Kompas.com - 12/01/2021, 14:34 WIB
Kendaraan taktis berupa water cannon milik Korps Brimob disiagakan di pertigaan Jalan Madrasah-Ampera, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Senin (4/1/2021) pagi. KOMPAS.com/WAHYU ADITYO PRODJOKendaraan taktis berupa water cannon milik Korps Brimob disiagakan di pertigaan Jalan Madrasah-Ampera, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Senin (4/1/2021) pagi.

JAKARTA, KOMPAS.com - Lebih dari 900 aparat gabungan disiagakan untuk mengamankan proses sidang putusan praperadilan tersangka kasus penghasutan dan kerumunan, Rizieq Shihab, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Pasar Minggu, Jakarta pada Selasa (12/1/2021) siang.

Pengamanan dilakukan seperti pada hari pertama jalannya sidang praperadilan Rizieq Shihab, Senin (4/1/2021).

“Kami menurunkan anggota hampir 1.000 personel, 900 lebih lah. Kami tempatkan di beberapa titik, yang berpotensi mengganggu kantibmas lah supaya persidangan ini bisa berjalan dengan lancar,” kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Azis Andriansyah kepada wartawan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (12/1/2022) siang.

Menurut dia, 900 personel yang diterjunkan berasal dari unsur TNI dan Polri.

Baca juga: Praperadilan Rizieq Shihab, Pengacara: Sudah Didenda tapi Masih Dipidana

Aparat ditempatkan mulai dari dalam Pengadilan Negeri Jakarta Selatan hingga di titik-titik luar.

“Antisipasi pertama dari ring paling kecil di lingkup pengadilan, kami sudah turunkan 1000 anggota, 900 lebih lah. Di ring-ring Polsek, Koramil sama sudah laksanakan deteksi dini dan kegiatan preventif seperti patroli, mobiling, imbauan,” kata Azis.

Ia berharap semua pihak termasuk simpatisan Rizieq Shihab bisa mengikuti proses persidangan dengan independen, tak ada gangguan kantibmas, dan tekanan dari pihak manapun.

“Kita harapkan semua sama-sama menjaga proses persidangan berjalan dengan baik. Dan paling utama itu pandemi, semua jaga jangan sampai ada kerumunan,” tambah Azis.

Pantauan Kompas.com, anggota kepolisian dari jajaran Sabhara dan Brimob berada di sekitar kawasan PN Jakarta Selatan, tepatnya di kawasan Jalan Ampera Raya.

Baca juga: Hal yang Jadi Keberatan FPI dan Rizieq sehingga Ajukan Gugatan Praperadilan

Arus lalu lintas sendiri terpantau ramai lancar di kawasan Jalan Ampera Raya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Depok Catat 121 Kasus Baru Covid-19, Dua Pasien Wafat

Depok Catat 121 Kasus Baru Covid-19, Dua Pasien Wafat

Megapolitan
Nama Wali Kota Depok Disinggung Dalam Dugaan Korupsi di Dinas Damkar

Nama Wali Kota Depok Disinggung Dalam Dugaan Korupsi di Dinas Damkar

Megapolitan
BP2MI Temukan 13 Calon TKI Ilegal Saat Grebek Apartemen di Harmoni

BP2MI Temukan 13 Calon TKI Ilegal Saat Grebek Apartemen di Harmoni

Megapolitan
Sebagian Jabodetabek Diprediksi Cerah Berawan Hari Ini

Sebagian Jabodetabek Diprediksi Cerah Berawan Hari Ini

Megapolitan
Ini Cara Buat E-KTP Baru Pengganti yang Hilang atau Rusak Via Online, Berlaku Luar Domisili

Ini Cara Buat E-KTP Baru Pengganti yang Hilang atau Rusak Via Online, Berlaku Luar Domisili

Megapolitan
Jadwal Shalat dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, Selasa 20 April 2021

Jadwal Shalat dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, Selasa 20 April 2021

Megapolitan
Jadi Syarat Perjalanan Udara dan Laut, Berikut Cara Mengisi e-HAC

Jadi Syarat Perjalanan Udara dan Laut, Berikut Cara Mengisi e-HAC

Megapolitan
Link Pendaftaran Vaksinasi Covid-19 untuk Industri Ekonomi Kreatif di Jakarta

Link Pendaftaran Vaksinasi Covid-19 untuk Industri Ekonomi Kreatif di Jakarta

Megapolitan
Takut Dikeroyok, Seorang Debt Collector Menceburkan Diri ke Kali Ciliwung

Takut Dikeroyok, Seorang Debt Collector Menceburkan Diri ke Kali Ciliwung

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bekasi, 20 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bekasi, 20 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 20 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 20 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Depok Hari Ini, 20 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Depok Hari Ini, 20 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, Selasa 20 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, Selasa 20 April 2021

Megapolitan
Soal Tewasnya Tahanan Polres Tangsel, Komnas HAM Masih Perlu Dokumen Pelengkap

Soal Tewasnya Tahanan Polres Tangsel, Komnas HAM Masih Perlu Dokumen Pelengkap

Megapolitan
Kronologi Remaja yang Diperkosa Anak Anggota DPRD Bekasi Juga Dijual, Awalnya Diiming-imingi Pekerjaan

Kronologi Remaja yang Diperkosa Anak Anggota DPRD Bekasi Juga Dijual, Awalnya Diiming-imingi Pekerjaan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X