Pedagang Daging Sapi di Jakbar Jualan Lagi, Harga Dipatok Mulai Rp 125.000 Per Kilogram

Kompas.com - 25/01/2021, 21:32 WIB
Pedagang daging sapi menunggu pembeli di kios daging Pasar Modern BSD, Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (19/1/2021). Pedagang daging sapi di kawasan Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jadetabek) berencana akan melakukan mogok dagang daging sapi mulai Rabu (20/1) selama tiga hari sebagai protes kepada pemerintah karena tingginya harga daging sapi di pasar sejak awal tahun. ANTARA FOTO/MUHAMMAD IQBALPedagang daging sapi menunggu pembeli di kios daging Pasar Modern BSD, Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (19/1/2021). Pedagang daging sapi di kawasan Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jadetabek) berencana akan melakukan mogok dagang daging sapi mulai Rabu (20/1) selama tiga hari sebagai protes kepada pemerintah karena tingginya harga daging sapi di pasar sejak awal tahun.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Barat Iwan Indriyanto menyatakan, pedagang daging sapi di Jakarta Barat sudah mulai berjualan sejak Sabtu (23/1/2021) lalu.

Para pedagang sebelumnya mogok jualan selama tiga hari.

"Tanggal 23 Januari sudah mulai jualan," kata Iwan kepada Kompas.com ketika dikonfirmasi, Senin (25/1/2021).

Iwan berujar, harga daging sapi sekitar Rp 125.000 sampai Rp 130.000 per kilogram.

"Kisaran harga (daging sapi) Rp 125.0000 sampai dengan Rp 130.000 per kilogram," lanjutnya.

Baca juga: Impor Jadi Solusi Pemerintah Jokowi Atasi Mahalnya Harga Daging Sapi

Harga tersebut menurun jika dibandingkan dengan lonjakan harga yang terjadi sebelum pedagang daging sapi mogok massal.

Saat itu, harga daging sapi adalah Rp 135.000 per kilogram.

Namun, harga yang dipatok saat ini masih lebih tinggi dibandingkan harga normal sebelum terjadi lonjakan.

Untuk menekan harga tersebut, Iwan menyampaikan bahwa Sudin KPKP mengimbau masyarakat untuk mengonsumsi daging beku sebagai alternatif konsumsi daging.

"Kami melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait alternatif bahan kebutuhan konsumsi daging bisa menggunakan daging beku," kata dia.

Baca juga: Usai Pedagang Mogok Jualan, Harga Daging Sapi Tak Juga Turun

Iwan menjelaskan, dengan kualitas yang hampir sama, harga daging beku relatif lebih murah dibandingkan daging sapi segar.

Untuk diketahui, pedagang daging sapi di Jabodetabek sepakat untuk mogok berjualan selama tiga hari, yakni pada 20-22 Januari 2021.

Sekretaris Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI) DKI Jakarta Tb Mufti Bangkit mengatakan, aksi mogok berjualan itu dilakukan sebagai bentuk protes atas melonjaknya harga daging sapi di rumah pemotongan hewan.

Lonjakan harga daging sudah dirasakan sejak empat bulan terakhir.

Kenaikan harga itu diprediksi akan terus terjadi hingga April 2021, jika tidak ada aksi yang dilakukan pemerintah.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X