Kompas.com - 14/02/2021, 11:14 WIB
Langit biru terlihat dari Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (8/4/2020). Sepinya aktivitas warga Ibu Kota karena pembatasan sosial membuat langit Jakarta cerah dengan tingkat polusi yang rendah. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGLangit biru terlihat dari Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (8/4/2020). Sepinya aktivitas warga Ibu Kota karena pembatasan sosial membuat langit Jakarta cerah dengan tingkat polusi yang rendah.

JAKARTA, KOMPAS.com - Belum lama ini, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan di depan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahwa Jakarta berhasil mengurangi kemacetan di 2020.

"Izinkan kami melaporkan bahwa Jakarta pada tahun 2020 ini keluar dari daftar 10 besar kota termacet di dunia," ujar Anies di Istana Negara, Selasa (9/2/2021).

Berdasarkan penilaian yang dilakukan secara berkala oleh TomTom Traffic Index, Jakarta berada di urutan ke-31 dari 216 kota besar di dunia.

Di tahun sebelumnya, Jakarta berada di posisi ke-10 kota.

Rata-rata kemacetan Jakarta pada 2020 berada di angka 36 persen, atau jauh berkurang dibandingkan angka rata-rata 2019, yakni 53 persen.

Baca juga: Anies Pamer Jakarta Bebas Macet, Pengamat: Ada Andil Gubernur Pendahulu

Sementara itu, di lain kesempatan, Anies mengatakan bahwa kualitas udara Ibu Kota membaik seiring terjadinya perubahan perilaku masyarakat, dari menggunakan kendaraan pribadi ke transportasi umum atau sepeda.

"Prasarana transportasi dan mobilitas umum terus dikembangkan. Kami juga mengerjakan perluasan MRT, BRT, LRT, revitalisasi trotoar, integrasi berbagai moda transportasi, dan pengembangan jalur khusus sepeda," tulis Anies dalam akun Facebooknya, Sabtu (13/2/2021).

Suasana Jalan Sudirman, Jakarta tampak lengang, Kamis (31/12/2020). Untuk mencegah kerumunan pada malam Tahun Baru 2021 dan penyebaran virus Covid-19, Pemprov DKI Jakarta bersama Polda Metro Jaya memberlakukan pengendalian ketat dan penutupan sejumlah lokasi mulai dari ruas jalan hingga fasilitas publik pada 31 Desember 2020 dan 1 Januari 2021.KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO Suasana Jalan Sudirman, Jakarta tampak lengang, Kamis (31/12/2020). Untuk mencegah kerumunan pada malam Tahun Baru 2021 dan penyebaran virus Covid-19, Pemprov DKI Jakarta bersama Polda Metro Jaya memberlakukan pengendalian ketat dan penutupan sejumlah lokasi mulai dari ruas jalan hingga fasilitas publik pada 31 Desember 2020 dan 1 Januari 2021.

PSBB berperan besar dalam kurangi kemacetan dan polusi

Anies menyadari bahwa pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di tengah pandemi Covid-19 turut berkontribusi dalam perbaikan kualitas lingkungan di Jakarta.

"PSBB membawa dampak positif bagi lingkungan. Terbukti dengan langit biru cerah, berkurangnya polutan dan membaiknya kualitas udara," ujarnya dalam status Facebook tersebut.

Baca juga: Mengulik Data TomTom soal Kota Termacet yang Dibanggakan Anies di Depan Jokowi

Sementara itu, berdasarkan penilaian TomTom Traffic Index, terlihat bahwa kemacetan di Jakarta berkurang saat PSBB ketat diterapkan sejak Maret tahun lalu.

Rata-rata kemacetan Jakarta yang sempat mencapai angka 61 persen pada Februari 2020 turun menjadi 44 persen di bulan Maret 2020.

Indonesia mengumumkan kasus Covid-19 pertamanya di bulan Maret 2020, yang menyebabkan pergerakan manusia terpantau menurun.

Tingkat kemacetan menurun drastis mencapai 11 persen di bulan April 2020 saat PSBB pertama kali diterapkan.

Baca juga: Anies Bangga Jakarta Keluar dari 10 Kota Termacet Dunia, Warga: Jangan Hanya Saat Pandemi

Kemacetan naik perlahan di bulan-bulan setelahnya karena banyak masyarakat mulai melanggar protokol kesehatan dan ketetapan pembatasan dalam PSBB.

Namun, dengan diberlakukannya PSBB tersebut, rata-rata tingkat kemacetan DKI Jakarta di tahun 2020 hanya mencapai 36 persen saja, atau lebih rendah 17 persen dari tahun sebelumnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Poin Seruan Anies Jelang Lebaran: Pengaturan Shalat Id, Ziarah Kubur, hingga Operasional Mal

6 Poin Seruan Anies Jelang Lebaran: Pengaturan Shalat Id, Ziarah Kubur, hingga Operasional Mal

Megapolitan
Lebaran 2021 di Tangsel: Takbiran hingga Shalat Id Berjemaah Diperbolehkan dengan Syarat

Lebaran 2021 di Tangsel: Takbiran hingga Shalat Id Berjemaah Diperbolehkan dengan Syarat

Megapolitan
Saat Pangdam Jaya Bertekad Tumpas 'Mata Elang' Debt Collector yang Mengarah Premanisme...

Saat Pangdam Jaya Bertekad Tumpas "Mata Elang" Debt Collector yang Mengarah Premanisme...

Megapolitan
Sidang Kasus Tes Usap, Rizieq Shihab Bakal Hadirkan Saksi Meringankan Hari Ini

Sidang Kasus Tes Usap, Rizieq Shihab Bakal Hadirkan Saksi Meringankan Hari Ini

Megapolitan
Kejadian Pertama di Jakarta Pasca-vaksinasi AstraZeneca: Pemuda Meninggal Sehari Usai Disuntik Vaksin

Kejadian Pertama di Jakarta Pasca-vaksinasi AstraZeneca: Pemuda Meninggal Sehari Usai Disuntik Vaksin

Megapolitan
UPDATE: Tambah 104 Kasus di Depok, 2 Pasien Covid-19 Meninggal

UPDATE: Tambah 104 Kasus di Depok, 2 Pasien Covid-19 Meninggal

Megapolitan
UPDATE: Tambah 246 Kasus di Kota Bekasi, 3 Pasien Covid-19 Meninggal

UPDATE: Tambah 246 Kasus di Kota Bekasi, 3 Pasien Covid-19 Meninggal

Megapolitan
MRT Jakarta Tetap Beroperasi Saat Lebaran 2021, Catat Jam Operasionalnya

MRT Jakarta Tetap Beroperasi Saat Lebaran 2021, Catat Jam Operasionalnya

Megapolitan
Jalan Panjang Nenek Arpah Rebut Kembali Tanahnya, Ditipu karena Buta Huruf hingga Menang Perdata

Jalan Panjang Nenek Arpah Rebut Kembali Tanahnya, Ditipu karena Buta Huruf hingga Menang Perdata

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Ribuan Pemudik Jebol Penyekatan Kedungwaringin | Anies Marahi Anak Buah

[POPULER JABODETABEK] Ribuan Pemudik Jebol Penyekatan Kedungwaringin | Anies Marahi Anak Buah

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Selasa: Sebagian Jakarta Hujan, Bodebek Cerah

Prakiraan Cuaca BMKG Selasa: Sebagian Jakarta Hujan, Bodebek Cerah

Megapolitan
Pos Penyekatan Kedungwaringin Dibuka, Dirlantas: Kita Berlakukan Diskresi supaya Tak Terjadi Kerumunan

Pos Penyekatan Kedungwaringin Dibuka, Dirlantas: Kita Berlakukan Diskresi supaya Tak Terjadi Kerumunan

Megapolitan
Ribuan Pemudik Pakai Motor Kembali Lolos Penyekatan di Pos Kedungwaringin

Ribuan Pemudik Pakai Motor Kembali Lolos Penyekatan di Pos Kedungwaringin

Megapolitan
Para Pemotor Provokasi Terobos Penyekatan Kedungwaringin: Maju, Lawan Arah

Para Pemotor Provokasi Terobos Penyekatan Kedungwaringin: Maju, Lawan Arah

Megapolitan
Macet Parah Jelang Posko Penyekatan Kedungwaringin, Para Pemotor Nekat Lawan Arah

Macet Parah Jelang Posko Penyekatan Kedungwaringin, Para Pemotor Nekat Lawan Arah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X