Jakarta "Mendadak Bandeng" Jelang Imlek Terjadi sejak 1850-an

Kompas.com - 11/02/2021, 11:28 WIB
Pedagang ikan bandeng di kawasan Rawa Belong, Jakarta Barat, Rabu (22/1/2020) KOMPAS.com/ BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA LADJARPedagang ikan bandeng di kawasan Rawa Belong, Jakarta Barat, Rabu (22/1/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Ada pemandangan tak biasa terjadi di Jalan Sulaiman Pasar Rawa Belong, Jakarta Barat, setiap Tahun Baru China, atau Imlek, datang.

Pasar yang biasanya ramai dengan pedagang bunga dan sayur-sayuran ini mendadak berubah menjadi lautan ikan bandeng.

Pedagang bandeng musiman pun bermunculan dan membuka lapak di sepanjang jalan tersebut.

Hal ini terjadi lantaran permintaan akan bandeng, terutama bandeng berukuran jumbo, meningkat setiap memasuki hari raya bagi warga keturunan Tionghoa tersebut.

Baca juga: Jakarta Mendadak Bandeng saat Imlek, Ada Apa?

Usut punya usut, fenomena "mendadak bandeng" jelang Imlek ini hanya terjadi di wilayah Ibu Kota dan sekitarnya.

Tradisi ini kuat dipengaruhi oleh budaya masyarakat Betawi yang sering menyajikan bandeng di acara-acara spesial, seperti lamaran.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Terjadi sejak 1850-an

Dewan Pakar Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Azmi Abubakar menegaskan, naiknya popularitas bandeng jelang Imlek di Jakarta merupakan bentuk akulturasi budaya antara etnis Tionghoa dan Betawi.

Tradisi ini sudah terjadi selama ratusan tahun.

"Tercatat dalam dokumen di Museum Peranakan Tionghoa, mereka (warga keturunan Tionghoa) sudah mencari bandeng di Cilincing (Jakarta Utara) dari tahun 1850-an. Kemudian sekarang terpusat di Rawa Belong," ujar Azmi, seperti dilansir senibudayabetawi.com.

Baca juga: Jelang Perayaan Imlek, Harga Bandeng di Jakarta Barat Naik Dibanding Tahun Lalu

Pemilik Museum Peranakan Tionghoa di Tangerang Selatan, Banten, itu mengatakan, bandeng yang dicari adalah yang durinya banyak karena melambangkan kemakmuran.

Di samping itu, tradisi menyantap ikan pada malam Tahun Baru China merupakan hal yang lumrah dilakukan.

Kata "ikan" dalam bahasa Mandarin memiliki bunyi yang mirip dengan kata "yu" yang berarti rezeki.

Oleh karenanya, memakan ikan saat tahun baru diharapkan dapat mendatangkan rezeki yang baik di tahun tersebut.

Baca juga: Tradisi Angpau Saat Imlek, dari Sejarah hingga Perluasan Makna di Indonesia

Pindang Bandeng dari The Hermitage Jakarta dok. The Hermitage Jakarta Pindang Bandeng dari The Hermitage Jakarta

Pindang bandeng jadi primadona saat Imlek

Sebagaimana dilansir senibudayabetawi.com, pindang bandeng selalu menjadi menu Imlek favorit bagi warga keturunan Tionghoa yang bermukim di Ibu Kota.

Seorang pemilik rumah makan yang menjual menu pindang bandeng, Rodemah, mengatakan dagangannya laku keras setiap Imlek tiba.

Setidaknya lima puluh porsi pindang bandeng sudah terjual habis di rumah makan tersebut pada Rabu (10/2/2021). Padahal, waktu baru menunjukkan pukul tiga sore.

"Kebanyakan (pembeli) mereka etnis Tionghoa," ujar perempuan berusia 59 tahun itu.

Pindang bandeng sendiri sudah menjadi makanan sehari-hari warga Betawi.

Terbukti, perempuan bersuku Betawi itu selalu menyajikan menu tersebut, bahkan di luar perayaan Imlek.

Artikel ini sudah tayang di senibudayabetawi.com dengan judul "Sajian Imlek khas Betawi, Pindang Bandeng".



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hippindo: Kalau Sertifikasi CHSE Gratis Tanpa biaya, Kami Tak Masalah

Hippindo: Kalau Sertifikasi CHSE Gratis Tanpa biaya, Kami Tak Masalah

Megapolitan
Sidang Hoaks Babi Ngepet di Depok, Saksi Mulanya Tak Tahu Barang yang Diambilnya Babi

Sidang Hoaks Babi Ngepet di Depok, Saksi Mulanya Tak Tahu Barang yang Diambilnya Babi

Megapolitan
ART di Kebon Jeruk Curi Brankas Majikannya Saat Ditinggal ke Luar Negeri

ART di Kebon Jeruk Curi Brankas Majikannya Saat Ditinggal ke Luar Negeri

Megapolitan
UPDATE 28 September: Tambah 15 Kasus Covid-19 dan 10 Pasien Sembuh di Tangsel

UPDATE 28 September: Tambah 15 Kasus Covid-19 dan 10 Pasien Sembuh di Tangsel

Megapolitan
Pengakuan Pencuri Motor di Bekasi: Gaji Rp 2 Juta Kurang buat Kebutuhan Sehari-hari

Pengakuan Pencuri Motor di Bekasi: Gaji Rp 2 Juta Kurang buat Kebutuhan Sehari-hari

Megapolitan
Merasa Aman Beraktivitas di Tangsel, Manusia Silver Hanya Ditahan 2 Hari jika Terjaring Razia

Merasa Aman Beraktivitas di Tangsel, Manusia Silver Hanya Ditahan 2 Hari jika Terjaring Razia

Megapolitan
Keluarga Napi Tewas akibat Kebakaran Lapas Tangerang Akan Gugat Pemerintah ke PTUN

Keluarga Napi Tewas akibat Kebakaran Lapas Tangerang Akan Gugat Pemerintah ke PTUN

Megapolitan
Revitalisasi Blok I dan II Pasar Senen Hampir Rampung, 60 Persen Kios Sudah Terjual

Revitalisasi Blok I dan II Pasar Senen Hampir Rampung, 60 Persen Kios Sudah Terjual

Megapolitan
Kebakaran Landa 2 Rumah di 2 Lokasi Berbeda Wilayah Jaktim Hari Ini

Kebakaran Landa 2 Rumah di 2 Lokasi Berbeda Wilayah Jaktim Hari Ini

Megapolitan
6 Keluarga Napi Tewas di Lapas Tangerang Tuntut 2 Hal Ini ke Pemerintah Pusat

6 Keluarga Napi Tewas di Lapas Tangerang Tuntut 2 Hal Ini ke Pemerintah Pusat

Megapolitan
Pasutri yang Ajak Bayi Jadi Manusia Silver di Pamulang Belum Diketahui Keberadaannya

Pasutri yang Ajak Bayi Jadi Manusia Silver di Pamulang Belum Diketahui Keberadaannya

Megapolitan
Sejumlah Pejabat DKI Tinjau Stasiun Tebet Sebelum Besok Diresmikan

Sejumlah Pejabat DKI Tinjau Stasiun Tebet Sebelum Besok Diresmikan

Megapolitan
GPS Kendaraan Curian Aktif, Pencuri 25 Sepeda Motor Terlacak dan Diringkus Polisi

GPS Kendaraan Curian Aktif, Pencuri 25 Sepeda Motor Terlacak dan Diringkus Polisi

Megapolitan
Wali Kota Tangerang Harap Pemerintah Pusat Beri Akses Pemkot Kelola Aplikasi PeduliLindungi

Wali Kota Tangerang Harap Pemerintah Pusat Beri Akses Pemkot Kelola Aplikasi PeduliLindungi

Megapolitan
7 Fraksi Tak Hadiri Rapat Paripurna Interpelasi Formula E, Ketua DPRD DKI: Bukti Tak Berpihak ke Warga

7 Fraksi Tak Hadiri Rapat Paripurna Interpelasi Formula E, Ketua DPRD DKI: Bukti Tak Berpihak ke Warga

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.