Kompas.com - 11/02/2021, 19:19 WIB
Petugas berjaga di Jalan Sudirman, Jakarta, yang tampak lengang, Kamis (31/12/2020). Untuk mencegah kerumunan pada malam Tahun Baru 2021 dan penyebaran virus Covid-19, Pemprov DKI Jakarta bersama Polda Metro Jaya memberlakukan pengendalian ketat dan penutupan sejumlah lokasi mulai dari ruas jalan hingga fasilitas publik pada 31 Desember 2020 dan 1 Januari 2021. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOPetugas berjaga di Jalan Sudirman, Jakarta, yang tampak lengang, Kamis (31/12/2020). Untuk mencegah kerumunan pada malam Tahun Baru 2021 dan penyebaran virus Covid-19, Pemprov DKI Jakarta bersama Polda Metro Jaya memberlakukan pengendalian ketat dan penutupan sejumlah lokasi mulai dari ruas jalan hingga fasilitas publik pada 31 Desember 2020 dan 1 Januari 2021.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengamat Transportasi Universitas Trisakti Yayat Supriyatna menilai prestasi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menuntaskan kemacetan sejatinya telah dibangun dari banyak gubernur DKI sebelumnya.

Pasalnya, kata Yayat, membangun transportasi bukanlah soal pembangunan jangka pendek yang bisa diselesaikan dalam satu periode kepemimpinan saja.

"Keberhasilan membangun transportasi itu bukan diselesaikan dalam jangka pendek, tapi dia merupakan sebuah transisi waktu yang cukup panjang," kata Yayat saat dihubungi melalui telepon, Kamis (11/2/2021).

Baca juga: Masuk dalam Jajaran Pahlawan Transportasi Dunia, Anies: Ini Hasil Kolaborasi Berbagai Pihak

Yayat mengatakan, bisa dikatakan Ali Sadikin merupakan salah satu gubernur DKI yang merintis agar angkutan umum di Jakarta bisa lebih teratur dan terintegrasi.

Begitu juga dengan gubernur-gubernur berikutnya, antara lain Sutiyoso, yang mengambil langkah awal membangun jalur busway di Jakarta.

"Ada Gubernur perintis ini kan dari Pak Sutiyoso, pak Ali Sadikin pun bisa dikatakan perintis. Ketika Pak Sutiyoso membangun busway dengan segala kesulitannya, kemudian dilanjutkan dengan Pak Foke (Fauzi Bowo)," tutur Yayat.

Baca juga: Anies Masuk Jajaran Pahlawan Transportasi Dunia Versi TUMI, Bersanding dengan Elon Musk

Andil besar juga terlihat pada masa kepemimpinan Joko Widodo sebagai Gubernur DKI yang berani memulai proyek Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta.

"Pak Ahok juga merintis jalan trotoar, Pak Anies juga menyelesaikan apa yang belum diselesaikan sebelumnya," kata Yayat.

Sehingga tak bisa dibilang Jakarta keluar dari 10 besar kota termacet di dunia sebagai usaha Anies saja yang memperbaiki transportasi Jakarta.

"Jadi bisa dikatakan hasil yang didapat di ujung ini adalah hasil yang dilakukan oleh pendahulu-pendahulu sebelumnya," tutur Yayat.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan secara langsung mengatakan di depan Presiden Joko Widodo kalau Jakarta kini sudah tidak lagi berada dalam urutan 10 besar kota termacet di dunia.

Anies menyampaikan hal tersebut pada saat peringatan Hari Pers Nasional di Istana Negara, Selasa (9/2/2021) kemarin saat memberikan pidato peringatan Hari Pers Nasional.

"Izinkan kami juga melaporkan bahwa Jakarta pada tahun 2020 ini keluar dari daftar 10 besar kota termacet di dunia," kata Anies.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Minimarket di Pancoran Dibobol Komplotan Maling, Pelaku Libatkan Orang Dalam

Minimarket di Pancoran Dibobol Komplotan Maling, Pelaku Libatkan Orang Dalam

Megapolitan
Update 7 Mei: Total Kasus Covid-19 di Tangerang Selatan Capai 11.005

Update 7 Mei: Total Kasus Covid-19 di Tangerang Selatan Capai 11.005

Megapolitan
Tepergok Belanja Pakai Uang Palsu, Pembeli di Pasar Agung Depok Ditangkap

Tepergok Belanja Pakai Uang Palsu, Pembeli di Pasar Agung Depok Ditangkap

Megapolitan
Jadwal Lengkap PPDB Online DKI Jakarta SD, SMP dan SMA Tahun Ajaran Baru 2021

Jadwal Lengkap PPDB Online DKI Jakarta SD, SMP dan SMA Tahun Ajaran Baru 2021

Megapolitan
Warga Kota Tangerang Diimbau Shalat Idul Fitri di Rumah Bersama Keluarga Masing-masing

Warga Kota Tangerang Diimbau Shalat Idul Fitri di Rumah Bersama Keluarga Masing-masing

Megapolitan
Sulit Bedakan Pemudik Lokal dan Pekerja, Dishub DKI Minta Kesadaran Masyarakat

Sulit Bedakan Pemudik Lokal dan Pekerja, Dishub DKI Minta Kesadaran Masyarakat

Megapolitan
Patuhi Aturan, Kios Blok B Pasar Tanah Abang Tutup Pukul 16.00 WIB

Patuhi Aturan, Kios Blok B Pasar Tanah Abang Tutup Pukul 16.00 WIB

Megapolitan
Pemprov DKI: Perjalanan Mudik Dilarang di Kawasan Aglomerasi, Bekerja Boleh

Pemprov DKI: Perjalanan Mudik Dilarang di Kawasan Aglomerasi, Bekerja Boleh

Megapolitan
Polisi Tangkap 3 dari 19 Pelaku Penyerangan Kafe di Tanjung Priok yang Tewaskan Satu Orang

Polisi Tangkap 3 dari 19 Pelaku Penyerangan Kafe di Tanjung Priok yang Tewaskan Satu Orang

Megapolitan
Pemkot Bogor Pertimbangkan Tutup Tempat Wisata Saat Libur Lebaran

Pemkot Bogor Pertimbangkan Tutup Tempat Wisata Saat Libur Lebaran

Megapolitan
Tangsel Perketat Prokes di Lingkungan Rumah Penyintas Covid-19 dari Virus Corona Varian B.1.617

Tangsel Perketat Prokes di Lingkungan Rumah Penyintas Covid-19 dari Virus Corona Varian B.1.617

Megapolitan
Lakukan Pelacakan, Pemkot Tangsel Pastikan Belum Temukan Kasus Baru B.1.617

Lakukan Pelacakan, Pemkot Tangsel Pastikan Belum Temukan Kasus Baru B.1.617

Megapolitan
Mobil Ambulans Berisi 7 Pemudik Terjaring di Gerbang Tol Cikarang

Mobil Ambulans Berisi 7 Pemudik Terjaring di Gerbang Tol Cikarang

Megapolitan
Pemprov DKI: Tak Boleh Ada Kerumunan di Tempat Wisata Saat Lebaran

Pemprov DKI: Tak Boleh Ada Kerumunan di Tempat Wisata Saat Lebaran

Megapolitan
Pemudik Terobos Beton Pembatas Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Jasamarga Pasang Beton Sepanjang 5 Meter

Pemudik Terobos Beton Pembatas Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Jasamarga Pasang Beton Sepanjang 5 Meter

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X