Kompas.com - 12/01/2021, 13:11 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengunjungi posko Disaster Victim Identification (DVI) Polri di rumah sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (12/1/2021) guna memberikan dukungan kepada keluarga korban Sriwijaya Air SJ 182. KOMPAS.com/NIRMALA MAULANA ACHMADMenteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengunjungi posko Disaster Victim Identification (DVI) Polri di rumah sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (12/1/2021) guna memberikan dukungan kepada keluarga korban Sriwijaya Air SJ 182.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 59 sampel DNA keluarga korban Sriwijaya Air SJ 182 sudah diserahkan ke tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri di RS Polri Kramatjati guna kepentingan proses identifikasi.

"Dari diskusi yang kami lakukan dengan kepala RS, sebanyak 59 DNA (diterima tim DVI). Masih kurang tiga, tetapi info akan dikirim hari ini," ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di RS Polri, Selasa (12/1/2021) siang.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas (Karopenmas Divhumas) Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono mengatakan, tim DVI terus mencocokan antemortem dan postmortem.

"Ini akan kami tindaklanjuti, apabila data-data sudah lengkap, data antemortem dan postmortem akan dilakukan tindakan-tindakan lanjut. Tindakan rekonsiliasi atau pencocokan sehingga teridentifikasi korban-korban dari kecelakaan," kata Rusdi.

Baca juga: Tim SAR Temukan Uang Tunai hingga Bagian Tubuh Korban Sriwijaya Air

Sejauh ini, tim DVI berhasil mengidentifikasi satu korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182, yakni atas nama Okky Bisma.

Okky Bisma berusia 30 tahun, warga Kramatjati, Jakarta Timur.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Okky berhasil diidentifikasi berkat pencocokan antara sidik jari antemortem dan postmortem.

Adapun Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) telah menerbitkan akta kematian Okky.

Tim DVI siap menyerahkan jenazah korban kepada keluarga. Namun, polisi saat ini masih menunggu persetujuan pihak keluarga.

"Pada prinsipnya tim DVI sudah siap, tetapi menunggu kesepakatan keluarga. Kemungkinan ada temuan bagian-bagian tubuh dari korban yang masih bisa ditemukan. Kami masih menunggu kesepakatan pihak keluarga," kata Rusdi.

Baca juga: Tinjau Posko Tim DVI di RS Polri, Menhub Beri Dukungan ke Keluarga Korban Sriwijaya Air

Halaman:


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengusaha Warung Makan Tak Enak Hati Beri Batas Waktu 20 Menit kepada Pelanggan

Pengusaha Warung Makan Tak Enak Hati Beri Batas Waktu 20 Menit kepada Pelanggan

Megapolitan
Kasus Kotoran Anjing di Cengkareng, Pemukul Tetangga Sudah Berstatus Tersangka dan Ditahan

Kasus Kotoran Anjing di Cengkareng, Pemukul Tetangga Sudah Berstatus Tersangka dan Ditahan

Megapolitan
Satpol PP Jakpus Awasi Aturan Makan 20 Menit Sambil Bagikan Sembako ke Pedagang

Satpol PP Jakpus Awasi Aturan Makan 20 Menit Sambil Bagikan Sembako ke Pedagang

Megapolitan
Jadi Lokasi Pesta Ulang Tahun Seleb TikTok Saat PPKM Level 4, Hotel di Bekasi Diberi Peringatan

Jadi Lokasi Pesta Ulang Tahun Seleb TikTok Saat PPKM Level 4, Hotel di Bekasi Diberi Peringatan

Megapolitan
Ombudsman Kritik 2 Pos Penyekatan di Kota Tangerang Tanpa Penjaga, Kapolres: Petugas Butuh Istirahat

Ombudsman Kritik 2 Pos Penyekatan di Kota Tangerang Tanpa Penjaga, Kapolres: Petugas Butuh Istirahat

Megapolitan
976 Warga Kelurahan Semper Timur Sudah Terima Bansos Tunai Kemensos

976 Warga Kelurahan Semper Timur Sudah Terima Bansos Tunai Kemensos

Megapolitan
Polda Metro Luncurkan Vaksinasi Merdeka, Digelar 1-17 Agustus di 900 RW Jakarta

Polda Metro Luncurkan Vaksinasi Merdeka, Digelar 1-17 Agustus di 900 RW Jakarta

Megapolitan
Dilema Menerapkan Aturan Makan 20 Menit, Antara Melanggar atau Kehilangan Pendapatan

Dilema Menerapkan Aturan Makan 20 Menit, Antara Melanggar atau Kehilangan Pendapatan

Megapolitan
114.608 Kendaraan Diputar Balik di Pos Penyekatan Jakarta Timur

114.608 Kendaraan Diputar Balik di Pos Penyekatan Jakarta Timur

Megapolitan
Pengemudi Yaris Tabrak Pembatas Jalan di Senen, Bodi Mobil Ringsek, Penumpang Terluka

Pengemudi Yaris Tabrak Pembatas Jalan di Senen, Bodi Mobil Ringsek, Penumpang Terluka

Megapolitan
Warga Cengkareng yang Aniaya Tetangga hingga Tewas gara-gara Kotoran Anjing Telah Jadi Tersangka

Warga Cengkareng yang Aniaya Tetangga hingga Tewas gara-gara Kotoran Anjing Telah Jadi Tersangka

Megapolitan
Polisi Lacak Pemalsu Sertifikat Vaksin Covid-19 dari Jasa Ekspedisi

Polisi Lacak Pemalsu Sertifikat Vaksin Covid-19 dari Jasa Ekspedisi

Megapolitan
Gelar Vaksinasi Covid-19, Polres Metro Bekasi Akan Rekrut Mahasiswa

Gelar Vaksinasi Covid-19, Polres Metro Bekasi Akan Rekrut Mahasiswa

Megapolitan
Bima Arya Saat Jajal Makan 20 Menit di Warung Tenda: Rasanya Seperti Kesiangan Sahur

Bima Arya Saat Jajal Makan 20 Menit di Warung Tenda: Rasanya Seperti Kesiangan Sahur

Megapolitan
Ingin Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mensos Risma Sidak Penyaluran BST di Kota Tangerang

Ingin Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mensos Risma Sidak Penyaluran BST di Kota Tangerang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X