Kompas.com - 04/02/2021, 05:34 WIB
Salah satu kelompok organisasi masyarakat membawa senjata tajam saat terlibat bentrokan di Jalan Lenteng Agung Raya tepatnya di dekat Stasiun Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan pada Rabu (3/2/2021) malam. Dok. Tangkapan LayarSalah satu kelompok organisasi masyarakat membawa senjata tajam saat terlibat bentrokan di Jalan Lenteng Agung Raya tepatnya di dekat Stasiun Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan pada Rabu (3/2/2021) malam.

JAKARTA, KOMPAS.com - Bentrokan antara dua kelompok organisasi masyarakat (ormas) terjadi di Jalan Lenteng Agung Raya mengarah ke Depok, tepatnya di sisi timur Stasiun Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Rabu (3/2/2021) malam.

Video keributan antardua ormas tersebut beredar di media sosial.

Dalam video keributan juga terlihat beberapa orang membawa senjata tajam. Suara-suara provokasi juga terdengar dalam video.

“Bacok aja udah, bacok. Enggak takut, udah. Bacok ayo,” ujar seseorang dalam video.

Mobil dan motor masih melintas ketika terjadi keributan.

Baca juga: Dua Anggota Ormas Dianiaya karena Sering Memalak di Kafe Bekasi, Seorang Tewas

Kepala Bagian Operasional Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Dedy Supriadi mengatakan, bentrokan antara kedua kelompok ormas tersebut terjadi sekitar pukul 19.30 WIB.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jadi memang tadi ada sedikit perselisihan antardua ormas di Jalan Raya Lenteng Agung. Namun, sudah dimediasi kedua belah pihak dan sudah selesai," ujar Dedy di lokasi bentrokan, Kamis (4/2/2021) dini hari.

Setelah mendapatkan laporan adanya bentrokan di dekat Stasiun Lenteng Agung, anggota Polsek Jagakarsa dan Polres Metro Jakarta Selatan datang untuk mengamankan lokasi bentrokan.

Baca juga: Tertibkan Mobil Parkir Liar di Sawah Besar, Petugas Dihalangi Anggota Ormas

Anggota kepolisian masih berjaga pascabentrokan antara kedua kelompok ormas.

“Dan sekarang kami tetap masih stand by karena kami antisipasi dari rekan-rekan yang tak tahu ceritanya nanti datang malah bikin ulah. Makanya kami tetap solo bandung (stand by) wilayah di lokasi (bentrokan) tersebut,” tambah Dedy.

Ia menambahkan, pihaknya masih menyelidiki peristiwa bentrokan antara dua kelompok ormas tersebut.

Dedy belum bisa menyebutkan korban dan pelaku yang diamankan.

Suasana sudah kondusif setelah polisi datang. Polisi dari unsur Brimob dengan pelindung diri dan senjata gas air mata disiagakan di lokasi kejadian.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kafe hingga Tempat Karaoke di Cakung Disegel karena Langgar Aturan PPKM

Kafe hingga Tempat Karaoke di Cakung Disegel karena Langgar Aturan PPKM

Megapolitan
Kasus Penembakan di Pinang, Polisi Periksa Lima Saksi

Kasus Penembakan di Pinang, Polisi Periksa Lima Saksi

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Commitment Fee Formula E Mahal | Pria Gantung Diri saat Live di TikTok

[POPULER JABODETABEK] Commitment Fee Formula E Mahal | Pria Gantung Diri saat Live di TikTok

Megapolitan
Munculnya Dugaan Pembunuhan dalam Kasus Pria Gantung Diri Saat 'Live' di TikTok hingga Jawaban Polisi

Munculnya Dugaan Pembunuhan dalam Kasus Pria Gantung Diri Saat "Live" di TikTok hingga Jawaban Polisi

Megapolitan
Tambah 19 Kasus Covid-19 di Kota Tangerang, 217 Pasien Dirawat

Tambah 19 Kasus Covid-19 di Kota Tangerang, 217 Pasien Dirawat

Megapolitan
Asap Tebal Mengepul di Area TPU Pondok Kelapa, Berasal dari Pembakaran Sampah

Asap Tebal Mengepul di Area TPU Pondok Kelapa, Berasal dari Pembakaran Sampah

Megapolitan
Kasus Covid-19 Turun, Wagub DKI Klaim Tak Ada Lagi Antrean Pasien di IGD RS di Jakarta

Kasus Covid-19 Turun, Wagub DKI Klaim Tak Ada Lagi Antrean Pasien di IGD RS di Jakarta

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Dosis Dua di Tangsel Baru 38,7 Persen dari Target

Vaksinasi Covid-19 Dosis Dua di Tangsel Baru 38,7 Persen dari Target

Megapolitan
Pabrik Sablon di Cengkareng Dilanda Kebakaran, 14 Unit Damkar Dikerahkan

Pabrik Sablon di Cengkareng Dilanda Kebakaran, 14 Unit Damkar Dikerahkan

Megapolitan
Aksi Pembegalan Terjadi Lagi di Bintaro, Dua Pengemudi Ojol Dibacok

Aksi Pembegalan Terjadi Lagi di Bintaro, Dua Pengemudi Ojol Dibacok

Megapolitan
Tangsel Catat Penambahan 12 Kasus Covid-19, 13 Pasien Sembuh

Tangsel Catat Penambahan 12 Kasus Covid-19, 13 Pasien Sembuh

Megapolitan
Pemuda yang Tenggelam di Kali Hitam Ditemukan Tewas, Diduga Tercebur karena Mabuk

Pemuda yang Tenggelam di Kali Hitam Ditemukan Tewas, Diduga Tercebur karena Mabuk

Megapolitan
Jakarta Tambah 155 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Sepekan Terakhir 1,2 Persen

Jakarta Tambah 155 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Sepekan Terakhir 1,2 Persen

Megapolitan
Soal 'Commitment Fee' Formula E di Jakarta yang Mahal, Wagub DKI Sebut Itu Sesuai Aturan

Soal "Commitment Fee" Formula E di Jakarta yang Mahal, Wagub DKI Sebut Itu Sesuai Aturan

Megapolitan
Polisi: Korban Penembakan di Pinang Tangerang Ahli Pengobatan Alternatif dan Ketua Majelis Taklim

Polisi: Korban Penembakan di Pinang Tangerang Ahli Pengobatan Alternatif dan Ketua Majelis Taklim

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.