Kompas.com - 31/01/2021, 20:53 WIB
Mall BTM Kota Bogor kebakaran, Minggu (31/1/2021). ANTARA/HOMall BTM Kota Bogor kebakaran, Minggu (31/1/2021).

BOGOR, KOMPAS.com - Kabid Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bogor Ade Nugraha mengatakan, penyebab kebakaran yang terjadi di pusat perbelanjaan Mal BTM Bogor diduga karena korsleting listrik.

Ade menuturkan, berdasarkan laporan, kebakaran itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB dan berasal dari ruangan reklame salah satu toko baju yang ada di lantai satu.

"Dugaan sementara korsleting listrik," kata Ade, Minggu (31/1/2021).

Baca juga: Kebakaran di Mal BTM Bogor, 2 Petugas Sekuriti Terluka Saat Ambil APAR

Saat ini, sambung Ade, proses pemadaman api sudah selesai dilakukan. Petugas mengerahkan tujuh unit mobil pemadam kebakaran untuk menjinakkan api.

"Butuh waktu 15 menit penanganan. Mobil damkar yang dikerahkan empat unit dari Kota Bogor dan tiga unit dari Kabupaten Bogor," sebutnya.

Ia menyebut, ada dua orang petugas keamanan mengalami luka-luka dalam kejadian itu. Mereka terluka setelah memecahkan kaca pengaman box APAR (alat pemadam api ringan).

"Korban luka dua orang security karena memecahkan kaca pengaman APAR dengan tangan," imbuhnya.

Baca juga: Mal BTM Bogor Kebakaran, Warga Sempat Dengar Ledakan hingga Gemetar

Yuyun, salah satu karyawan Mal BTM menyebut, kebakaran itu membuat pengunjung dan karyawan yang berada di dalam mal dilanda ketakutan. Ia pun mengaku sempat mendengar suara ledakan.

"Tadi ada ledakan. Aku sampai gemetaran, pada lari semua," kata dia.

Kebakaran terjadi di pusat perbelanjaan Mal BTM, Jalan Djuanda, Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu (31/1/2021) sore.

Berdasarkan rekaman video yang beredar, terlihat semburan api yang cukup besar. Karyawan dan pengunjung terlihat histeris dan ketakutan.

Kejadian itu pun membuat seluruh pengunjung dan karyawan mal panik dan lari berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri.

Peristiwa itu juga membuat arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian macet.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Warga di Tanjung Duren Terkonfirmasi Positif Covid-19 Varian Omicron

Dua Warga di Tanjung Duren Terkonfirmasi Positif Covid-19 Varian Omicron

Megapolitan
Sempat Mengelak, Pelaku Akhirnya Mengaku Cabuli Bocah Setelah Hasil Visum Keluar

Sempat Mengelak, Pelaku Akhirnya Mengaku Cabuli Bocah Setelah Hasil Visum Keluar

Megapolitan
Warga Rangkapan Jaya Depok Temukan Jenazah Lansia di Kebun Belimbing

Warga Rangkapan Jaya Depok Temukan Jenazah Lansia di Kebun Belimbing

Megapolitan
Anggota Satlantas Jaktim Dilarikan ke RS Polri akibat Ditabrak Pemotor di Simpang PGC

Anggota Satlantas Jaktim Dilarikan ke RS Polri akibat Ditabrak Pemotor di Simpang PGC

Megapolitan
Komplotan Pencuri Beraksi di Komplek Deplu, Gasak 5 Spion Mobil Milik Warga

Komplotan Pencuri Beraksi di Komplek Deplu, Gasak 5 Spion Mobil Milik Warga

Megapolitan
Sempat Buron, Tiga Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI AD Akhirnya Ditangkap

Sempat Buron, Tiga Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI AD Akhirnya Ditangkap

Megapolitan
Puluhan Kilogram Gulungan Kulit Kabel Ditemukan di Saluran Air Jalan Bungur Raya

Puluhan Kilogram Gulungan Kulit Kabel Ditemukan di Saluran Air Jalan Bungur Raya

Megapolitan
Suami Bunuh Istri di Duren Sawit, Korban Ditemukan oleh Adiknya yang Tidur di Dekatnya

Suami Bunuh Istri di Duren Sawit, Korban Ditemukan oleh Adiknya yang Tidur di Dekatnya

Megapolitan
Lebih dari 1.000 Kepala Keluarga di Kecamatan Benda Jadi Korban Banjir

Lebih dari 1.000 Kepala Keluarga di Kecamatan Benda Jadi Korban Banjir

Megapolitan
Dagangan Senilai Rp 30 Juta Terendam Banjir di Tegal Alur, Pedagang: Seperempatnya Tidak Selamat

Dagangan Senilai Rp 30 Juta Terendam Banjir di Tegal Alur, Pedagang: Seperempatnya Tidak Selamat

Megapolitan
Pemkot Bekasi Pastikan Stok Vaksin Cukup untuk Booster Selama Januari

Pemkot Bekasi Pastikan Stok Vaksin Cukup untuk Booster Selama Januari

Megapolitan
Bruder Angelo Divonis 14 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Korban: Sangat Adil

Bruder Angelo Divonis 14 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Korban: Sangat Adil

Megapolitan
Kuli Bangunan yang Cabuli Bocah di Pamulang Iming-imingi Korban dengan Cokelat

Kuli Bangunan yang Cabuli Bocah di Pamulang Iming-imingi Korban dengan Cokelat

Megapolitan
Korsleting di Tiang Listrik, Api Menyambar Sebuah Gerobak di Tanah Abang

Korsleting di Tiang Listrik, Api Menyambar Sebuah Gerobak di Tanah Abang

Megapolitan
Cerita Sepasang Lansia Bertahan di Tengah Banjir demi Selamatkan Gerobak Jualan Aksesori: Ini Paling Berharga

Cerita Sepasang Lansia Bertahan di Tengah Banjir demi Selamatkan Gerobak Jualan Aksesori: Ini Paling Berharga

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.