Pernah Positif Covid-19, Wali Kota Depok Jadi Calon Donor Plasma Konvalesen

Kompas.com - 25/01/2021, 21:09 WIB
Wali Kota Depok Mohammad Idris (kiri) pernah positif Covid-19 sehingga tak dapat disuntik vaksin CoronaVac dalam peluncuran vaksinasi Covid-19 tahap 1 di RS Universitas Indonesia, Kamis (14/1/2021). Adalah Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna (kanan), yang menjadi representasi kepala daerah dalam vaksinasi ini. Dok. Pemerintah Kota DepokWali Kota Depok Mohammad Idris (kiri) pernah positif Covid-19 sehingga tak dapat disuntik vaksin CoronaVac dalam peluncuran vaksinasi Covid-19 tahap 1 di RS Universitas Indonesia, Kamis (14/1/2021). Adalah Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna (kanan), yang menjadi representasi kepala daerah dalam vaksinasi ini.

DEPOK, KOMPAS.com - Wali Kota Depok Mohammad Idris menjadi calon donor plasma konvalesen. Sebelumnya, Idris memang pernah positif Covid-19, tepatnya pada 25 November 2020 silam.

"Kita harus siap dalam rangka berbagi kemanfaatan kepada sesama untuk menyelamatkan jiwa saudara-saudara kita," ujar Idris kepada wartawan, Senin (25/1/2021).

Idris yang saat menderita Covid-19 sempat diisolasi di RSUD Kota Depok itu mengatakan, dirinya baru melaksanakan tahapan awal untuk persiapan donor plasma konvalesen.

Baca juga: Tangsel Kehabisan Stok Plasma Konvalesen dan Ajakan Penyintas Covid-19 Mendonor

Sampel darahnya telah diambil lalu akan diperiksa dulu di Kementerian Kesehatan.

Apabila memenuhi screening, Idris akan diambil plasma konvalesennya.

"Dari situ baru direkomendasikan, darah saya, kondisi saya, siap untuk dilakukan donor tersebut," kata Idris yang dulu terkonfirmasi positif Covid-19 tanpa gejala.

"Jadi nanti kita akan tunggu hasil pemeriksaan saya di laboratorium di kementerian," lanjutnya.

Baca juga: Permintaan Plasma Konvalesen Meningkat, 17 RS Menunggu Stok di PMI Tangsel

Program donor plasma konvalesen yang dianggap mampu mempercepat kesembuhan pasien positif Covid-19 ini mulai digarap oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Depok.

Sejak pekan lalu, PMI Depok telah mengambil sampel darah sejumlah calon donor.

“Sementara, jumlahnya kisaran di bawah 10 orang, karena kan kegiatan ini terus bergerak. Jadi datanya fluktuatif,” ujar Ketua PMI Depok, Dudi Mi’raz, dikutip dari situs resmi Pemerintah Kota Depok, Senin.

Ia mengaku mendapat laporan bahwa hari ini ada salah satu calon donor yang telah lolos screening.

Rencananya, pengambilan plasma konvalesen dari donor yang telah lolos screenimg tersebut dilakukan di Markas PMI Depok.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejumlah Dosen di Kota Tangerang Berharap Bisa Mengajar di Kampus Usai Vaksinasi

Sejumlah Dosen di Kota Tangerang Berharap Bisa Mengajar di Kampus Usai Vaksinasi

Megapolitan
Upaya Meminimalisasi Banjir di Rawa Buaya, Buat Saluran Gendong hingga Perbaikan Sheetpile

Upaya Meminimalisasi Banjir di Rawa Buaya, Buat Saluran Gendong hingga Perbaikan Sheetpile

Megapolitan
Tidur Saat Memasak, Tukang Bubur Kaget Ketika Bangun Lihat Asap Kebakaran di Tempat Tinggalnya

Tidur Saat Memasak, Tukang Bubur Kaget Ketika Bangun Lihat Asap Kebakaran di Tempat Tinggalnya

Megapolitan
Anak-anak Bermain di Selokan Pademangan, Camat Sebut akibat Jenuh di Rumah Saja

Anak-anak Bermain di Selokan Pademangan, Camat Sebut akibat Jenuh di Rumah Saja

Megapolitan
Timnas U22 Vs Tira Persikabo Digelar Jumat Malam, 238 Polisi Dikerahkan

Timnas U22 Vs Tira Persikabo Digelar Jumat Malam, 238 Polisi Dikerahkan

Megapolitan
Polisi Izinkan Laga Uji Coba Timnas U22 dan U23 Indonesia Digelar Pekan Ini

Polisi Izinkan Laga Uji Coba Timnas U22 dan U23 Indonesia Digelar Pekan Ini

Megapolitan
Ditangkap Tanpa Barang Bukti, Robby Abbas Akan Direhabilitasi

Ditangkap Tanpa Barang Bukti, Robby Abbas Akan Direhabilitasi

Megapolitan
Dalam Duka, Suroto dan Elisabeth Berbesar Hati Memaafkan Pembunuh Ade Sara

Dalam Duka, Suroto dan Elisabeth Berbesar Hati Memaafkan Pembunuh Ade Sara

Megapolitan
Dinkes DKI: Cara Terbaik Hambat Penyebaran Virus Corona B.1.1.7 dengan Isolasi yang Ketat

Dinkes DKI: Cara Terbaik Hambat Penyebaran Virus Corona B.1.1.7 dengan Isolasi yang Ketat

Megapolitan
Kedapatan Bawa Celurit, 2 Orang Ditangkap di Jalan Danau Sunter

Kedapatan Bawa Celurit, 2 Orang Ditangkap di Jalan Danau Sunter

Megapolitan
Harga Cabai Naik, Pedagang Pasar Induk Kramatjati Keluhkan Pasokan Tidak Stabil

Harga Cabai Naik, Pedagang Pasar Induk Kramatjati Keluhkan Pasokan Tidak Stabil

Megapolitan
Suara Orangtua Sikapi KBM Tatap Muka: Khawatir Penularan hingga Tunda Sekolah Anak

Suara Orangtua Sikapi KBM Tatap Muka: Khawatir Penularan hingga Tunda Sekolah Anak

Megapolitan
Harga Cabai Rawit di Pasar Induk Kramatjati Masih Rp 130.000 Per Kilogram

Harga Cabai Rawit di Pasar Induk Kramatjati Masih Rp 130.000 Per Kilogram

Megapolitan
Uji Coba Insentif Parkir Kendaraan Lulus Uji Emisi di Blok M Belum Terlaksana

Uji Coba Insentif Parkir Kendaraan Lulus Uji Emisi di Blok M Belum Terlaksana

Megapolitan
Tak Kunjung Jual Saham Perusahaan Bir, Pemprov DKI Klaim Tak Kantongi Izin dari DPRD

Tak Kunjung Jual Saham Perusahaan Bir, Pemprov DKI Klaim Tak Kantongi Izin dari DPRD

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X