BMKG Prediksi Cuaca Akan Membaik Malam Nanti di Lokasi Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air

Kompas.com - 13/01/2021, 15:47 WIB
Prajurit TNI AL memindahkan kantong berisi temuan puing ke KRI Tenggiri-865 saat pencarian korban dan puing pesawat Sriwijaya Air nomor penerbangan SJ 182 di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, Selasa (12/1/2021). Pada hari keempat pencarian tim SAR menambah satu kapal untuk memperkuat operasi pencarian korban, puing, dan kotak hitam pesawat Sriwijaya Air SJ182 menjadi 54 kapal. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPrajurit TNI AL memindahkan kantong berisi temuan puing ke KRI Tenggiri-865 saat pencarian korban dan puing pesawat Sriwijaya Air nomor penerbangan SJ 182 di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, Selasa (12/1/2021). Pada hari keempat pencarian tim SAR menambah satu kapal untuk memperkuat operasi pencarian korban, puing, dan kotak hitam pesawat Sriwijaya Air SJ182 menjadi 54 kapal.

JAKARTA, KOMPAS.com - Koordinator Lapangan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sugarin memprediksi, cucaca akan membaik pada Rabu (13/1/2021) malam nanti di lokasi pencarian korban dan serpihan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di perairan Kepulauan Seribu.

Upaya pencarian pada Rabu pagi hingga siang terpaksa dihentikan sementara karena cuaca buruk.

Menurut Sugarin, proses pencarian pada hari ini masih mungkin untuk dilanjutkan.

"Memang kondisinya angin kencang, sehingga akan mengganggu kegiatan operasi SAR di lokasi kecelakaan pesawat," ucap Sugari.

Baca juga: Basarnas: Pencarian Sriwijaya Air Dilanjutkan jika Cuaca Kondusif

"Beberapa jam ke depan memang trennya sudah agak menurun sehingga mungkin evakuasi di lokasi kecelakaan pesawat oleh tim SAR akan mungkin bisa dilanjutkan," tambah dia.

Deputi Bidang Operasi Pencarian dan Kesiapsiagaan Basarnas Mayjen TNI Bambang Suryo Aji dalam jumpa pers di JICT II, Tanjung Priok, Rabu pagi mengatakan, proses pencarian korban dan serpihan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 terpaksa dihentikan sementara karena cuaca buruk.

"Kami informasikan bahwa sejak pagi tadi sampai saat ini karena cuaca masih belum kondusif, operasi khususnya yang difokuskan di bawah permukaan laut masih belum dilaksanakan, mengingat kondisi dan keamanan untuk faktor safety bagi penyelam," kata Bambang.

"Saat ini mereka juga sudah berada di atas perahu karet masing-masing, menunggu cuaca kondusif," sambungnya.

Pesawat Sriwijaya Air itu, yang mengangkut 62 orang, jatuh pada Sabtu lalu empat menit setelah lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Selama Ramadhan 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Selama Ramadhan 2021

Megapolitan
Pemprov DKI: Harga Bahan Pokok Akan Naik 1-5 Persen pada Awal Ramadhan

Pemprov DKI: Harga Bahan Pokok Akan Naik 1-5 Persen pada Awal Ramadhan

Megapolitan
Kebakaran Pasar Inpres di Pasar Minggu, 9 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran Pasar Inpres di Pasar Minggu, 9 Mobil Damkar Dikerahkan

Megapolitan
Pemprov DKI: THR Tak Boleh Dicicil, Titik!

Pemprov DKI: THR Tak Boleh Dicicil, Titik!

Megapolitan
Restoran di Tangsel Tutup Pukul 22.00 Selama Ramadhan, Delivery Boleh sampai Jam 04.00 untuk Layani Sahur

Restoran di Tangsel Tutup Pukul 22.00 Selama Ramadhan, Delivery Boleh sampai Jam 04.00 untuk Layani Sahur

Megapolitan
Pemprov DKI: Mal Tetap Tutup Pukul 21.00 WIB Selama Ramadhan, Termasuk Restoran di Dalamnya

Pemprov DKI: Mal Tetap Tutup Pukul 21.00 WIB Selama Ramadhan, Termasuk Restoran di Dalamnya

Megapolitan
Anies Beri Aturan Baru Jam Operasional Selama Ramadhan, Restoran Tutup pada 22.30 WIB, Buka Lagi Saat Sahur

Anies Beri Aturan Baru Jam Operasional Selama Ramadhan, Restoran Tutup pada 22.30 WIB, Buka Lagi Saat Sahur

Megapolitan
Saksi: Ada 36 Pelanggar Prokes pada Kerumunan di Acara Rizieq di Petamburan

Saksi: Ada 36 Pelanggar Prokes pada Kerumunan di Acara Rizieq di Petamburan

Megapolitan
Tabrak Pelajar hingga Tewas, Sopir Transjakarta: Tahu-tahu Korban Muncul, Penumpang Teriak agar Dia Minggir

Tabrak Pelajar hingga Tewas, Sopir Transjakarta: Tahu-tahu Korban Muncul, Penumpang Teriak agar Dia Minggir

Megapolitan
Gadis 18 Tahun Kendalikan Bisnis Prostitusi di Apartemen di Bogor

Gadis 18 Tahun Kendalikan Bisnis Prostitusi di Apartemen di Bogor

Megapolitan
Kemenag: Panduan Ibadah Ramadhan 2021 Tak Berlaku di Zona Merah dan Oranye

Kemenag: Panduan Ibadah Ramadhan 2021 Tak Berlaku di Zona Merah dan Oranye

Megapolitan
Bagikan 10.000 Masker, BNPB Bantah Beri Restu Acara Rizieq Shihab di Petamburan

Bagikan 10.000 Masker, BNPB Bantah Beri Restu Acara Rizieq Shihab di Petamburan

Megapolitan
Pelajar Tewas Tertabrak Transjakarta Saat Menyeberang Jalan di Senen

Pelajar Tewas Tertabrak Transjakarta Saat Menyeberang Jalan di Senen

Megapolitan
Polisi: Jangan Nekat Pakai Travel Gelap, Akan Ditindak!

Polisi: Jangan Nekat Pakai Travel Gelap, Akan Ditindak!

Megapolitan
Jelang Ramadhan, Omzet Penjual Kembang di TPU Srengseng Sawah Naik Berkali Lipat

Jelang Ramadhan, Omzet Penjual Kembang di TPU Srengseng Sawah Naik Berkali Lipat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X