Kompas.com - 04/02/2021, 22:15 WIB
Tenaga kesehatan mendapat suntikan vaksin Covid-19 di Gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (3/2/2021). Sebanyak 3.000 tenaga kesehatan dari berbagai rumah sakit ikut berpartisipasi dalam vaksinasi massal tersebut. KOMPAS.com/AGIE PERMADITenaga kesehatan mendapat suntikan vaksin Covid-19 di Gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (3/2/2021). Sebanyak 3.000 tenaga kesehatan dari berbagai rumah sakit ikut berpartisipasi dalam vaksinasi massal tersebut.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Kesehatan dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melaksanakan vaksinasi secara massal di Istora Senayan, Kamis (4/2/2021).

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengatakan, pendaftaran vaksinasi telah dibuka sejak dua hari yang lalu.

Pada program vaksinasi massal yang dilakukan hari ini dengan target 6.000 orang, setidaknya 3.500 orang telah disuntik vaksin.

Sementara sisanya diarahkan ke fasilitas kesehatan (faskes) yang sudah disediakan Dinkes DKI.

Baca juga: Pemprov DKI Siapkan 511 Faskes untuk Melanjutkan Vaksinasi Massal Tenaga Kesehatan

Pemprov DKI Jakarta menargetkan sekitar 122.000 tenaga kesehatan yang telah teregistrasi di sistem Peduli Lindungi mendapatkan vaksin pada tahap pertama.

Namun, jumlah ini bisa berubah, lantaran data penerima vaksinasi terus bergerak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Target yang teregistrasi dalam sistem Peduli Lindungi ada sekitar 122.000 nakes (tenaga kesehatan) kita," ujar Widyastuti melalui rekaman suara yang diterima, Kamis.

Penyuntikan vaksin dosis pertama ditargetkan rampung pada Maret 2021. Widyastuti menambahkan, hingga saat ini sekitar 75.000 tenaga kesehatan telah menerima vaksin dosis pertama.

Vaksin Covid-19 jenis Sinovac perlu dua kali disuntikkan dengan selang waktu selama 14 hari.

Guna mengejar target, Dinkes DKI Jakarta melakukan penyuntikan secara reguler melalui 511 faskes yang telah disiapkan.

"Tentu selain massal, reguler dilakukan di faskes yang tersebar di DKI Jakarta, ada 511 faskes yang siap, vaksinator sudah ada, sarana vaksin sudah ada," ucap Widyastuti.

Baca juga: UPDATE 4 Februari: Bertambah 3.632, Kasus Covid-19 di Jakarta Kini 283.895

Kegiatan yang digelar di Istora Senayan di Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Tanah Abang, Jakarta Pusat ini merupakan program vaksinasi tahap pertama yang ditujukan bagi tenaga kesehatan yang bekerja di fasilitas kesehatan milik pemerintah maupun swasta di Jakarta.

Peserta vaksinasi juga berasal dari peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) yang bekerja di fasilitas kesehatan milik Pemprov DKI Jakarta.

Adapun pelaksanaan vaksinasi dilakukan pada Kamis ini mulai pukul 08.30-15.30 WIB.

"Dalam hal pencegahan Covid-19 baik di kawasan GBK maupun di lingkungan kerja, GBK selalu menerapkan 3T (Tracing, Testing, Treatment) dan 3M (menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak) untuk memutus penularan Covid-19,” ujar Direktur Utama PPGBK Rakhmadi Afif Kusumo.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hujan Lebat di Bogor, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga

Hujan Lebat di Bogor, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga

Megapolitan
Gagalkan Sejumlah Tawuran, Polisi: Kami Patroli Benar-benar Sampai Pagi

Gagalkan Sejumlah Tawuran, Polisi: Kami Patroli Benar-benar Sampai Pagi

Megapolitan
PPKM Kota Bogor Turun ke Level 2, Bima Arya Bersyukur

PPKM Kota Bogor Turun ke Level 2, Bima Arya Bersyukur

Megapolitan
UPDATE 19 Oktober: Tambah 9 Kasus Covid-19 di Tangsel, 105 Pasien Masih Dirawat

UPDATE 19 Oktober: Tambah 9 Kasus Covid-19 di Tangsel, 105 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
Dishub Kota Tangerang: Jumlah Penumpang Angkot Tak Sampai 50 Persen

Dishub Kota Tangerang: Jumlah Penumpang Angkot Tak Sampai 50 Persen

Megapolitan
Taman Kota di Bogor Belum Dibuka meski Status PPKM Sudah Level 2

Taman Kota di Bogor Belum Dibuka meski Status PPKM Sudah Level 2

Megapolitan
Polisi Usut 11 Perusahaan Pinjol Diduga Ilegal di Jakbar

Polisi Usut 11 Perusahaan Pinjol Diduga Ilegal di Jakbar

Megapolitan
Tawuran Sering Direncanakan Lewat Medsos, Polisi Akan Identifikasi Akun

Tawuran Sering Direncanakan Lewat Medsos, Polisi Akan Identifikasi Akun

Megapolitan
Tak Ada Pasien Covid-19 Tiga Hari Terakhir, Tempat Isoman Wisma Makara UI Ditutup

Tak Ada Pasien Covid-19 Tiga Hari Terakhir, Tempat Isoman Wisma Makara UI Ditutup

Megapolitan
Satgas: Satu Siswa SMPN 10 Depok Positif Covid-19 Terpapar dari Keluarga

Satgas: Satu Siswa SMPN 10 Depok Positif Covid-19 Terpapar dari Keluarga

Megapolitan
Tak Lagi Khusus Pasien Covid-19, RSU Serpong Utara Kini Buka Layanan Kesehatan Umum

Tak Lagi Khusus Pasien Covid-19, RSU Serpong Utara Kini Buka Layanan Kesehatan Umum

Megapolitan
Perempuan Korban Tabrak Lari di Tol Sedyatmo Sebelumnya Diduga Depresi

Perempuan Korban Tabrak Lari di Tol Sedyatmo Sebelumnya Diduga Depresi

Megapolitan
PPKM Level 2, Kapasitas Penumpang Angkutan Umum di Kota Tangerang Boleh 100 Persen

PPKM Level 2, Kapasitas Penumpang Angkutan Umum di Kota Tangerang Boleh 100 Persen

Megapolitan
Kasus Remaja Disekap dan Dilecehkan Penjaga Warung di Pamulang, Polisi: Diselesaikan Kekeluargaan

Kasus Remaja Disekap dan Dilecehkan Penjaga Warung di Pamulang, Polisi: Diselesaikan Kekeluargaan

Megapolitan
Kota Bogor PPKM Level 2, Sarana Olahraga hingga Wisata Air Dapat Kelonggaran

Kota Bogor PPKM Level 2, Sarana Olahraga hingga Wisata Air Dapat Kelonggaran

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.