Kompas.com - 12/02/2021, 17:33 WIB
Ilustrasi begal ThinkstockIlustrasi begal

JAKARTA, KOMPAS.com - Aparat Polres Metro Jakarta Utara menangkap satu dari tujuh tersangka begal yang menyasar seorang tukang ojek di perlintasan rel kereta Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Tersangka yang tertangkap berinisial BC, sedangkan enam lainnya yaknu HZ, LO, AD, AR, IH dan AG masih dalam pengejaran.

Penangkapan tersangka BC berawal dari laporan korban, yakni tukang ojek berinisial SY.

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Guruh Arif Darmawan mengatakan, saat kejadian, SY sedang mengantar penumpang.

Baca juga: Sejumlah Pengemudi Ojol Tangkap 2 Terduga Begal yang Bawa Sajam

"Korbannya SY (27) yang merupakan tukang ojek saat itu hendak mengantarkan penumpang MS (30) ke Terminal Tanjung Priok," kata Guruh dalam keterangannya, Jumat (12/2/2021).

"Saat melintas di rel kereta Kampung Bahari, tiba-tiba dihentikan oleh dua orang yang tak dikenal," lanjutnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kedua pelaku itu sempat berusaha menghentikan SY dan penumpangnya. Tak lama datang lagi dua orang lain dan menyuruh SY melipir ke tempat yang lebih sepi.

Di sana tiga orang pelaku lain datang dan merampas dompet dan ponsel milik SY dan penumpangnya.

Unit Reskrim Polsek Tanjung Priok kemudian melakukan penyelidikan dan menangkap satu tersangka pelaku sementara enam orang lainnya melarikan diri.

Menurut polisi, saat ditangkap BC sempat melakukan perlawanan sehingga polisi terpaksa menempak kakinya.

Tersangka dijerat dengan Pasal 365 ayat 2 KUHP dengan ancaman 12 tahun penjara.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Data Kemendikbud: 25 Klaster Covid-19 Belajar Tatap Muka Ditemukan di Jakarta

Data Kemendikbud: 25 Klaster Covid-19 Belajar Tatap Muka Ditemukan di Jakarta

Megapolitan
Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Bocah Perempuan di Duren Sawit Berujung Damai

Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Bocah Perempuan di Duren Sawit Berujung Damai

Megapolitan
Upaya Pemkot Jakut Cegah Banjir, Pemetaan Titik Genangan hingga Siagakan Pompa Air

Upaya Pemkot Jakut Cegah Banjir, Pemetaan Titik Genangan hingga Siagakan Pompa Air

Megapolitan
Depok Dilanda Angin Puting Beliung, Pemkot Jaksel Bersiap Hadapi Cuaca Ekstrem

Depok Dilanda Angin Puting Beliung, Pemkot Jaksel Bersiap Hadapi Cuaca Ekstrem

Megapolitan
Tiga Tersangka Kasus Kebakaran Lapas Tangerang Masih Bertugas Hingga Hari Ini

Tiga Tersangka Kasus Kebakaran Lapas Tangerang Masih Bertugas Hingga Hari Ini

Megapolitan
Ingin Menolong Temannya, Bocah 13 Tahun Tewas Tenggelam di Kali Ciliwung

Ingin Menolong Temannya, Bocah 13 Tahun Tewas Tenggelam di Kali Ciliwung

Megapolitan
Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Asal Portugal Dipulangkan Hari Ini

Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Asal Portugal Dipulangkan Hari Ini

Megapolitan
Polisi Tetapkan 8 Tersangka pada Kasus Begal Motor di Kalideres

Polisi Tetapkan 8 Tersangka pada Kasus Begal Motor di Kalideres

Megapolitan
ASN Kota Tangerang Belum Tes Narkoba, Kesbangpol Terganjal Izin Wali Kota

ASN Kota Tangerang Belum Tes Narkoba, Kesbangpol Terganjal Izin Wali Kota

Megapolitan
Polisi Sebut 2 Kendala pada Penyelidikan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Pegawai KPI

Polisi Sebut 2 Kendala pada Penyelidikan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Pegawai KPI

Megapolitan
Tepergok Pemilik Motor, Pencuri Tertangkap di Tanjung Priok

Tepergok Pemilik Motor, Pencuri Tertangkap di Tanjung Priok

Megapolitan
Kipas Angin Meledak, Apinya Langsung Hanguskan Kamar Berbahan Kayu di Cipondoh

Kipas Angin Meledak, Apinya Langsung Hanguskan Kamar Berbahan Kayu di Cipondoh

Megapolitan
Produsen Tembakau Sintesis di Kabupaten Bogor Ditangkap, 24 Kg Bahan Baku Disita

Produsen Tembakau Sintesis di Kabupaten Bogor Ditangkap, 24 Kg Bahan Baku Disita

Megapolitan
Kantor Non-esensial di Jakarta Boleh WFO Maksimal 25 Persen Selama PPKM Level 3

Kantor Non-esensial di Jakarta Boleh WFO Maksimal 25 Persen Selama PPKM Level 3

Megapolitan
Warga yang Laporkan 16 Sekuriti Perumahaan di Kembangan Mengaku Kendaraannya Sering Diadang

Warga yang Laporkan 16 Sekuriti Perumahaan di Kembangan Mengaku Kendaraannya Sering Diadang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.