Kantor Tutup karena Ditemukan Kasus Covid-19, Wali Kota Jaksel Bekerja di Rumah Dinas

Kompas.com - 12/01/2021, 10:54 WIB
Pemerintah Kota Jakarta Selatan mengibarkan bendera merah putih setengah tiang di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan pada Rabu (30/9/2020). Pengibaran bendera merah putih setengah tiang untuk memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Dok. Pemkot Jakarta SelatanPemerintah Kota Jakarta Selatan mengibarkan bendera merah putih setengah tiang di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan pada Rabu (30/9/2020). Pengibaran bendera merah putih setengah tiang untuk memperingati Hari Kesaktian Pancasila.

JAKARTA, KOMPAS.com - Wali Kota Jakarta Selatan, Marullah Matali, berkantor sementara di rumah dinas di Jalan Citayam, Rawa Barat, Kebayoran Baru, selama penutupan Blok A Gedung Wali Kota Jakarta Selatan selama tiga hari karena ditemukan kasus Covid-19 di tempat itu.

Sementara itu Wakil Wali Kota, Isnawa Adji, akan berkantor di kantor Kelurahan Petogogan, Jakarta Selatan.

“Bapak Sekretaris Kota beserta para asisten di kantor Kelurahan Melawai,” kata Kepala Suku Dinas Komunikasi, Informasi, dan Statistika Jakarta Selatan, Sugiono, saat dikonfirmasi, Selasa (12/1/2021) pagi.

Baca juga: Blok A Kantor Wali Kota Jaksel Ditutup Tiga Hari, Ini Lokasi Pelayanan Sementara

Para pimpinan di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan akan tetap menerima surat dengan cara diantarkan staf atau petugas. Surat-surat akan dijemput dari bagian umum lalu diantar ke tempat masing-masing pimpinan bertugas.

Sementara itu, satu sekretaris pimpinan ditugaskan di masing-masing tempat bertugas.

Sebelumnya, sembilan orang di lingkungan kantor Wali Kota Jakarta Selatan dinyatakan positif Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Aktivitas di kantor Wali Kota Jakarta Selatan untuk sementara ditutup selama tiga hari mulai Selasa ini.

“Sembilan orang positif Covid-19 terdiri dari ASN tujuh orang dan non-ASN dua orang,” kata Sugiono.

Penutupan aktivitas di Blok A Gedung Wali Kota Jakarta Selatan itu sesuai dengan Pergub 88/2020 Pasal 9 ayat 2f.

“Adapun pelayanan kepada masyarakat diharapkan tetap dapat dilaksanakan baik secara daring/online/berpindah ke lokasi yang aman sesuai dengan protokol Covid-19,” ujar Sugiono.

Ia menyebutkan, para pengunjung tidak memasuki gedung A kecuali bagi staf yang sudah ditunjuk untuk bertugas.

Pegawai di lingkungan Wali Kota Jakarta Selatan yang tidak ditugaskan di kantor, tetap bekerja dari rumah.

Sugiono mengatakan, penyemprotan disinfektan akan dilakukan secara serentak di gedung A mulai dari Lantai B-2 sampai Lantai 17.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Respons Sahroni Diminta Mundur sebagai Ketua Pelaksana Formula E Jakarta

Respons Sahroni Diminta Mundur sebagai Ketua Pelaksana Formula E Jakarta

Megapolitan
Besi Penutup Gorong-gorong di Margonda Dicuri, 2 Minggu Belum Diperbaiki

Besi Penutup Gorong-gorong di Margonda Dicuri, 2 Minggu Belum Diperbaiki

Megapolitan
2,5 Juta Warga Jakarta Belum Divaksin Covid-19 Dosis Kedua

2,5 Juta Warga Jakarta Belum Divaksin Covid-19 Dosis Kedua

Megapolitan
BEM UI Pecat Seorang Pengurusnya Terkait Kekerasan Seksual

BEM UI Pecat Seorang Pengurusnya Terkait Kekerasan Seksual

Megapolitan
Kota Bogor Turun ke PPKM Level 2, Kemungkinan karena Klaster PTM Terbatas

Kota Bogor Turun ke PPKM Level 2, Kemungkinan karena Klaster PTM Terbatas

Megapolitan
RSUD Kota Depok Siapkan Tangki Oksigen Kapasitas 10 Ton untuk Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19

RSUD Kota Depok Siapkan Tangki Oksigen Kapasitas 10 Ton untuk Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19

Megapolitan
Wisatawan Mancanegara Mulai Ramai Kunjungi Jakarta, Paling Banyak dari China

Wisatawan Mancanegara Mulai Ramai Kunjungi Jakarta, Paling Banyak dari China

Megapolitan
Dua Bulan PTM Terbatas, 22 Murid dan 16 Tenaga Pendidik di Tangsel Positif Covid-19

Dua Bulan PTM Terbatas, 22 Murid dan 16 Tenaga Pendidik di Tangsel Positif Covid-19

Megapolitan
1.244 Warga Depok Idap HIV/AIDS, Paling Banyak di Pancoran Mas

1.244 Warga Depok Idap HIV/AIDS, Paling Banyak di Pancoran Mas

Megapolitan
Kesedihan Nora Alexandra Antar Jerinx ke Ruang Tahanan: Baru Bebas, Harus Masuk Lagi...

Kesedihan Nora Alexandra Antar Jerinx ke Ruang Tahanan: Baru Bebas, Harus Masuk Lagi...

Megapolitan
Keributan di Cililitan, Kaca Bus Transjakarta Dipecahkan Pakai Helm

Keributan di Cililitan, Kaca Bus Transjakarta Dipecahkan Pakai Helm

Megapolitan
Aturan Naik Angkutan Umum di Jakarta selama PPKM Level 2

Aturan Naik Angkutan Umum di Jakarta selama PPKM Level 2

Megapolitan
UPN Veteran Jakarta: Tak Ada Tanda Kekerasan Jasad Mahasiswi yang Meninggal Saat Diklat Menwa

UPN Veteran Jakarta: Tak Ada Tanda Kekerasan Jasad Mahasiswi yang Meninggal Saat Diklat Menwa

Megapolitan
Dicoret DPRD, Anggaran Sumur Resapan Bisa untuk Tambal Gaji PJLP

Dicoret DPRD, Anggaran Sumur Resapan Bisa untuk Tambal Gaji PJLP

Megapolitan
Reuni 212 Diancam Pidana, Panitia: Seharusnya Polisi Mengamankan, Bukan Menakut-nakuti!

Reuni 212 Diancam Pidana, Panitia: Seharusnya Polisi Mengamankan, Bukan Menakut-nakuti!

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.