Tawuran di Manggarai, Polisi Tembakkan Gas Air Mata

Kompas.com - 18/01/2021, 20:32 WIB
Polisi membawa senjata gas air mata untuk membubarkan warga yang terlibat tawuran di kawasan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan pada Senin (18/1/2021) malam. KOMPAS.com/WAHYU ADITYO PRODJOPolisi membawa senjata gas air mata untuk membubarkan warga yang terlibat tawuran di kawasan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan pada Senin (18/1/2021) malam.

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi membubarkan tawuran antar warga di kawasan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan pada Senin (18/1/2021) malam.

Pantauan Kompas.com, anggota kepolisian membawa senjata gas air mata.

Anggota kepolisan dari Polsek Tebet dan Polres Metro Jakarta Selatan terlihat berjaga di sekitar Stasiun Manggarai.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Jimmy Christian Samma; Kepala Bagian Operasi Polres Jakarta Selatan AKBP Dedy Supriadi; dan Kapolsek Tebet Kompol Budi Cahyono telah berada di lokasi tawuran.

Baca juga: Tawuran Kembali Terjadi di Manggarai, Jakarta Selatan

Informasi yang dihimpun Kompas.com, polisi sempat menembakkan gas air mata untuk membubarkan warga yang terlibat tawuran.

Hingga saat ini, sisa-sisa gas air mata masih terasa di sekitar Stasiun Manggarai.

Sejumlah masyarakat yang menuju Stasiun Manggarai terlihat mengusap mata dan bersin.

Masyarakat juga terlihat menutup mata lantaran rasa perih dari sisa-sisa gas air mata masih terasa.

Baca juga: Polisi: Tak Ada Ampun bagi Kelompok yang Sering Tawuran di Jakarta Timur

Merek berusaha mencuci mata dengan air untuk menghilangkan rasa perih.

Sebelumnya, tawuran kembali terjadi di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan pada Senin (18/1/2021) sore.

Dalam video yang diterima Kompas.com, para warga terlihat membekali senjata seperti kayu.

Kedua kubu yang tawuran juga saling melempar batu.

Kelompok yang terlibat tawuran meliputi usia dewasa dan muda.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mantan Anak Buah Mengaku Pernah Diperintah John Kei Tagih Rp 1 Miliar ke Nus Kei

Mantan Anak Buah Mengaku Pernah Diperintah John Kei Tagih Rp 1 Miliar ke Nus Kei

Megapolitan
Ketika Keluarga Anggota DPRD DKI Jakarta Turut Masuk Vaksinasi Tahap 2 saat Vaksin Covid-19 Masih Terbatas...

Ketika Keluarga Anggota DPRD DKI Jakarta Turut Masuk Vaksinasi Tahap 2 saat Vaksin Covid-19 Masih Terbatas...

Megapolitan
Wagub DKI: Penjualan Saham Perusahaan Bir Pemenuhan Janji Anies

Wagub DKI: Penjualan Saham Perusahaan Bir Pemenuhan Janji Anies

Megapolitan
Anggota Polisi yang Dibacok Geng Motor Sempat Kejar-kejaran dengan Pelaku

Anggota Polisi yang Dibacok Geng Motor Sempat Kejar-kejaran dengan Pelaku

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Kota Bekasi Melandai, tapi Belum Signifikan

Kasus Covid-19 di Kota Bekasi Melandai, tapi Belum Signifikan

Megapolitan
15 Rumah di Cakung Terbakar, 75 Jiwa Mengungsi

15 Rumah di Cakung Terbakar, 75 Jiwa Mengungsi

Megapolitan
Mantan Anak Buah John Kei Mengaku Pernah Diperintah Bunuh Nus Kei

Mantan Anak Buah John Kei Mengaku Pernah Diperintah Bunuh Nus Kei

Megapolitan
Tembok Pembatas Kali Krukut di Plaza Bisnis Kemang Jebol, Sudin SDA Tangani dengan Bronjong

Tembok Pembatas Kali Krukut di Plaza Bisnis Kemang Jebol, Sudin SDA Tangani dengan Bronjong

Megapolitan
GPBSI Sebut Vaksin Covid-19 Bisa Bikin Masyarakat Kembali Nonton di Bioskop

GPBSI Sebut Vaksin Covid-19 Bisa Bikin Masyarakat Kembali Nonton di Bioskop

Megapolitan
Tembok Plaza Bisnis Kemang Jebol, Sudin SDA Jaksel Sementara Bangun Bronjong Berkawat

Tembok Plaza Bisnis Kemang Jebol, Sudin SDA Jaksel Sementara Bangun Bronjong Berkawat

Megapolitan
Harga Cabai Rawit Merah di Kota Tangerang Capai Rp 130.000 per Kg

Harga Cabai Rawit Merah di Kota Tangerang Capai Rp 130.000 per Kg

Megapolitan
Uji Coba Insentif Parkir Kendaraan Lulus Uji Emisi di IRTI, Tarif Masih Normal

Uji Coba Insentif Parkir Kendaraan Lulus Uji Emisi di IRTI, Tarif Masih Normal

Megapolitan
Lansia Antusias Ikut Vaksinasi Covid-19 Drive Thru di JIExpo Kemayoran

Lansia Antusias Ikut Vaksinasi Covid-19 Drive Thru di JIExpo Kemayoran

Megapolitan
Kisah di Balik Pemprov DKI Berinvestasi di Perusahaan Bir, dari Sejarah Delta Djakarta hingga Janji Anies Lepas Saham

Kisah di Balik Pemprov DKI Berinvestasi di Perusahaan Bir, dari Sejarah Delta Djakarta hingga Janji Anies Lepas Saham

Megapolitan
Lurah Kampung Melayu Desak Normalisasi Kali Ciliwung Segera Dilanjutkan

Lurah Kampung Melayu Desak Normalisasi Kali Ciliwung Segera Dilanjutkan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X