Kompas.com - 01/02/2021, 12:56 WIB
Wali Kota Bekasi ketika ingin divaksin di stadion Patriot Candrabhaga Jumat (15/1/2021) Walda MarisonWali Kota Bekasi ketika ingin divaksin di stadion Patriot Candrabhaga Jumat (15/1/2021)
|

BEKASI, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Bekasi fokus menangani kasus Covid-19 di tingkat kelurahan yang memiliki jumlah kasus aktif tinggi.

Hal tersebut dikatakan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, Senin (1/2/2021).

"Kami sekarang mau kendalikan ke kelurahan-kelurahan. Jadi kalau kelurahannya (kasus) tinggi, berarti (kasus di) kecamatan tinggi dong," kata pria yang akrab disapa Pepen itu.

Pepen menilai, dengan penanganan difokuskan di tingkat kelurahan, pemerintah bisa dengan mudah menemukan penyebab terjadinya penyebaran Covid-19.

Baca juga: Sepekan Terakhir, Kasus Covid-19 di Kota Bekasi Bertambah 4.115

Maka dari itu, para petugas diharuskan turun langsung ke kelurahan dan kecamatan untuk mencari solusi di lapangan.

"Apa penyebabnya? Apakah transmisi atau keluarga atau tingkat kepatuhan? Apakah kepatuhan prokes? Semisal masih ada kegiatan-kegiatan di masyarakat, kami lihat itu. Atau ada unsurunsur lain," kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Nantinya, jajaran Pemkot dan Polres Metro Kota Bekasi akan merancang dengan detail skema penanganan di tingkat kecamatan dan kelurahan tersebut.

Untuk diketahui, Pemkot Bekasi mencatat lima kecamatan dengan jumlah kasus aktif terbanyak.

Baca juga: Ini 5 Kelurahan dengan Kasus Aktif Terbanyak Covid-19 di Kota Bekasi

Kecamatan Rawalumbu memiliki kasus aktif terbanyak dengan 452 kasus.

Kemudian, di posisi kedua ada Kecamatan Bekasi Timur dengan jumlah 368 kasus aktif Covid-19.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saat Ibu Korban Keracunan Nasi Kotak PSI Mengaku Diintimidasi usai Lapor Polisi…

Saat Ibu Korban Keracunan Nasi Kotak PSI Mengaku Diintimidasi usai Lapor Polisi…

Megapolitan
Bendung Katulampa Bogor Siaga 3, Warga di Bantaran Sungai Ciliwung Waspada Banjir

Bendung Katulampa Bogor Siaga 3, Warga di Bantaran Sungai Ciliwung Waspada Banjir

Megapolitan
Bendahara Kelurahan Duri Kepa Kirim Surat Sakit Setiap Akan Dikonfirmasi soal Pinjaman Rp 264,5 Juta

Bendahara Kelurahan Duri Kepa Kirim Surat Sakit Setiap Akan Dikonfirmasi soal Pinjaman Rp 264,5 Juta

Megapolitan
Kasus Kelurahan Duri Kepa Pinjam Rp 264,5 Juta dari Warga, Lurah: untuk Keperluan Pribadi Bendahara

Kasus Kelurahan Duri Kepa Pinjam Rp 264,5 Juta dari Warga, Lurah: untuk Keperluan Pribadi Bendahara

Megapolitan
Warga Cibodas Akan Cabut Laporan Polisi jika Kelurahan Duri Kepa Bayar Hutang Rp 264,5 Juta

Warga Cibodas Akan Cabut Laporan Polisi jika Kelurahan Duri Kepa Bayar Hutang Rp 264,5 Juta

Megapolitan
Harga Minyak Goreng Naik, Pengusaha Warteg di Pademangan Mengeluh Pengeluaran Membengkak

Harga Minyak Goreng Naik, Pengusaha Warteg di Pademangan Mengeluh Pengeluaran Membengkak

Megapolitan
Pelanggar Ganjil Genap di Gunung Sahari Langsung Kena Tilang Elektronik

Pelanggar Ganjil Genap di Gunung Sahari Langsung Kena Tilang Elektronik

Megapolitan
Terkait Utang, Pihak Kelurahan Duri Kepa Disebut Tak Berniat Baik

Terkait Utang, Pihak Kelurahan Duri Kepa Disebut Tak Berniat Baik

Megapolitan
Tagih Utang Rp 264,5 Juta, Warga Cibodas 2 Kali Somasi Kelurahan Duri Kepa Sebelum Lapor Polisi

Tagih Utang Rp 264,5 Juta, Warga Cibodas 2 Kali Somasi Kelurahan Duri Kepa Sebelum Lapor Polisi

Megapolitan
Kumpul di Sekitar Istana Negara, Buruh dan Mahasiswa Serukan 13 Tuntutan ke Jokowi

Kumpul di Sekitar Istana Negara, Buruh dan Mahasiswa Serukan 13 Tuntutan ke Jokowi

Megapolitan
Pasien Covid-19 di RSU Tangsel Tersisa 4 Orang, Sejumlah Nakes Pindah Tugas

Pasien Covid-19 di RSU Tangsel Tersisa 4 Orang, Sejumlah Nakes Pindah Tugas

Megapolitan
Ibu Korban Keracunan Nasi Kotak Lapor Polisi, PSI: Kami Kooperatif, Tidak Lari

Ibu Korban Keracunan Nasi Kotak Lapor Polisi, PSI: Kami Kooperatif, Tidak Lari

Megapolitan
Pencuri Kucing Persia di Depok Batal Dituntut ke Pengadilan, Kejari Sebut Keadilan Restoratif

Pencuri Kucing Persia di Depok Batal Dituntut ke Pengadilan, Kejari Sebut Keadilan Restoratif

Megapolitan
Truk Ekspedisi Raib Dicuri di Tanah Abang, 2 Pelaku Ditangkap Saat Kabur ke Indramayu

Truk Ekspedisi Raib Dicuri di Tanah Abang, 2 Pelaku Ditangkap Saat Kabur ke Indramayu

Megapolitan
RSU Tangsel Kian Lengang, Hanya Ada 4 Pasien Covid-19 yang Dirawat

RSU Tangsel Kian Lengang, Hanya Ada 4 Pasien Covid-19 yang Dirawat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.