JAKARTA, KOMPAS.com - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri menyerahkan delapan korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 kepada pihak keluarga pada Senin (18/1/2021 ini.
Delapan korban tersebut adalah Oke Dhurrotul Jannah, Yuni Dwi Saputri, Iu Iskandar, Nelly, Rizky Wahyudi, Rosi Wahyuni, Diego Mamahit, dan Supianto.
"Jadi keseluruhan, korban yang telah teridentifikasi dan diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan berjumlah 23," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas (Karopenmas Divhumas) Polri, Brigjen Pol Rusdi Hartono, saat konferensi pers di RS Polri Kramat Jati, Senin.
Baca juga: 5 Korban Sriwijaya Air SJ 182 Teridentifikasi Hari Ini
Dengan demikian, sejauh ini sudah 23 jenazah korbaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang diserahkan ke pihak keluarga. Sebelumnya, jenazah yang telah diserahkan ke pihak keluarga adalah jenazah dari Okky Bisma, Asy Habul Yamin, Fadly Satrianto, dan Ricko.
Kemudian, Agus Winarni, Pipit Piyono, Ihsan Adhlan Hakim, Isti Yudha Prastika, Ninda Amelia, Putri Wahyuni, Yohanes Suherni, Indah Halimah Putri, Arifin Ilyas, Makrufatul Yeti, dan Khasanah.
Masih pada hari ini, tim DVI Polri juga telah mengidentifikasi lima korban.
"Pada hari ini, tim DVI berhasil mengidentifikasi lima korban. Pertama atas nama Didik Gunardi, laki-laki berusia 49 tahun. Kedua Athar Rizki Riawan, laki-laki berusia 8 tahun," kata Rusdi.
Tiga jenazah lainnya adalah Gita Lestari (perempuan berusia 36 tahun), Fathima Ashalina (perempuan berusia 2 tahun), dan Rahmania Ekananda (perempuan berusia 39 tahun).
Kelima korban tersebut teridentifikasi berdasarkan pencocokan DNA.
Dengan demikian, sudah ada 34 korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang telah teridentifikasi.
Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak jatuh di perairan Kepulauan Seribu pada 9 Januari 2021 sekitar pukul 14.40 WIB atau 4 menit setelah lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta, Tangerang.
Pesawat mengangkut 62 orang yang terdiri dari enam kru, 46 penumpang dewasa, tujuh anak-anak, dan tiga bayi.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & KetentuanPeriksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.