Polisi: Mayat Bayi yang ditemukan di Pademangan Diduga Berusia 2 Hari

Kompas.com - 01/02/2021, 20:28 WIB
Sesosok mayat bayi ditemukan pada sebuah taman di Jalan Benyamin Sueb, Pademangan Timur, Pademangan, Jakarta Utara, Senin (1/2/2021) sore
TRIBUNJAKARTA.com/Gerald Leonardo AgustinoSesosok mayat bayi ditemukan pada sebuah taman di Jalan Benyamin Sueb, Pademangan Timur, Pademangan, Jakarta Utara, Senin (1/2/2021) sore

JAKARTA, KOMPAS.com - Mayat bayi ditemukan di taman dekat Jalan Benyamin Sueb, Pademangan Timur, Pademangan, Jakarta Utara, Senin (1/2/2021) sore.

Kanit Reskrim Polsek Pademangan AKP M. Yamin mengatakan, mayat bayi pria tersebut diduga baru berusia dua hari.

"Dapat informasi dari warga ada ditemukan sesosok bayi berjenis kelamin laki-laki, diduga dari hasil otopsi sementara ini sekitar sudah 2 hari," kata Yamin dalam rekaman yang diterima Kompas.com, Senin.

Baca juga: Mayat Bayi Ditemukan dalam Kantong Plastik di Pademangan

Mayat bayi malang ini ditemukan masih dengan plasentanya di dalam bungkusan plastik yang berada di samping saluran air.

Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami kasus tersebut.

"Kita sedang melaksanakan pendalam terhadap lingkungan sekitar lah. Saksi sudah kita minta keterangan dari informasi yang kita ambil ada barang bukti kantong plastik," ucap Yamin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya, salah satu saksi, Ipah (54) mengatakan, mayat bayi ini pertama kali ditemukan oleh anak-anak yang tengah bermain di taman itu.

Baca juga: Warga AS Laporkan kepada Anies Youtuber yang Siksa Monyet

"Saya kan lagi mancing, terus tiba-tiba dipanggil anak-anak itu. 'Bu, bu, ada orok meninggal' gitu," kata Ipah seperti dikutip TribunJakarta.com.

Ipah kemudian mencoba melihat langsung untuk membuktikan perkataan anak-anak tersebut.

"Saya awalnya enggak percaya, ah boneka kali. Terus pas saya ke situ, ternyata iya ada orok meninggal," ucap Ipah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bus Sepolwan Tabrak Dahan Pohon, 3 Murid Polwan Terluka Kena Pecahan Kaca

Bus Sepolwan Tabrak Dahan Pohon, 3 Murid Polwan Terluka Kena Pecahan Kaca

Megapolitan
Jabat Ketua Presidium JKPI, Bima Arya Akan Benahi Pelestarian Budaya dan Pusaka di Indonesia

Jabat Ketua Presidium JKPI, Bima Arya Akan Benahi Pelestarian Budaya dan Pusaka di Indonesia

Megapolitan
Kecelakaan Berulang, TransJakarta Gandeng KNKT Audit Operasional

Kecelakaan Berulang, TransJakarta Gandeng KNKT Audit Operasional

Megapolitan
Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Tangsel 82,9 Persen

Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Tangsel 82,9 Persen

Megapolitan
Serapan APBD Kabupaten Bekasi 2021 Hanya 60,79 Persen, Pemkab: Tahun Depan Harus Serius

Serapan APBD Kabupaten Bekasi 2021 Hanya 60,79 Persen, Pemkab: Tahun Depan Harus Serius

Megapolitan
Bandar Sabu Jaringan Internasional Akui Tabrak Lari Polisi di Tol Palikanci

Bandar Sabu Jaringan Internasional Akui Tabrak Lari Polisi di Tol Palikanci

Megapolitan
Warga Diminta Mengungsi Selama Evakuasi Crane Terguling di Depok

Warga Diminta Mengungsi Selama Evakuasi Crane Terguling di Depok

Megapolitan
Empat Bandar Narkoba Jaringan Internasional Ditangkap, Sabu Senilai Rp 91 Miliar Disita

Empat Bandar Narkoba Jaringan Internasional Ditangkap, Sabu Senilai Rp 91 Miliar Disita

Megapolitan
Kumpul di Bogor, 40 Kepala Daerah Bahas Isu Budaya

Kumpul di Bogor, 40 Kepala Daerah Bahas Isu Budaya

Megapolitan
Diminta Jokowi Tak Sowan ke Ormas, Polda Metro: Kami Sudah Laksanakan Jauh-jauh Hari

Diminta Jokowi Tak Sowan ke Ormas, Polda Metro: Kami Sudah Laksanakan Jauh-jauh Hari

Megapolitan
Polisi yang Tembak Dua Orang Belum Jadi Tersangka dan Ditahan

Polisi yang Tembak Dua Orang Belum Jadi Tersangka dan Ditahan

Megapolitan
19 WNA Dilarang Masuk Indonesia lewat Bandara Soekarno-Hatta

19 WNA Dilarang Masuk Indonesia lewat Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Persiapan Hadapi Lonjakan Kasus, RSUD Cengkareng: Kamar dan Alat Siap

Persiapan Hadapi Lonjakan Kasus, RSUD Cengkareng: Kamar dan Alat Siap

Megapolitan
UMK Bekasi Naik Rp 33.000, Wali Kota Pepen: Kita Patut Bersyukur

UMK Bekasi Naik Rp 33.000, Wali Kota Pepen: Kita Patut Bersyukur

Megapolitan
Kecelakaan Berulang Bus Transjakarta, Anggota DPRD: Direksi Harus Dicopot!

Kecelakaan Berulang Bus Transjakarta, Anggota DPRD: Direksi Harus Dicopot!

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.