Syekh Ali Jaber Dikenang Sebagai Ulama yang Menyejukkan dan Tak Penuh Penghakiman

Kompas.com - 14/01/2021, 18:00 WIB
Syekh Ali Jaber, 1976-2021 KOMPAS.com/Akbar Bhayu TamtomoSyekh Ali Jaber, 1976-2021

JAKARTA, KOMPAS.com-Indonesia berduka atas kepulangan pendakwah kondang Syekh Ali Jaber pada Kamis (14/1/2021).

Ucapan belasungkawa terus mengalir atas kepergian ulama asal Madinah ini, tak terkecuali di media sosial. Syekh Ali Jaber bahkan memuncaki trending topic Twitter di Indonesia pada Kamis.

Banyak warganet yang berkabung mengenang pria 44 tahun tersebut sebagai ulama yang menyejukkan hati, menyampaikan ajaran Islam dengan damai, dan tidak penuh penghakiman.

Pengguna Twitter @stoxberi berterima kasih atas segala kebaikan Syekh Ali Jaber dan mendoakan agar dia mendapatkan tempat di surga sebagai ganjarannya.

Akun tersebut juga menyertakan video pendek yang berisi ucapan Syekh Ali Jaber ketika menjadi bintang tamu di podcast Deddy Corbuzier.

Baca juga: Teladan dari Syekh Ali Jaber: Maafkan Pelaku Kejahatan dan Ucap Syukur Saat Kena Musibah

Menurut @stobxeri, ucapan Syekh Ali Jaber di video tersebut "memperlihatkan Islam dalam kaca mata yang lebih baik, yakni agama yang damai."

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Syekh Ali Jaber, dalam video itu, mengajak pendengar Podcast Deddy untuk tidak menghakimi muslimah yang belum berjilbab karena bisa saja sang wanita memiliki amalan yang membuat semua dosanya tertutupi.

"Kita tidak tahu apa urusan manusia sama Allah. Masing-masing punya rahasia sama Allah. Urusan Allah, (biarkan jadi) urusan Allah," ujarnya.

Twit dari @stobxeri itu sudah di-retweet oleh lebih dari 900 orang dan disukai lebih dari 2,400 orang.

Baca juga: Jenazah Syekh Ali Jaber Tiba di Pesantren Yusuf Mansur, Disambut Warga Sekitar

Salah seorang pendakwah yang kini digandrungi anak muda, Husein Ja'far Hadar, turut mengirimkan ucapan belasungkawa di akun Twitternya pada Kamis siang.

Halaman:


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Begal Motor Beraksi Dini Hari di Bintaro, Korban Alami Luka Bacok

Begal Motor Beraksi Dini Hari di Bintaro, Korban Alami Luka Bacok

Megapolitan
Anies Disuntik Vaksin Covid-19 AstraZeneca Dosis Kedua

Anies Disuntik Vaksin Covid-19 AstraZeneca Dosis Kedua

Megapolitan
3.362 Orang Kunjungi TMII, Taman Burung Paling Diminati

3.362 Orang Kunjungi TMII, Taman Burung Paling Diminati

Megapolitan
Kasus Aktif Covid-19 Jakarta Turun, Positivity Rate Sepekan Terakhir 1,3 Persen

Kasus Aktif Covid-19 Jakarta Turun, Positivity Rate Sepekan Terakhir 1,3 Persen

Megapolitan
Soal Penetapan Tersangka Korupsi Damkar Depok, Kejari Masih Lengkapi Alat Bukti

Soal Penetapan Tersangka Korupsi Damkar Depok, Kejari Masih Lengkapi Alat Bukti

Megapolitan
Viral Video Polisi Diduga Aniaya Pengendara Mobil, Kakorlantas: Pengendara dan Petugas Diperiksa

Viral Video Polisi Diduga Aniaya Pengendara Mobil, Kakorlantas: Pengendara dan Petugas Diperiksa

Megapolitan
Anies Pecat PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim

Anies Pecat PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim

Megapolitan
UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Tangsel Bertambah 19

UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Tangsel Bertambah 19

Megapolitan
UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 19

UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 19

Megapolitan
Hari Kedua Ganjil Genap di TMII, Masih Ada Kendaraan yang Diputar Balik

Hari Kedua Ganjil Genap di TMII, Masih Ada Kendaraan yang Diputar Balik

Megapolitan
Soal Penyebab Kecelakaan 'Adu Banteng' di Pinang, Polisi Masih Selidiki

Soal Penyebab Kecelakaan "Adu Banteng" di Pinang, Polisi Masih Selidiki

Megapolitan
Anies: Mari Kurangi Jejak Emisi Karbon dari Diri Kita Sendiri

Anies: Mari Kurangi Jejak Emisi Karbon dari Diri Kita Sendiri

Megapolitan
Motor 'Adu Banteng', Saksi Sebut Salah Satu Pengendara Menyalip di Tikungan

Motor "Adu Banteng", Saksi Sebut Salah Satu Pengendara Menyalip di Tikungan

Megapolitan
Terus Berkurang, Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Sudah di Bawah 500 Orang

Terus Berkurang, Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Sudah di Bawah 500 Orang

Megapolitan
Pemprov DKI Siapkan Sanksi bagi Toko yang Pajang Reklame Rokok

Pemprov DKI Siapkan Sanksi bagi Toko yang Pajang Reklame Rokok

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.