Polisi Musnahkan 44 Kg Sabu yang Diduga dari Malaysia

Kompas.com - 21/01/2021, 05:23 WIB
Sebanyak 44 kilogram netto sabu-sabu yang diduga hendak dipasok ke Jawa dimusnahkan Polres Metro Depok, Selasa (19/1/2021). Dok. Polres Metro DepokSebanyak 44 kilogram netto sabu-sabu yang diduga hendak dipasok ke Jawa dimusnahkan Polres Metro Depok, Selasa (19/1/2021).

DEPOK, KOMPAS.com - Polres Metro Depok memusnahkan 44 kilogram sabu hasil pengungkapan peredaran narkoba yang diduga dipasok dari Malaysia.

Sebanyak 44 kilogram sabu ini sebelumnya disita satuan reserse narkoba di Sumatera Barat dari seorang terduga kurir berinisial MA alias N, hasil pengembangan dari 5 tersangka yang sebelumnya dibekuk Polres Metro Depok.

"Barang bukti yang kami sita 44 kilogram itu kami musnahkan. Untuk apa juga kita simpan lama-lama," kata Kapolres Metro Depok, Kombes Imran Edwin Siregar, Selasa (19/1/2021).

Baca juga: Tanda SOS di Pulau Laki, Basarnas Pastikan Hoax hingga Dihapus Google

"Ini kan jaringan (sindikat yang ingin memasok narkoba ke) Sumatera-Jawa. Pasti berkembang lagi nanti," sebutnya.

Imran berharap agar para tokoh masyarakat dapat lebih gencar melakukan sosialisasi bahaya narkoba di wilayah masing-masing.

Ia bahkan juga meminta Wali Kota Depok, Mohammad Idris, untuk merumuskan hal itu.

"Saya sampaikan pada pak wali kota, saya mohon di setiap ceramah Jumat agar meminta di pengujung ceramah ada yang mengingatkan bahaya Covid-19 dan bahaya narkoba," kata Imran.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menyebut bahwa sabu seberat 44 kilogram netto ini diduga dipasok dari Malaysia, dilihat dari modus kemasannya berupa produk teh China.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polda Metro Klaim Kampung Tangguh di Paseban Mampu Tekan Penyebaran Covid-19

Polda Metro Klaim Kampung Tangguh di Paseban Mampu Tekan Penyebaran Covid-19

Megapolitan
Ibu 60 Tahun yang Kalung Emasnya Dijambret Alami Luka di Leher

Ibu 60 Tahun yang Kalung Emasnya Dijambret Alami Luka di Leher

Megapolitan
Jakarta Catat 1.737 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Hampir 14 Persen

Jakarta Catat 1.737 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Hampir 14 Persen

Megapolitan
UPDATE 27 Februari: Depok Catat 233 Kasus Baru Covid-19, 4 Pasien Meninggal

UPDATE 27 Februari: Depok Catat 233 Kasus Baru Covid-19, 4 Pasien Meninggal

Megapolitan
Viral Video Kalung Emas Ibu 60 Tahun Dijambret di Tangsel

Viral Video Kalung Emas Ibu 60 Tahun Dijambret di Tangsel

Megapolitan
Jalan di Kampung Baru Tangsel Retak, Warga Khawatir Melintas

Jalan di Kampung Baru Tangsel Retak, Warga Khawatir Melintas

Megapolitan
Anies: 578 Kilometer Jalur Sepeda Ditargetkan Selesai pada Tahun 2030

Anies: 578 Kilometer Jalur Sepeda Ditargetkan Selesai pada Tahun 2030

Megapolitan
Mayat Pria Ditemukan di Kali Pesanggrahan, Pakai Baju dan Celana Hitam

Mayat Pria Ditemukan di Kali Pesanggrahan, Pakai Baju dan Celana Hitam

Megapolitan
Simak Alasan Jakarta Raih Penghargaan STA dan Mengalahkan Kota Lain di Dunia

Simak Alasan Jakarta Raih Penghargaan STA dan Mengalahkan Kota Lain di Dunia

Megapolitan
Langgar Aturan PPKM, 2 Tempat Karaoke di Jakarta Barat Disegel

Langgar Aturan PPKM, 2 Tempat Karaoke di Jakarta Barat Disegel

Megapolitan
Bupati Kepulauan Seribu: Destinasi Wisata Kampung Jepang Siap Dibangun di Untung Jawa

Bupati Kepulauan Seribu: Destinasi Wisata Kampung Jepang Siap Dibangun di Untung Jawa

Megapolitan
Warga Cilincing Mulai Perbaiki Atap Rumah yang Rusak Diterpa Angin Kencang

Warga Cilincing Mulai Perbaiki Atap Rumah yang Rusak Diterpa Angin Kencang

Megapolitan
Bupati Kepulauan Seribu: Pulau Sebaru Tak Jadi Dibuat Rumah Sakit Covid-19

Bupati Kepulauan Seribu: Pulau Sebaru Tak Jadi Dibuat Rumah Sakit Covid-19

Megapolitan
Pembersihan Lautan Sampah di Kampung Bengek dan Munculnya Kesadaran Warga Jaga Kebersihan

Pembersihan Lautan Sampah di Kampung Bengek dan Munculnya Kesadaran Warga Jaga Kebersihan

Megapolitan
Anggota TNI yang Ditusuk Tetangga di Jakarta Timur Kondisinya Membaik

Anggota TNI yang Ditusuk Tetangga di Jakarta Timur Kondisinya Membaik

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X