Tim SAR Persempit Wilayah Pencarian Sriwijaya Air SJ 182 di Bawah Laut

Kompas.com - 18/01/2021, 10:05 WIB
Prajurit Batalyon Intai Amfibi 1 Korps Marinir (Yontaifib) TNI AL melakukan pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang hilang kontak di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, Minggu (17/1/2021). Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang hilang kontak pada Sabtu (9/1/2021) sekitar pukul 14.40 WIB di ketinggian 10 ribu kaki tersebut membawa enam awak dan 56 penumpang. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOPrajurit Batalyon Intai Amfibi 1 Korps Marinir (Yontaifib) TNI AL melakukan pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang hilang kontak di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, Minggu (17/1/2021). Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang hilang kontak pada Sabtu (9/1/2021) sekitar pukul 14.40 WIB di ketinggian 10 ribu kaki tersebut membawa enam awak dan 56 penumpang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Operasi Basarnas Brigjen Rasman MS mengatakan, pihaknya akan mempersempit operasi pencarian Sriwijaya Air 182 di bawah laut.

"Kemudian untuk bawah permukaan kita akan mempersempit sektornya ya. Jadi itu sektornya kita bagi tetap 4 sektor tapi ruang sektornya itu diperkecil," kata Rasman di JICT II, Tanjung Priok, Senin (18/1/2021).

"Ya karena di bawah itu sudah banyak yang kita bersihakan, sudah kita angkat sehingga lebih efektif ketika kita mempersempitnya," sambungnya.

Baca juga: Daftar Temuan Penting Selama 10 Hari Operasi Pencarian Sriwijaya Air SJ 182

Rasman menjelaskan, hal itu dilakukan agar tim penyelam yang bertugas lebih fokus dalam pencarian.

Saat ini Tim SAR masih mencari bagian tubuh korban dan serpihan pesawat yang masih tersisa hingga bagian dari CVR, yaitu memori.

"Sehingga penyelam kita yang jumlahnya cukup banyak itu bisa lebih fokus ke sektor yang kita harapkan di situ ditemukan 3 unsur tadi ya," sambungnya.

Hingga saat ini, Tim SAR gabungan telah mengevakuasi 308 kantong berisi potongan tubuh korban, 58 kantong berisi serpihan kecil pesawat dan 54 potongan besar pesawat.

Adapun operasi pencarian sudah memasuki hari ke-10 atau hari terakhir pencarian, setelah diperpanjang selama tiga hari.

Baca juga: Daftar 29 Korban Sriwijaya Air SJ 182 yang Sudah Diidentifikasi, Salah Satunya Bayi Berusia 11 Bulan

Rasman menuturkan, pihaknya akan mengumumkan kelanjutan dari operasi pencarian Sriwijaya Aor pada hari ini.

"Hari ini Kabasarnas akan berkoordinasi dengan instansi terkait dan nanti akan dilaksanakan evaluasi dan dilaporkan ke Menhub untuk ditentukan apakah diperpanjang atau tidak," tutur Rasman.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Trotoar Kerap Diokupasi, Koalisi Pejalan Kaki: Kita Sama Saja Sodorkan Nyawa Penyandang Disabilitas

Trotoar Kerap Diokupasi, Koalisi Pejalan Kaki: Kita Sama Saja Sodorkan Nyawa Penyandang Disabilitas

Megapolitan
Tunanetra Tabrak Truk di Trotoar, Koalisi Pejalan Kaki: Jalan Fatmawati-Blok M Itu Jalur Tengkorak

Tunanetra Tabrak Truk di Trotoar, Koalisi Pejalan Kaki: Jalan Fatmawati-Blok M Itu Jalur Tengkorak

Megapolitan
Berlaku Mulai Hari Ini, Berikut Perubahan Jadwal Operasional MRT Jakarta

Berlaku Mulai Hari Ini, Berikut Perubahan Jadwal Operasional MRT Jakarta

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Pemprov DKI Buka Pendaftaran KJMU 2021 | Mobil Masuk Jalur Sepeda Permanen di Jalan Jenderal Sudirman

[POPULER JABODETABEK] Pemprov DKI Buka Pendaftaran KJMU 2021 | Mobil Masuk Jalur Sepeda Permanen di Jalan Jenderal Sudirman

Megapolitan
Jumlah Pasien Covid-19 di Depok Capai 3.578 Orang

Jumlah Pasien Covid-19 di Depok Capai 3.578 Orang

Megapolitan
BMKG: Cuaca Jakarta Diprakirakan Berawan Hari ini

BMKG: Cuaca Jakarta Diprakirakan Berawan Hari ini

Megapolitan
Waktu Keberangkatan MRT Jakarta Alami Penyesuaian Mulai 1 Maret

Waktu Keberangkatan MRT Jakarta Alami Penyesuaian Mulai 1 Maret

Megapolitan
Viral, Video Mobil Masuk Jalur Sepeda Permanen di Jalan Jenderal Sudirman

Viral, Video Mobil Masuk Jalur Sepeda Permanen di Jalan Jenderal Sudirman

Megapolitan
5.532 Meter Jalan Rusak di Kota Tangerang Diperbaiki, Wali Kota: Semoga Menambah Kenyamanan

5.532 Meter Jalan Rusak di Kota Tangerang Diperbaiki, Wali Kota: Semoga Menambah Kenyamanan

Megapolitan
Cari Penjambret Kalung Emas 16 Gram di Pondok Cabe, Polisi: Motor Pelaku Tanpa Plat Nomor, Tak Ada Rekaman CCTV Lain

Cari Penjambret Kalung Emas 16 Gram di Pondok Cabe, Polisi: Motor Pelaku Tanpa Plat Nomor, Tak Ada Rekaman CCTV Lain

Megapolitan
Angka Positif Covid-19 di Kota Tangerang Turun, Wali Kota dan Dinkes Sama-sama Sebut karena PPKM Mikro

Angka Positif Covid-19 di Kota Tangerang Turun, Wali Kota dan Dinkes Sama-sama Sebut karena PPKM Mikro

Megapolitan
Video Aksinya Viral, Penjambret Handphone 4 Remaja Sudah Ditangkap Polisi

Video Aksinya Viral, Penjambret Handphone 4 Remaja Sudah Ditangkap Polisi

Megapolitan
Belajar dari Lokasi Penembakan di Cengkareng, Wagub DKI Ajak Warga Aktif Laporkan Pelanggaran Jam Operasional

Belajar dari Lokasi Penembakan di Cengkareng, Wagub DKI Ajak Warga Aktif Laporkan Pelanggaran Jam Operasional

Megapolitan
Kasatpol PP DKI: Kafe Brotherhood Berkamuflase Saat Beroperasi Melebihi Jam Operasional

Kasatpol PP DKI: Kafe Brotherhood Berkamuflase Saat Beroperasi Melebihi Jam Operasional

Megapolitan
Satpol PP DKI Tutup Sementara Kafe Brotherhood karena Langgar PSBB

Satpol PP DKI Tutup Sementara Kafe Brotherhood karena Langgar PSBB

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X