2 Unit AC Seharga Rp 60 Juta di Kafe Kebayoran Lama Dicuri, Pemilik Lapor Polisi

Kompas.com - 22/01/2021, 14:22 WIB
Ilustrasi AC (air conditioner), pendingin ruangan dan penyaring udara (filter). Perabot elektronik yang membutuhkan banyak daya. ShutterstockIlustrasi AC (air conditioner), pendingin ruangan dan penyaring udara (filter). Perabot elektronik yang membutuhkan banyak daya.

JAKARTA, KOMPAS.com - Dua unit mesin air conditioner (AC) di Cafe dan Bar Mr Braid, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, dicuri.

Pemilik Cafe dan Bar Mr Braid, Anton, mengatakan, dua unit mesin AC yang terletak di depan bangunan Mr Braid diketahui hilang pada Kamis (21/1/2021) siang.

"Perkiraan kejadiannya itu ( pencurian) di atas jam 22.00 malam, pas pegawai saya sudah pulang," ujar Anton saat dikonfirmasi.

Berdasarkan kesaksian pegawainya, dua unit mesin AC sentral masih terpasang pada Rabu (20/1/2021) sekitar pukul 19.00 WIB.

Anton mengatakan, dua unit mesin AC yang hilang diperkirakan seharga Rp 60 juta.

"Saya juga masih heran kenapa bisa, kan potong sama pindahin AC itu butuh waktu, pasti suaranya juga kedengaran, belum lagi lokasinya persis di pinggir jalan," ungkap Anton.

Baca juga: Waspada Kejahatan dengan Modus Tawarkan Pekerjaan, dari Pencurian hingga Prostitusi Online

Anton telah melaporkan peristiwa pencurian itu ke Polsek Kebayoran Lama.

Laporan terdaftar dengan Nomor 35/B/1/2021/SEK.KEB.LAMA pada Kamis (21/1/2021).

Ia berharap kasus pencurian AC di tempat usahanya bisa ditangani oleh pihak kepolisian.

"Saya harap kasusnya bisa cepat diproses, karena rekaman kamera CCTV itu pasti ngerekam kejadian," tambahnya.

Kapolsek Kebayoran Lama Kompol Indra Ranudikarta mengaku belum mengetahui hal tersebut. Indra akan memeriksa laporan tersebut.

"Saya cek," kata Indra saat dikonfirmasi wartawan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejumlah Dosen di Kota Tangerang Berharap Bisa Mengajar di Kampus Usai Vaksinasi

Sejumlah Dosen di Kota Tangerang Berharap Bisa Mengajar di Kampus Usai Vaksinasi

Megapolitan
Upaya Meminimalisasi Banjir di Rawa Buaya, Buat Saluran Gendong hingga Perbaikan Sheetpile

Upaya Meminimalisasi Banjir di Rawa Buaya, Buat Saluran Gendong hingga Perbaikan Sheetpile

Megapolitan
Tidur Saat Memasak, Tukang Bubur Kaget Ketika Bangun Lihat Asap Kebakaran di Tempat Tinggalnya

Tidur Saat Memasak, Tukang Bubur Kaget Ketika Bangun Lihat Asap Kebakaran di Tempat Tinggalnya

Megapolitan
Anak-anak Bermain di Selokan Pademangan, Camat Sebut akibat Jenuh di Rumah Saja

Anak-anak Bermain di Selokan Pademangan, Camat Sebut akibat Jenuh di Rumah Saja

Megapolitan
Timnas U22 Vs Tira Persikabo Digelar Jumat Malam, 238 Polisi Dikerahkan

Timnas U22 Vs Tira Persikabo Digelar Jumat Malam, 238 Polisi Dikerahkan

Megapolitan
Polisi Izinkan Laga Uji Coba Timnas U22 dan U23 Indonesia Digelar Pekan Ini

Polisi Izinkan Laga Uji Coba Timnas U22 dan U23 Indonesia Digelar Pekan Ini

Megapolitan
Ditangkap Tanpa Barang Bukti, Robby Abbas Akan Direhabilitasi

Ditangkap Tanpa Barang Bukti, Robby Abbas Akan Direhabilitasi

Megapolitan
Dalam Duka, Suroto dan Elisabeth Berbesar Hati Memaafkan Pembunuh Ade Sara

Dalam Duka, Suroto dan Elisabeth Berbesar Hati Memaafkan Pembunuh Ade Sara

Megapolitan
Dinkes DKI: Cara Terbaik Hambat Penyebaran Virus Corona B.1.1.7 dengan Isolasi yang Ketat

Dinkes DKI: Cara Terbaik Hambat Penyebaran Virus Corona B.1.1.7 dengan Isolasi yang Ketat

Megapolitan
Kedapatan Bawa Celurit, 2 Orang Ditangkap di Jalan Danau Sunter

Kedapatan Bawa Celurit, 2 Orang Ditangkap di Jalan Danau Sunter

Megapolitan
Harga Cabai Naik, Pedagang Pasar Induk Kramatjati Keluhkan Pasokan Tidak Stabil

Harga Cabai Naik, Pedagang Pasar Induk Kramatjati Keluhkan Pasokan Tidak Stabil

Megapolitan
Suara Orangtua Sikapi KBM Tatap Muka: Khawatir Penularan hingga Tunda Sekolah Anak

Suara Orangtua Sikapi KBM Tatap Muka: Khawatir Penularan hingga Tunda Sekolah Anak

Megapolitan
Harga Cabai Rawit di Pasar Induk Kramatjati Masih Rp 130.000 Per Kilogram

Harga Cabai Rawit di Pasar Induk Kramatjati Masih Rp 130.000 Per Kilogram

Megapolitan
Uji Coba Insentif Parkir Kendaraan Lulus Uji Emisi di Blok M Belum Terlaksana

Uji Coba Insentif Parkir Kendaraan Lulus Uji Emisi di Blok M Belum Terlaksana

Megapolitan
Tak Kunjung Jual Saham Perusahaan Bir, Pemprov DKI Klaim Tak Kantongi Izin dari DPRD

Tak Kunjung Jual Saham Perusahaan Bir, Pemprov DKI Klaim Tak Kantongi Izin dari DPRD

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X