi di Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Melonjak Pascalibur Natal dan Tahun Baru

Fasilitas isolasi dan perawatan pasien Covid-19 di Kota Tangerang Selatan tersebut memiliki sekitar 150 tempat tidur. Menurut Azahrah, sejak pertama beroperasi pada 16 April 2020, RLC Kota Tangerang Selatan sudah menampung setidaknya 1.657 pasien.

Jumlah total kasus positif Covid-19 di Tangerang Selatan hingga 11 Januari 2020 sebanyak 4.103 kasus. Dari jumlah tersebut, 3.400 orang dinyatakan sembuh.

Sebanyak 484 orang masih dinyatakan aktif mengidap Covid-19 saat ini, sedangkan 219 lainnya meninggal dunia.

Informasi terkait penanganan dan data terkini kasus Covid-19 di Kota Tangerang Selatan dapat diakses melalui laman https://lawancovid19.tangerangselatankota.go.id. (Warta Kota/Rizki Amana)

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul RLC Kota Tangsel Kewalahan Terima Pasien Infeksi Covid-19 setelah Libur Natal dan Tahun Baru 2021.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Polisi Tangkap Pembunuh Pedagang Perabot di Duren Sawit, Ternyata Anak Kandung Sendiri

Polisi Tangkap Pembunuh Pedagang Perabot di Duren Sawit, Ternyata Anak Kandung Sendiri

Megapolitan
Diduga Korsleting, Bengkel Motor Sekaligus Rumah Tinggal di Cibubur Terbakar

Diduga Korsleting, Bengkel Motor Sekaligus Rumah Tinggal di Cibubur Terbakar

Megapolitan
Kardinal Suharyo Tegaskan Gereja Katolik Tak Sama dengan Ormas Keagamaan

Kardinal Suharyo Tegaskan Gereja Katolik Tak Sama dengan Ormas Keagamaan

Megapolitan
Ditawari Izin Tambang, Kardinal Suharyo: Itu Bukan Wilayah Kami

Ditawari Izin Tambang, Kardinal Suharyo: Itu Bukan Wilayah Kami

Megapolitan
Pemuda yang Sekap dan Aniaya Kekasihnya di Pondok Aren Ditangkap Polisi

Pemuda yang Sekap dan Aniaya Kekasihnya di Pondok Aren Ditangkap Polisi

Megapolitan
Pengelola Rusunawa Marunda Lapor Polisi soal Penjarahan Sejak 2023

Pengelola Rusunawa Marunda Lapor Polisi soal Penjarahan Sejak 2023

Megapolitan
Paus Fransiskus Kunjungi Indonesia: Waktu Singkat dan Enggan Naik Mobil Antipeluru

Paus Fransiskus Kunjungi Indonesia: Waktu Singkat dan Enggan Naik Mobil Antipeluru

Megapolitan
Pedagang Perabot di Duren Sawit Tewas dengan Luka Tusuk

Pedagang Perabot di Duren Sawit Tewas dengan Luka Tusuk

Megapolitan
Tak Disangka, Grafiti Bikin Fermul Belajar Mengontrol Emosi

Tak Disangka, Grafiti Bikin Fermul Belajar Mengontrol Emosi

Megapolitan
Sambut Positif jika Anies Ingin Bertemu Prabowo, PAN: Konsep 'Winner Takes All' Tidak Dikenal

Sambut Positif jika Anies Ingin Bertemu Prabowo, PAN: Konsep "Winner Takes All" Tidak Dikenal

Megapolitan
Seniman Grafiti Ingin Buat Tembok Jakarta Lebih Berwarna meski Aksinya Dicap Vandalisme

Seniman Grafiti Ingin Buat Tembok Jakarta Lebih Berwarna meski Aksinya Dicap Vandalisme

Megapolitan
Kunjungan Paus ke Indonesia Jadi yang Kali Ketiga Sepanjang Sejarah

Kunjungan Paus ke Indonesia Jadi yang Kali Ketiga Sepanjang Sejarah

Megapolitan
Kardinal Suharyo: Kunjungan Paus Penting, tapi Lebih Penting Mengikuti Teladannya

Kardinal Suharyo: Kunjungan Paus Penting, tapi Lebih Penting Mengikuti Teladannya

Megapolitan
Paus Fransiskus Akan Berkunjung ke Indonesia, Diagendakan Mampir ke Istiqlal hingga GBK

Paus Fransiskus Akan Berkunjung ke Indonesia, Diagendakan Mampir ke Istiqlal hingga GBK

Megapolitan
Warga Langsung Padati CFD Thamrin-Bundaran HI Usai Jakarta Marathon

Warga Langsung Padati CFD Thamrin-Bundaran HI Usai Jakarta Marathon

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com