Tim SAR Temukan Uang Tunai hingga Bagian Tubuh Korban Sriwijaya Air

Kompas.com - 12/01/2021, 13:07 WIB
Suasana di posko utama JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (10/1/2021). Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 hilang kontak di antara Pulau Laki dan Pulau Lancang pada Sabtu sekitar pukul 14.40 WIB atau 4 menit setelah lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta, Tangerang. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGSuasana di posko utama JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (10/1/2021). Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 hilang kontak di antara Pulau Laki dan Pulau Lancang pada Sabtu sekitar pukul 14.40 WIB atau 4 menit setelah lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta, Tangerang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim SAR penyelam profesional Brimob dan Polair pada hari keempat, Selasa (12/1/2020), kembali mencari pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu.

Katim DVI Korbrimob Polri Iptu Wahyu mengatakan, tim penyelam berhasil mendapatkan bagian tubuh korban dan barang-barang milik korban.

"Temuan dari penyelam sampai hari keempat ini sudah maksimal, berupa tiga potongan tangan, satu jaringan kulit, dua rambut beserta kulit kepala, serta barang korban," kata Wahyu dalam keterangan tertulisnya.

Temuan itu kemudian ditangani oleh tim DVI dari kesehatan Korbrimob yang dipimpin oleh Iptu Yano serta Iptu Wahyu.

Informasi dari humas Kops Polri, tim SAR juga menemukan uang tunai, yakni tiga lembar uang pecahan Rp 100.000 dan satu lembar uang pecahan Rp 50.000.

Baca juga: KNKT: Sistem Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 Masih Berfungsi dan Mampu Kirim Data

Dir Polairud Baharkam Polri Brigjen Pol Yassin menambahkan, pencarian pada hari keempat ini masih tetap difokuskan utuk menemukan korban.

"Hari ini Selasa adalah hari ketiga, terhitung dari hari Minggu pencarian korban. Fokuskan diri, niatkan hati dalam pencarian korban serta barang dari korban," tutur Yassin.

"Misi kita adalah kemanusiaan, black box adalah bonus apabila memang ditemukan," lanjutnya.

Seperti diketahui, pesawat Sriwijaya Air SJ 182 hilang kontak di antara Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu, pada Sabtu sekitar pukul 14.40 WIB atau 4 menit setelah lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Baca juga: Penyerahan Jenazah Okky Bisma, Korban Sriwijaya Air, Tunggu Persetujuan Keluarga

Pesawat mengangkut 62 orang, yang terdiri dari enam kru, 46 penumpang dewasa, tujuh anak-anak, dan tiga bayi.

Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 sempat keluar jalur penerbangan, yakni menuju arah barat laut pada pukul 14.40 WIB.

Pihak Air Traffic Controller (ATC) kemudian menanyakan pilot mengenai arah terbang pesawat.

Namun, dalam hitungan detik, pesawat dilaporkan hilang kontak hingga terjatuh di perairan Kepulauan Seribu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Restoran di Tangsel Tutup Pukul 22.00 Selama Ramadhan, Delivery Boleh sampai Jam 04.00 untuk Layani Sahur

Restoran di Tangsel Tutup Pukul 22.00 Selama Ramadhan, Delivery Boleh sampai Jam 04.00 untuk Layani Sahur

Megapolitan
Pemprov DKI: Mal Tetap Tutup Pukul 21.00 WIB Selama Ramadhan, Termasuk Restoran di Dalamnya

Pemprov DKI: Mal Tetap Tutup Pukul 21.00 WIB Selama Ramadhan, Termasuk Restoran di Dalamnya

Megapolitan
Anies Beri Aturan Baru Jam Operasional Selama Ramadhan, Restoran Tutup pada 22.30 WIB, Buka Lagi Saat Sahur

Anies Beri Aturan Baru Jam Operasional Selama Ramadhan, Restoran Tutup pada 22.30 WIB, Buka Lagi Saat Sahur

Megapolitan
Saksi: Ada 36 Pelanggar Prokes pada Kerumunan di Acara Rizieq di Petamburan

Saksi: Ada 36 Pelanggar Prokes pada Kerumunan di Acara Rizieq di Petamburan

Megapolitan
Sopir Transjakarta yang Tabrak Pelajar hingga Tewas: Tahu-tahu Korban Muncul, Penumpang Teriak agar Minggir

Sopir Transjakarta yang Tabrak Pelajar hingga Tewas: Tahu-tahu Korban Muncul, Penumpang Teriak agar Minggir

Megapolitan
Gadis 18 Tahun Kendalikan Bisnis Prostitusi di Apartemen di Bogor

Gadis 18 Tahun Kendalikan Bisnis Prostitusi di Apartemen di Bogor

Megapolitan
Kemenag: Panduan Ibadah Ramadhan 2021 Tak Berlaku di Zona Merah dan Oranye

Kemenag: Panduan Ibadah Ramadhan 2021 Tak Berlaku di Zona Merah dan Oranye

Megapolitan
Bagikan 10.000 Masker, BNPB Bantah Beri Restu Acara Rizieq Shihab di Petamburan

Bagikan 10.000 Masker, BNPB Bantah Beri Restu Acara Rizieq Shihab di Petamburan

Megapolitan
Pelajar Tewas Tertabrak Transjakarta Saat Menyeberang Jalan di Senen

Pelajar Tewas Tertabrak Transjakarta Saat Menyeberang Jalan di Senen

Megapolitan
Polisi: Jangan Nekat Pakai Travel Gelap, Akan Ditindak!

Polisi: Jangan Nekat Pakai Travel Gelap, Akan Ditindak!

Megapolitan
Jelang Ramadhan, Omzet Penjual Kembang di TPU Srengseng Sawah Naik Berkali Lipat

Jelang Ramadhan, Omzet Penjual Kembang di TPU Srengseng Sawah Naik Berkali Lipat

Megapolitan
Sidang Rizieq Shihab Tidak Disiarkan Langsung di Media Nasional, Kuasa Hukum Ajukan Keberatan

Sidang Rizieq Shihab Tidak Disiarkan Langsung di Media Nasional, Kuasa Hukum Ajukan Keberatan

Megapolitan
Sambut Ramadhan, Masjid Istiqlal Dibuka untuk Shalat Tarawih Pertama

Sambut Ramadhan, Masjid Istiqlal Dibuka untuk Shalat Tarawih Pertama

Megapolitan
Ketahuan Pakai Formalin, Pedagang Ayam di Pasar Anyar Tangerang Kabur Saat Disidak

Ketahuan Pakai Formalin, Pedagang Ayam di Pasar Anyar Tangerang Kabur Saat Disidak

Megapolitan
Ini Kendaraan yang Boleh Melintas Pos Penjagaan Selama Periode Larangan Mudik Lebaran 2021

Ini Kendaraan yang Boleh Melintas Pos Penjagaan Selama Periode Larangan Mudik Lebaran 2021

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X