Kompas.com - 09/02/2021, 19:27 WIB
Tangkapan layar akun instagram @wargajakarta.id, sejumlah pengemudi ojeg online (ojol) menangkap dua pria pembawa senjata tajam (sajam) yang diduga merupakan pelaku begal pada Selasa (9/2/2021). Instagram.com/@wargajakarta.idTangkapan layar akun instagram @wargajakarta.id, sejumlah pengemudi ojeg online (ojol) menangkap dua pria pembawa senjata tajam (sajam) yang diduga merupakan pelaku begal pada Selasa (9/2/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah pengemudi ojek online (ojol) menangkap dua pria yang membawa senjata tajam (sajam) yang diduga sebagai begal pada Selasa (9/2/2021).

"Benar semalam diamankan oleh ojol, kemudian dibawa ke Polsek (Kembangan)," kata Kanit Reskrim Polsek Kembangan AKP Niko Purba, Selasa.

Terduga begal yang diamankan berinisial JF (22) dan DF (30). Meski keduanya membawa senjata tajam, Niko belum bisa memastikan bahwa mereka merupakan pelaku begal.

Pasalnya, tidak ada korban maupun barang bukti yang menunjukkan bahwa DF dan JF merupakan pelaku begal.

Baca juga: Polisi Tangkap Satu Lagi Anggota Komplotan Begal Pesepeda yang Kerap Beraksi di Jakbar

Meski demikian, kedua terduga begal itu tetap disangkakan dengan Undang-undang Darurat Nomor 12 tahun 1951 tentang kepemilikan senjata tajam tanpa izin.

"Kami tetap proses sesuai dengan prosedur. Ancamannya itu 20 tahun penjara atau maksimal seumur hidup," ujar Niko.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya, video yang memuat peristiwa diciduknya kedua terduga begal itu oleh sejumlah pengemudi ojol viral di media sosial Selasa pagi. Dalam video yang diunggah akun @wargajakarta.id, tampak kedua orang berjongkok.

Di sekitar mereka, ada beberapa pengemudi ojol yang mengitarinya.

"Kita patroli, sweeping dapat dua orang nih. Bawa sajam," kata seseorang dalam video tersebut. "Begal ketangkap, begal ketangkap," kata seorang lainnya.

Kedua orang kemudian dibawa dengan sepeda motor ke Mapolsek Kembangan, Jakarta Barat.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penggugat Polusi Udara Jakarta: Alasan Pemerintah Tak Masuk Akal, Jangan Sampai Banding Hanya untuk Ego

Penggugat Polusi Udara Jakarta: Alasan Pemerintah Tak Masuk Akal, Jangan Sampai Banding Hanya untuk Ego

Megapolitan
TMII Mulai Dibuka untuk Wisata, Baru 2 Wahana yang Beroperasi

TMII Mulai Dibuka untuk Wisata, Baru 2 Wahana yang Beroperasi

Megapolitan
Makna Warna Ondel Ondel Laki-laki dan Perempuan

Makna Warna Ondel Ondel Laki-laki dan Perempuan

Megapolitan
Beda Jokowi dan Anies Sikapi Vonis Bersalah atas Polusi Udara Jakarta

Beda Jokowi dan Anies Sikapi Vonis Bersalah atas Polusi Udara Jakarta

Megapolitan
Pemberlakuan Ganjil Genap di Jakarta Selama PPKM Level 3

Pemberlakuan Ganjil Genap di Jakarta Selama PPKM Level 3

Megapolitan
Bioskop Kembali Buka, Pegawai Senang Bisa Layani Pembelian Tiket Nonton Lagi

Bioskop Kembali Buka, Pegawai Senang Bisa Layani Pembelian Tiket Nonton Lagi

Megapolitan
XXI BSD Plaza Kembali Buka, Pengelola: Penonton Antusias Banget

XXI BSD Plaza Kembali Buka, Pengelola: Penonton Antusias Banget

Megapolitan
Menanti Hasil Bersolek Taman Ismail Marzuki

Menanti Hasil Bersolek Taman Ismail Marzuki

Megapolitan
Ganjil Genap Berlaku di Sekitar TMII dan Ancol Saat Akhir Pekan

Ganjil Genap Berlaku di Sekitar TMII dan Ancol Saat Akhir Pekan

Megapolitan
Kuasa Hukum Korban Pelecehan: Pegawai KPI Fasilitasi Upaya Damai, Mustahil Komisioner Tidak Tahu

Kuasa Hukum Korban Pelecehan: Pegawai KPI Fasilitasi Upaya Damai, Mustahil Komisioner Tidak Tahu

Megapolitan
Kuasa Hukum Korban Pelecehan: Investigasi Internal KPI Mirip seperti Ngobrol-ngobrol

Kuasa Hukum Korban Pelecehan: Investigasi Internal KPI Mirip seperti Ngobrol-ngobrol

Megapolitan
Sederet PR Anies Usai Divonis Bersalah atas Polusi Udara Jakarta

Sederet PR Anies Usai Divonis Bersalah atas Polusi Udara Jakarta

Megapolitan
Saat Bioskop di Kawasan Blok M Sepi, Penularan Covid-19 Masih Menghantui

Saat Bioskop di Kawasan Blok M Sepi, Penularan Covid-19 Masih Menghantui

Megapolitan
Berpulang Jelang Bebas akibat Kebakaran Lapas Tangerang...

Berpulang Jelang Bebas akibat Kebakaran Lapas Tangerang...

Megapolitan
Anies Sebut Tuntutan dalam Gugatan Polusi Udara Sudah Dikerjakan Sebelum Putusan Majelis Hakim

Anies Sebut Tuntutan dalam Gugatan Polusi Udara Sudah Dikerjakan Sebelum Putusan Majelis Hakim

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.