Pemilik Rental Mobil Diimbau Pasang Lebih dari 1 GPS di Mobil, Antisipasi Dibawa Kabur

Kompas.com - 10/02/2021, 16:41 WIB
Ilustrasi GPS shutterstockIlustrasi GPS

DEPOK, KOMPAS.com - Polisi mengimbau agar pemilik rental mobil memasang lebih dari satu unit perangkat GPS (global positioning system) di dalam mobil sewaannya.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Tim Jaguar Polres Metro Depok Iptu Winam Agus, yang baru-baru ini mengamankan mobil sewaan yang sempat dibawa kabur 10 bulan.

"Jadi mobil yang direntalkan tidak hanya (dilengkapi) satu GPS, tapi dua-tiga GPS," kata Winam kepada wartawan, Rabu (10/2/2021).

Dalam kasus yang ia tangani baru-baru ini, mobil sewaan yang dibawa kabur 10 bulan lalu akhirnya terlacak karena di dalamnya terdapat dua unit GPS.

Baca juga: Pemilik Rental Ini Sempat Putus Asa Saat Mobilnya Dibawa Kabur Penyewa Selama 10 Bulan

Satu GPS belakangan diketahui telah rusak, namun satu GPS lainnya masih berfungsi. Di situ lah letak pentingnya memasang lebih dari satu perangkat GPS, yakni sebagai backup.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selama berbulan-bulan, mobil yang disewa dari Jakarta Barat itu terdeteksi dibawa singgah sampai ke Lampung dan Palembang.

Kemudian baru-baru ini, melalui pemantauan GPS, akhirnya diketahui mobil itu sedang berada di Depok.

Pemilik rental, Arifin, sontak segera menghubungi polisi yang kemudian melakukan pengejaran terhadap mobil itu di kawasan Sawangan.

"Saya mengimbau masyarakat seperti Bapak ini (Arifin). Bapak ini memasang di mobilnya dua GPS; satu mati, satu masih hidup, sehingga selama 10 bulan itu masih bisa dideteksi keberadaan mobil itu," jelas Winam.

"Maka bagi pemilik bisnis rental saya sarankan memasang GPS dua-tiga," ia menambahkan.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kapan Monas Dibuka Kembali untuk Umum?

Kapan Monas Dibuka Kembali untuk Umum?

Megapolitan
Operasi Patuh Jaya 2021 Digelar, Polisi Sebut 400-500 Pelanggar Ditindak per Hari

Operasi Patuh Jaya 2021 Digelar, Polisi Sebut 400-500 Pelanggar Ditindak per Hari

Megapolitan
Pemkot: Belasan Situ Berubah Jadi Perumahan Saat Depok Masih Bagian Kabupaten Bogor

Pemkot: Belasan Situ Berubah Jadi Perumahan Saat Depok Masih Bagian Kabupaten Bogor

Megapolitan
Simpang Mampang Depok Sering Banjir, Warga Minta agar Segara Ditangani, Jangan Margonda Terus yang Dibenahi

Simpang Mampang Depok Sering Banjir, Warga Minta agar Segara Ditangani, Jangan Margonda Terus yang Dibenahi

Megapolitan
Ada 25 Klaster Covid-19 di Sekolah Tatap Muka di Jakarta, Pemprov DKI Disebut Terkesan Tak Siap

Ada 25 Klaster Covid-19 di Sekolah Tatap Muka di Jakarta, Pemprov DKI Disebut Terkesan Tak Siap

Megapolitan
Ada Kecelakaan Truk, Jalan Tol Jakarta-Cikampek Sempat Macet Total

Ada Kecelakaan Truk, Jalan Tol Jakarta-Cikampek Sempat Macet Total

Megapolitan
Aturan Makan di Restoran Jakarta Selama PPKM Level 3

Aturan Makan di Restoran Jakarta Selama PPKM Level 3

Megapolitan
Kepala KPLP dan Kasubag Umum Lapas Tangerang Kembali Diperiksa Terkait Kebakaran

Kepala KPLP dan Kasubag Umum Lapas Tangerang Kembali Diperiksa Terkait Kebakaran

Megapolitan
Simpang Mampang Depok Banjir sejak Dini Hari padahal Tidak Diguyur Hujan

Simpang Mampang Depok Banjir sejak Dini Hari padahal Tidak Diguyur Hujan

Megapolitan
Pemkot Bekasi Bakal Cairkan Insentif Nakes pada Oktober Mendatang

Pemkot Bekasi Bakal Cairkan Insentif Nakes pada Oktober Mendatang

Megapolitan
Cegah Klaster Covid-19, Sekolah di Kota Bekasi Wajib Semprot Disinfektan Tiap Selesai PTM

Cegah Klaster Covid-19, Sekolah di Kota Bekasi Wajib Semprot Disinfektan Tiap Selesai PTM

Megapolitan
Polisi Akan Gelar Perkara Kasus Kebakaran Lapas Tangerang untuk Tetapkan Tersangka Baru

Polisi Akan Gelar Perkara Kasus Kebakaran Lapas Tangerang untuk Tetapkan Tersangka Baru

Megapolitan
Polda Metro Jaya Akan Panggil Luhut B Pandjaitan Terkait Laporan terhadap Hariz Azhar dan Fatia Maulidiyanti

Polda Metro Jaya Akan Panggil Luhut B Pandjaitan Terkait Laporan terhadap Hariz Azhar dan Fatia Maulidiyanti

Megapolitan
Soal 25 Klaster Covid-19 akibat PTM di Jakarta, Pimpinan DPRD DKI: Tak Perlu Panik Berlebihan

Soal 25 Klaster Covid-19 akibat PTM di Jakarta, Pimpinan DPRD DKI: Tak Perlu Panik Berlebihan

Megapolitan
Seorang Napi Korban Kebakaran Lapas Tangerang Harus Jalani Beberapa Operasi Lagi, Dirawat di Ruang Bedah

Seorang Napi Korban Kebakaran Lapas Tangerang Harus Jalani Beberapa Operasi Lagi, Dirawat di Ruang Bedah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.