Aksi Pencuri di Rumah Kontrakan Koja Terekam CCTV, 2 Motor Raib

Kompas.com - 27/01/2021, 11:14 WIB
Aksi pencurian motor di sebuah rumah kontrakan di kawasan Lagoa, Koja, Tanjung Priok Jakarta Utara terekam CCTV. Istimewa/ Dokumen PribadiAksi pencurian motor di sebuah rumah kontrakan di kawasan Lagoa, Koja, Tanjung Priok Jakarta Utara terekam CCTV.

JAKARTA, KOMPAS.com - Aksi pencurian motor di rumah kontrakan kawasan Lagoa, Koja, Jakarta Utara, terekam CCTV.

Korban bernama Wulan mengatakan, motor Vespa berwarna hijau miliknya raib pada Senin (26/1/2021).

Wulan menyebut, dari rekaman CCTV diketahui bahwa pelaku melakukan aksinya pada siang hari.

Berdasarkan rekaman CCTV nampak dua orang pria mengenakan topi dan masker membawa dua motor tersebut ke luar parkiran.

Baca juga: Korsleting, Mobil Toyota Corolla DX Terbakar di Depan Rumah Cilandak

"Saya keluar (kontrakan) itu sekitar jam 1 kurang, hilangnya hari senin sekitr pukul 14.57 WIB," kata Wulan saat diwawancara Kompas.com, Rabu (27/1/2021).

"Sadarnya itu sore jam 5, lalu kami lapor sama yang punya kontrakan bahwa motor saya hilang. Dan saya minta puter CCTV, ternyata benar hilang, kemarin siang sudah dicuri," sambungnya.

Rupanya tak hanya motor vespa Wulan yang dicuri. Satu motor Honda Beat Street milik tetangga Wulan juga raib.

Baca juga: 3 Fakta Kasus Prostitusi Anak, Muncikari Jual 4 Korban hingga Kronologi Penangkapan

Wulan mengatakan, pintu gerbang kontrakannya memang selalu dibuka pada siang hari dan baru ditutup pukul 00.00 WIB.

"Kalau siang enggak digembok soalnya banyak orang keluar masuk itu sih pengontrak. Pengontrak memang megang kunci masing-masing tapi enggak boleh ngunci siang," ucapnya.

Wulan telah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Metro Koja Jakarta Utara.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berkarier dari 0 di PD Sarana Jaya, Berikut Rekam Jejak Yoory Pinontoan yang Tersandung Korupsi

Berkarier dari 0 di PD Sarana Jaya, Berikut Rekam Jejak Yoory Pinontoan yang Tersandung Korupsi

Megapolitan
Sejarah Hari Ini: 9 Maret 1978, Peresmian Jagorawi Sebagai Jalan Tol Pertama di Indonesia

Sejarah Hari Ini: 9 Maret 1978, Peresmian Jagorawi Sebagai Jalan Tol Pertama di Indonesia

Megapolitan
Wagub DKI: Dirut Pembangunan Sarana Jaya Jadi Tersangka KPK Sejak Jumat Lalu

Wagub DKI: Dirut Pembangunan Sarana Jaya Jadi Tersangka KPK Sejak Jumat Lalu

Megapolitan
Alasan Pesepeda Keluar Jalur Sepeda Sudirman-Thamrin dan Ancaman Sanksi dari Polisi

Alasan Pesepeda Keluar Jalur Sepeda Sudirman-Thamrin dan Ancaman Sanksi dari Polisi

Megapolitan
UPDATE: Tambah 126 Kasus di Depok, 2 Pasien Covid-19 Meninggal

UPDATE: Tambah 126 Kasus di Depok, 2 Pasien Covid-19 Meninggal

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Selasa: Hujan Guyur Jabodetabek Intensitas Ringan-Sedang

Prakiraan Cuaca BMKG Selasa: Hujan Guyur Jabodetabek Intensitas Ringan-Sedang

Megapolitan
Soal Realisasi Program Rumah DP 0 Tak Sampai 1 Persen dan Terganjal Korupsi, Fraksi PSI: Ini Peringatan Buat Pak Anies

Soal Realisasi Program Rumah DP 0 Tak Sampai 1 Persen dan Terganjal Korupsi, Fraksi PSI: Ini Peringatan Buat Pak Anies

Megapolitan
Pemkot Tangerang Perpanjang PPKM Mikro hingga 22 Maret

Pemkot Tangerang Perpanjang PPKM Mikro hingga 22 Maret

Megapolitan
Dirut Sarana Jaya Terganjal Korupsi, Wagub DKI Pastikan Proyek Strategis Tetap Jalan

Dirut Sarana Jaya Terganjal Korupsi, Wagub DKI Pastikan Proyek Strategis Tetap Jalan

Megapolitan
Dirut Pembangunan Sarana Jaya Dinonaktfikan, Program Rumah DP Rp 0 Diharapkan Berlanjut

Dirut Pembangunan Sarana Jaya Dinonaktfikan, Program Rumah DP Rp 0 Diharapkan Berlanjut

Megapolitan
Berstatus Penyintas, Besok Wali Kota Jakarta Barat Akan Terima Vaksin Covid-19

Berstatus Penyintas, Besok Wali Kota Jakarta Barat Akan Terima Vaksin Covid-19

Megapolitan
Update 8 Maret: Kasus Covid-19 di DKI Jakarta Bertambah 1.783

Update 8 Maret: Kasus Covid-19 di DKI Jakarta Bertambah 1.783

Megapolitan
Dinas PUPR Perbaiki 14 Tanggul Rusak akibat Banjir di Kota Tangerang

Dinas PUPR Perbaiki 14 Tanggul Rusak akibat Banjir di Kota Tangerang

Megapolitan
Jalan Moh Kahfi 1 Kerap Macet hingga 2 Km dan Dikeluhkan Warga, Ini Kata Camat Jagakarsa

Jalan Moh Kahfi 1 Kerap Macet hingga 2 Km dan Dikeluhkan Warga, Ini Kata Camat Jagakarsa

Megapolitan
Kritik Anggaran Penataan Trotoar Rp 100 Miliar, Anggota DPRD DKI: Prioritaskan BLT Masyarakat

Kritik Anggaran Penataan Trotoar Rp 100 Miliar, Anggota DPRD DKI: Prioritaskan BLT Masyarakat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X