Kompas.com - 30/01/2021, 12:51 WIB
Suasana pemakaman jenazah dengan protap Covid-19 di TPU Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur, Minggu (24/1/2021). TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINASuasana pemakaman jenazah dengan protap Covid-19 di TPU Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur, Minggu (24/1/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 di Indonesia, termasuk Ibu Kota Jakarta, tak kunjung mereda.

Berbagai upaya pembatasan yang dilakukan ternyata belum mampu mengendalikan laju penularan Covid-19 yang kian hari kiat meningkat.

Hingga Jumat (29/1/2021), DKI Jakarta mencatatkan total kasus Covid-19 sebanyak 262.753.

Angka ini naik 41,5 persen dibandingkan dengan total 185.691 kasus pada awal tahun lalu.

Baca juga: Keluh Kesah Dokter di Tengah Pandemi Covid-19 yang Memburuk...

Peningkatan signifikan pada kasus kematian akibat Covid-19 juga terjadi seiring melonjaknya kasus positif di awal tahun 2021.

Sebanyak 4.244 pasien tewas akibat Covid-19 di Jakarta hingga 29 Januari kemarin, jauh lebih tinggi dari 3.308 kasus kematian di awal tahun 2021.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lonjakan ini ditengarai terjadi karena tingginya mobilitas masyarakat pada libur akhir tahun lalu.

Dengan tingginya angka kematian tersebut, pemakaman menggunakan protap Covid-19 pun secara otomatis meningkat.

Tercatat, sebanyak 2.506 jenazah dimakamkan sesuai protap Covid-19 di Jakarta pada Januari tahun ini sehingga total keseluruhan menjadi 13.482.

Baca juga: 510 Orang Meninggal Dalam 2 Pekan akibat Covid-19, Pemprov DKI Diminta Tak Lalai

Ukuran lahan dipangkas untuk tampung jenazah pasien Covid-19 yang terus bertambah

DKI Jakarta dengan lahan kosong yang terbatas, kesulitan untuk menyediakan lahan pemakaman untuk korban yang terus bertambah.

Untuk mengakalinya, otoritas kemudian memangkas ukuran makam demi menampung lebih banyak jenazah.

Pengawas Pelaksana Khusus Pemakaman Covid-19 TPU Bambu Apus di Jakarta Timur, Muhaimin, mengatakan, ukuran lahan makan dipersempit yang semula berukuran 2,5 meter x 1,5 meter menjadi 2,2 meter x 1,2 meter per petak makam.

Baca juga: Makam Dipersempit, Wagub DKI: Kita Harus Sekuat Tenaga Kurangi Warga yang Dimakamkan karena Covid-19

Dengan pemangkasan ini, jumlah petak makam untuk jenazah pasien Covid-19 di TPU Bambu Apus pun akan bertambah dari yang semula 700 menjadi 1.500 petak makam.

"Walau ukurannya lebih kecil, masih ada jarak 40 sentimeter setiap sisinya (untuk) memasukkan peti jenazah," ujar Muhaimin, Jumat (29/1/2021), melalui akun Instagram Pemerintah Kota Jakarta Timur, @kominfotik_jt.

TPU Bambu Apus menjadi pemakaman tambahan untuk menampung jenazah pasien Covid-19 sejak Kamis (21/1/2021), setelah penuhnya TPU lainnya untuk peruntukan sejenis, yakni TPU Pondok Ranggon dan TPU Tegal Alur.

Hingga Kamis (28/1/2021), sudah ada 306 jenazah pasien Covid-19 yang dimakamkan di TPU Bambu Apus.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Sudin Kominfotik Jakarta Timur (@kominfotik_jt)



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 28 Juli: Kabupaten Bekasi Catat 285 Kasus Baru Covid-19, 6 Pasien Meninggal

UPDATE 28 Juli: Kabupaten Bekasi Catat 285 Kasus Baru Covid-19, 6 Pasien Meninggal

Megapolitan
Polisi: Tak Ditemukan Bukti Kuat Terkait Dugaan Kerumunan dan Praktik Prostitusi di RedDoorz Ampera Raya

Polisi: Tak Ditemukan Bukti Kuat Terkait Dugaan Kerumunan dan Praktik Prostitusi di RedDoorz Ampera Raya

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Dosis Lengkap di Tangsel Baru Tercapai 14 Persen dari Target 1 Juta Penduduk

Vaksinasi Covid-19 Dosis Lengkap di Tangsel Baru Tercapai 14 Persen dari Target 1 Juta Penduduk

Megapolitan
UPDATE 28 Juli: Tambah 5.525 Kasus Covid-19 di Jakarta, 11.035 Pasien Sembuh

UPDATE 28 Juli: Tambah 5.525 Kasus Covid-19 di Jakarta, 11.035 Pasien Sembuh

Megapolitan
Penerima Bansos Kena Pungli, Mensos Risma: Kalau Urusan Itu Tak Selesai, Kapan Warga Sejahtera!

Penerima Bansos Kena Pungli, Mensos Risma: Kalau Urusan Itu Tak Selesai, Kapan Warga Sejahtera!

Megapolitan
Update 28 Juli: Kasus Baru Covid-19 di Tangsel Bertambah 606

Update 28 Juli: Kasus Baru Covid-19 di Tangsel Bertambah 606

Megapolitan
Pemkot Bogor Kejar Target Vaksinasi Covid-19 Sebanyak 15.000 Orang per Hari

Pemkot Bogor Kejar Target Vaksinasi Covid-19 Sebanyak 15.000 Orang per Hari

Megapolitan
Plasma Konvalesen Keruh, Sejumlah Penyintas Covid-19 di Kota Tangerang Gagal Jadi Donor

Plasma Konvalesen Keruh, Sejumlah Penyintas Covid-19 di Kota Tangerang Gagal Jadi Donor

Megapolitan
Kendaraan Dinas Terminal Pulogebang Disulap Jadi Angkutan Jenazah dan Pasien Covid-19

Kendaraan Dinas Terminal Pulogebang Disulap Jadi Angkutan Jenazah dan Pasien Covid-19

Megapolitan
Pemkot Bekasi Belum Bisa Gelar Vaksinasi Covid-19 untuk Siswa SMA, Ini Alasannya

Pemkot Bekasi Belum Bisa Gelar Vaksinasi Covid-19 untuk Siswa SMA, Ini Alasannya

Megapolitan
Tersisa 120.000 Dosis Vaksin Sinovac, Pemkot Bekasi Akan Gunakan untuk Vaksinasi Anak

Tersisa 120.000 Dosis Vaksin Sinovac, Pemkot Bekasi Akan Gunakan untuk Vaksinasi Anak

Megapolitan
Krematorium Cilincing Sudah Kremasi 75 Jenazah Pasien Covid-19

Krematorium Cilincing Sudah Kremasi 75 Jenazah Pasien Covid-19

Megapolitan
Kejati Tetapkan Tersangka Korupsi BUMD DKI di Era Ahok, Kerugian Capai Rp 5 Miliar

Kejati Tetapkan Tersangka Korupsi BUMD DKI di Era Ahok, Kerugian Capai Rp 5 Miliar

Megapolitan
Keterisian Tempat Tidur RS di Kota Bogor Capai 65 Persen, Bima Arya Klaim Penanganan Kasus Covid-19 Tunjukkan Tren Positif

Keterisian Tempat Tidur RS di Kota Bogor Capai 65 Persen, Bima Arya Klaim Penanganan Kasus Covid-19 Tunjukkan Tren Positif

Megapolitan
14 Karyawan Transjakarta Meninggal akibat Covid-19, 625 Orang Terpapar Virus Corona

14 Karyawan Transjakarta Meninggal akibat Covid-19, 625 Orang Terpapar Virus Corona

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X