Pimpinan DPRD Dukung Rencana Pemprov DKI Pakai Gedung Disdik Jadi Tempat Isolasi

Kompas.com - 01/02/2021, 17:35 WIB
Ilustrasi tes Covid-19, deteksi Covid-19, pengujian virus corona. ShutterstockIlustrasi tes Covid-19, deteksi Covid-19, pengujian virus corona.

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Zita Anjani mendukung rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang ingin menggunakan gedung milik Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta sebagai lokasi isolasi terkendali.

Menurut Zita, jika Pemprov DKI Jakarta terus mengandalkan fasilitas kesehatan yang ada di rumah sakit, maka tidak lama lagi fasilitas tersebut akan kolaps.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini memaparkan, menurut data terakhir per 24 Januari 2021, tempat tidur isolasi di Ibu Kota sudah terisi sebanyak 86 persen.

Sedangkan tempat tidur ICU sudah terisi sebanyak 84 persen.

Baca juga: Kematian Dokter akibat Covid-19 di Jakarta Tertinggi Kedua Se-Indonesia

Zita juga mendorong agar Pemprov DKI memanfaatkan gedung-gedung lainnya.

"Sekarang kita harus manfaatkan gedung-gedung Pemprov, siapkan dari sekarang. Sekiranya yang tidak terlalu penting untuk work from office (WFO), maka bisa digunakan menjadi tambahan ruangan ICU dan tempat tidur di situ," ucap Zita kepada Kompas.com, Senin (1/2/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Zita menambahkan, alasannya mendukung rencana ini karena kondisi ICU yang sudah penuh.

Bahkan, banyak pasien Covid-19 yang harus tidur di luar karena ruangan penuh di beberapa RS rujukan.

"Bahkan ada juga yang tidur di kursi, karena tempat tidur habis," tutur dia.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebelumnya mengatakan, Pemprov DKI Jakarta berencana menggunakan Gedung UPT Pusat Pengembangan Kompetensi Pendidik Tenaga Kependidikan dan Kejuruan (P2KPTK2) sebagai tempat isolasi pasien Covid-19.

Baca juga: 17 Hotel di Jakarta Jadi Tempat Akomodasi Tenaga Medis dan Isolasi Pasien Covid-19

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gedung Cyber di Jaksel Terbakar, Damkar Masih Berjibaku Padamkam Api

Gedung Cyber di Jaksel Terbakar, Damkar Masih Berjibaku Padamkam Api

Megapolitan
Anies Hanya Senyum dan Angkat Jempol Saat Ditanya soal Reuni 212

Anies Hanya Senyum dan Angkat Jempol Saat Ditanya soal Reuni 212

Megapolitan
500 Simpatisan 212 Padati Jalan Wahid Hasyim, Polisi: Tak Ada yang Disanksi

500 Simpatisan 212 Padati Jalan Wahid Hasyim, Polisi: Tak Ada yang Disanksi

Megapolitan
Rem Blong, Truk Kontainer Tabrak 2 Mobil dan 1 Motor di Bekasi

Rem Blong, Truk Kontainer Tabrak 2 Mobil dan 1 Motor di Bekasi

Megapolitan
Bus Transjakarta Tabrak Pos Polisi di Simpang PGC Saat Hendak Putar Balik

Bus Transjakarta Tabrak Pos Polisi di Simpang PGC Saat Hendak Putar Balik

Megapolitan
Polisi: Pemprov DKI yang Tak Izinkan Reuni 212

Polisi: Pemprov DKI yang Tak Izinkan Reuni 212

Megapolitan
Bus Transjakarta Tabrak Pos Polisi hingga Ambruk di Simpang PGC, Satu Orang Terluka

Bus Transjakarta Tabrak Pos Polisi hingga Ambruk di Simpang PGC, Satu Orang Terluka

Megapolitan
Gedung Cyber Jakarta Terbakar, 22 Unit Mobil Pemadam Dikerahkan

Gedung Cyber Jakarta Terbakar, 22 Unit Mobil Pemadam Dikerahkan

Megapolitan
Dianggap Izinkan Demo tapi Larang Reuni 212, Polisi Beri Penjelasan

Dianggap Izinkan Demo tapi Larang Reuni 212, Polisi Beri Penjelasan

Megapolitan
Gedung Cyber di Jakarta Selatan Terbakar

Gedung Cyber di Jakarta Selatan Terbakar

Megapolitan
Saat Anies Mulai Menjaga Jarak dari Kelompok 212...

Saat Anies Mulai Menjaga Jarak dari Kelompok 212...

Megapolitan
Polres Metro Bekasi Putar Balik Bus yang Bergerak Menuju Reuni 212

Polres Metro Bekasi Putar Balik Bus yang Bergerak Menuju Reuni 212

Megapolitan
Masjid Istiqlal Jakarta Dijaga Ketat Aparat Gabungan, Warga Dilarang Masuk

Masjid Istiqlal Jakarta Dijaga Ketat Aparat Gabungan, Warga Dilarang Masuk

Megapolitan
Bubarkan Massa Reuni 212, Polres Jakpus Kerahkan Mobil Raisa dan Polisi Bermotor

Bubarkan Massa Reuni 212, Polres Jakpus Kerahkan Mobil Raisa dan Polisi Bermotor

Megapolitan
Polisi Sebut 23 Peserta Reuni 212 yang Terjaring di Ciputat Umumnya Anak-anak

Polisi Sebut 23 Peserta Reuni 212 yang Terjaring di Ciputat Umumnya Anak-anak

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.