[POPULER JABODETABEK] Tangis Keluarga Sambut Pramugari Korban Sriwijaya Air | Fakta Gugatan Terhadap Raffi Ahmad

Kompas.com - 17/01/2021, 05:00 WIB
Suasana pemakaman pramugari Isti Yudha Prastika korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di TPU Pondok Petir, Depok, Jawa Barat, Sabtu (16/1/2021). Pramugari Nam Air, Isti Yudha Prastika yang menjadi salah satu ekstra kru Sriwijaya Air SJ-182 dalam penerbangan rute Jakarta-Pontianak berhasil diidentifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGSuasana pemakaman pramugari Isti Yudha Prastika korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di TPU Pondok Petir, Depok, Jawa Barat, Sabtu (16/1/2021). Pramugari Nam Air, Isti Yudha Prastika yang menjadi salah satu ekstra kru Sriwijaya Air SJ-182 dalam penerbangan rute Jakarta-Pontianak berhasil diidentifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri.

Oleh karena itu, dia meminta hakim memerintahkan Raffi membuat permohonan maaf di tujuh media televisi dan tujuh harian surat kabar.

Dia juga meminta hakim memerintahkan Raffi agar berkomitmen untuk terus-menerus menyosialisasikan serta menerapkan protokol kesehatan di sejumlah media cetak dan televisi.

Baca selengkapnya di sini.

Baca juga: Kasus Dugaan Pelanggaran Prokes Acara yang Dihadiri Raffi Ahmad Dilimpahkan ke Polres Jakarta Selatan

3. Cerita Ivana, perawat yang sudah divaksin Covid-19

Ivana Pakpahan menjadi salah satu tenaga kesehatan yang mendapatkan vaksinasi Covid-19 tahap pertama di Jakarta, yang dimulai pada Jumat (15/1/2021)

Perawat tersebut disuntik di Rumah Sakit Antam Medika, Pulo Gadung, Jakarta Timur, pada Jumat siang.

Ivana mengaku mendapatkan informasi soal vaksinasi tersebut melalui pesan singkat yang ia terima pada 2 Januari 2021.

Salah satu syarat untuk mengikuti vaksinasi Covid-19 tersebut adalah dengan membawa tiket vaksin, imbuhnya.

Baca selengkapnya di sini.

Baca juga: Anies Minta Penerima Vaksin Cerita Pengalaman bahwa Vaksinasi Covid-19 Aman

4. Aturan terbaru soal penggunaan masker kain di DKI Jakarta berikut sanksi bagi yang melanggar

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, melalui Peraturan Gubernur Nomor 3 Tahun 2021, mengatur tentang masker standar yang aman untuk digunakan di tengah pandemi Covid-19.

Masyarakat yang tidak patuh terhadap aturan baru tersebut bisa dikenai sanksi berupa denda administratif dan kerja sosial membersihkan fasilitas umum.

Di antara sejumlah kriteria masker kain yang dianggap layak dipakai masyarakat adalah sebagai berikut:

1. Berbahan katun dengan lapisan paling sedikit dua lapis.
2. Dilengkapi tali elastis sehingga pas digunakan di wajah (tidak kendur).
3. Kedua sisi masker harus berbeda warna untuk membedakan sisi dalam dan sisi luar.

Simak selengkapnya di sini.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[Update 16 April]: Bertambah 979, Kasus Covid-19 di Jakarta Kini 397.088

[Update 16 April]: Bertambah 979, Kasus Covid-19 di Jakarta Kini 397.088

Megapolitan
Anggota DPRD DKI: Seleksi PPDB 2021 Utamakan Zona RT/RW

Anggota DPRD DKI: Seleksi PPDB 2021 Utamakan Zona RT/RW

Megapolitan
Begal di Tebet Tewas Diduga karena Kepala Terbentur dan Diamuk Massa

Begal di Tebet Tewas Diduga karena Kepala Terbentur dan Diamuk Massa

Megapolitan
Anggota DPRD: 5 Tahun Tak Ada Penambahan Sekolah Negeri di Jakarta

Anggota DPRD: 5 Tahun Tak Ada Penambahan Sekolah Negeri di Jakarta

Megapolitan
Kronologi Begal Tewas di Tebet: Tabrak Pot Besar, Terpental lalu Masuk Got dan Sekarat

Kronologi Begal Tewas di Tebet: Tabrak Pot Besar, Terpental lalu Masuk Got dan Sekarat

Megapolitan
Depok Catat 192 Kasus Baru Covid-19 pada 17 April

Depok Catat 192 Kasus Baru Covid-19 pada 17 April

Megapolitan
Antrean Vaksinasi Lansia di Bogor Membludak, Bima Arya Kecewa dengan Halodoc

Antrean Vaksinasi Lansia di Bogor Membludak, Bima Arya Kecewa dengan Halodoc

Megapolitan
Modus Mafia Tanah di Kota Tangerang, Saling Gugat di Pengadilan Pakai Surat Palsu

Modus Mafia Tanah di Kota Tangerang, Saling Gugat di Pengadilan Pakai Surat Palsu

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Pertahankan Mekanisme PPBD Tahun Lalu di Tahun 2021

Pemprov DKI Akan Pertahankan Mekanisme PPBD Tahun Lalu di Tahun 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bekasi Hari Sabtu Ini, 17 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bekasi Hari Sabtu Ini, 17 April 2021

Megapolitan
Linmas yang Diduga Perkosa Wanita Tunarungu di Bekasi Belum Jadi Tersangka, Ini Alasan Polisi

Linmas yang Diduga Perkosa Wanita Tunarungu di Bekasi Belum Jadi Tersangka, Ini Alasan Polisi

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Adzan Subuh di Kota Bogor, 17 April 2021

Jadwal Imsak dan Adzan Subuh di Kota Bogor, 17 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Adzan Subuh di Tangerang Raya, 17 April 2021

Jadwal Imsak dan Adzan Subuh di Tangerang Raya, 17 April 2021

Megapolitan
Dalam 30 Menit, Pencuri Gasak Motor Trail yang Digembok 3 Lapis di Pasar Rebo

Dalam 30 Menit, Pencuri Gasak Motor Trail yang Digembok 3 Lapis di Pasar Rebo

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Adzan Subuh di Depok, 17 April 2021

Jadwal Imsak dan Adzan Subuh di Depok, 17 April 2021

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X