Harga Cabai Rawit Merah di Jakarta Mulai Naik, Ada Apa?

Kompas.com - 27/01/2021, 13:52 WIB
Sudah sepekan lebih harga komoditas cabai di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, naik drastis. Untuk cabai rawit merah misalnya dari harga normal Rp30.000 per kilogram kini dijual di kisaran Rp100.000 KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMANSudah sepekan lebih harga komoditas cabai di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, naik drastis. Untuk cabai rawit merah misalnya dari harga normal Rp30.000 per kilogram kini dijual di kisaran Rp100.000

JAKARTA, KOMPAS.com - Harga cabai rawit merah di sejumlah pasar tradisional di DKI Jakarta mulai merangkak naik.

Dilansir dari laman infopangan.jakarta.go.id pada Rabu (27/1/2021) siang, harga tertinggi cabai rawit merah berada di Pasar Petojo Ilir, Jakarta Pusat yakni RP 95.000 per kilogram. Sedangkan harga terendah berada di Pasar Baru Metro Atom, Jakarta Pusat yakni Rp 40.000 per kilogram.

Sementara itu, harga cabai rawit merah di Pasar Induk Kramatjati diketahui mengalami kenaikan sekitar Rp 1.000 menjadi Rp 67.000 per kilogram.

Kepala Pasar Induk Kramatjati, Agus Lamun mengatakan kenaikan harga cabai rawit merah itu dipengaruhi pasokan cabai yang mulai menipis.

Hal ini disebabkan proses pemetikan cabai di daerah penghasil terkendala faktor cuaca.

Baca juga: Harga Cabai Rawit Merah di Cianjur Tembus Rp 100.000 Per Kg

"Ini karena lebih kepada pengaruh cuaca yang menyebabkan terkendalanya proses pemetikan di petani, sehingga pasokan sangat sedikit dan berdampak pada harga perolehan yang juga tinggi di daerah," kata Agus seperti dilansir Antara, Rabu.

Saat ini, stok cabai rawit merah di Pasar Induk Kramatjati berkisar 22 ton. Untuk stok cabai rawit hijau adalah 3 ton, cabai merah keriting adalah 28 ton, dan cabai merah besar 7 ton.

"Sejauh ini stok kita untuk di Jakarta sampai hari ini masih relatif aman. Berdoa saja semoga kondisi cuaca kembali normal dan petani juga bisa panen dengan banyak, sehingga pasokan dan harga kembali normal," ujar Agus.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berkarier dari 0 di PD Sarana Jaya, Berikut Rekam Jejak Yoory Pinontoan yang Tersandung Korupsi

Berkarier dari 0 di PD Sarana Jaya, Berikut Rekam Jejak Yoory Pinontoan yang Tersandung Korupsi

Megapolitan
Sejarah Hari Ini: 9 Maret 1978, Peresmian Jagorawi Sebagai Jalan Tol Pertama di Indonesia

Sejarah Hari Ini: 9 Maret 1978, Peresmian Jagorawi Sebagai Jalan Tol Pertama di Indonesia

Megapolitan
Wagub DKI: Dirut Pembangunan Sarana Jaya Jadi Tersangka KPK Sejak Jumat Lalu

Wagub DKI: Dirut Pembangunan Sarana Jaya Jadi Tersangka KPK Sejak Jumat Lalu

Megapolitan
Alasan Pesepeda Keluar Jalur Sepeda Sudirman-Thamrin dan Ancaman Sanksi dari Polisi

Alasan Pesepeda Keluar Jalur Sepeda Sudirman-Thamrin dan Ancaman Sanksi dari Polisi

Megapolitan
UPDATE: Tambah 126 Kasus di Depok, 2 Pasien Covid-19 Meninggal

UPDATE: Tambah 126 Kasus di Depok, 2 Pasien Covid-19 Meninggal

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Selasa: Hujan Guyur Jabodetabek Intensitas Ringan-Sedang

Prakiraan Cuaca BMKG Selasa: Hujan Guyur Jabodetabek Intensitas Ringan-Sedang

Megapolitan
Soal Realisasi Program Rumah DP 0 Tak Sampai 1 Persen dan Terganjal Korupsi, Fraksi PSI: Ini Peringatan Buat Pak Anies

Soal Realisasi Program Rumah DP 0 Tak Sampai 1 Persen dan Terganjal Korupsi, Fraksi PSI: Ini Peringatan Buat Pak Anies

Megapolitan
Pemkot Tangerang Perpanjang PPKM Mikro hingga 22 Maret

Pemkot Tangerang Perpanjang PPKM Mikro hingga 22 Maret

Megapolitan
Dirut Sarana Jaya Terganjal Korupsi, Wagub DKI Pastikan Proyek Strategis Tetap Jalan

Dirut Sarana Jaya Terganjal Korupsi, Wagub DKI Pastikan Proyek Strategis Tetap Jalan

Megapolitan
Dirut Pembangunan Sarana Jaya Dinonaktfikan, Program Rumah DP Rp 0 Diharapkan Berlanjut

Dirut Pembangunan Sarana Jaya Dinonaktfikan, Program Rumah DP Rp 0 Diharapkan Berlanjut

Megapolitan
Berstatus Penyintas, Besok Wali Kota Jakarta Barat Akan Terima Vaksin Covid-19

Berstatus Penyintas, Besok Wali Kota Jakarta Barat Akan Terima Vaksin Covid-19

Megapolitan
Update 8 Maret: Kasus Covid-19 di DKI Jakarta Bertambah 1.783

Update 8 Maret: Kasus Covid-19 di DKI Jakarta Bertambah 1.783

Megapolitan
Dinas PUPR Perbaiki 14 Tanggul Rusak akibat Banjir di Kota Tangerang

Dinas PUPR Perbaiki 14 Tanggul Rusak akibat Banjir di Kota Tangerang

Megapolitan
Jalan Moh Kahfi 1 Kerap Macet hingga 2 Km dan Dikeluhkan Warga, Ini Kata Camat Jagakarsa

Jalan Moh Kahfi 1 Kerap Macet hingga 2 Km dan Dikeluhkan Warga, Ini Kata Camat Jagakarsa

Megapolitan
Kritik Anggaran Penataan Trotoar Rp 100 Miliar, Anggota DPRD DKI: Prioritaskan BLT Masyarakat

Kritik Anggaran Penataan Trotoar Rp 100 Miliar, Anggota DPRD DKI: Prioritaskan BLT Masyarakat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X