Hujan dan Luapan Kali Jadi Penyebab Banjir di Perumahan Pondok Insani Bekasi

Kompas.com - 16/02/2021, 12:42 WIB
ilustrasi rumah yang terkena banjir SHUTTERSTOCKilustrasi rumah yang terkena banjir
|


BEKASI, KOMPAS.com - Hujan intensitas sedang hingga deras sejak tadi pagi dan luapan air kali mengakibatkan banjir di beberapa lokasi Kota Bekasi, Selasa (16/2/2021).

Salah satu daerah yang terendam banjir adalah kawasan Perumahan Pondok Insani, Kecamatan Medan Satria.

Hal tersebut dikonfirmasi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi Agus Harpa.

Baca juga: Banjir di Jalan Raya Cilincing, 1 Unit Pompa Apung Dikerahkan

Agus mengatakan, air mulai meluap dari Kali Alam pada pukul 04.00 WIB.

"Luapan kali alam pada pukul 04.00 yang mulai memasuki pemukiman warga di Perum Pondok insani dengan ketinggian 30-40 sentimeter," kata Agus, Selasa(16/2/2021).

Air semakin meninggi lantaran sempat terjadi hujan dengan intensitas cukup deras di lokasi. Air pun akhirnya mencapai titik ketinggian 80 sentimeter. Beberapa warga yang tinggal di RW 05/01 pun akhirnya mengungsikan diri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Yang terdampak 450 kepala keluarga dan pengungsi 9 kepala keluarga 28 jiwa," terang Agus.

Hingga saat ini, enam petugas dan satu relawan masih berada di di lokasi untuk melakukan pemantauan. Dia memperkirakan air akan semakin surut dalam waktu dekat.

"Kami masih lakukan pemantauan. Kami turunkan satu perahu perahu Rafting, lima dayung, dan tujuh pelampung," ujarnya.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas Salurkan 950 Paket Bantuan untuk Warga di Jateng dan Yogyakarta

Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas Salurkan 950 Paket Bantuan untuk Warga di Jateng dan Yogyakarta

Megapolitan
Bikin Kegiatan 'Depok Sedekah Bersama', Idris-Imam Blusukan Bagikan Sembako ke Warga

Bikin Kegiatan "Depok Sedekah Bersama", Idris-Imam Blusukan Bagikan Sembako ke Warga

Megapolitan
RSUI Buka Lagi Sentra Vaksinasi Covid-19 untuk 1.000 Orang Sehari, Bisa untuk Anak 12-17 Tahun

RSUI Buka Lagi Sentra Vaksinasi Covid-19 untuk 1.000 Orang Sehari, Bisa untuk Anak 12-17 Tahun

Megapolitan
Remaja Perempuan Dianiaya Orangtua di Pamulang, Ditarik Saat Sedang Tidur dan Ditampar

Remaja Perempuan Dianiaya Orangtua di Pamulang, Ditarik Saat Sedang Tidur dan Ditampar

Megapolitan
Antrean Jenazah Pasien Covid-19 di Krematoriun Cilincing Sudah Berkurang

Antrean Jenazah Pasien Covid-19 di Krematoriun Cilincing Sudah Berkurang

Megapolitan
Fakta Kasus Tabung Oksigen Palsu: Dimodifikasi dari APAR hingga Terjual 20 Unit

Fakta Kasus Tabung Oksigen Palsu: Dimodifikasi dari APAR hingga Terjual 20 Unit

Megapolitan
Konflik Roy Suryo-Lucky Alamsyah, Berawal dari Kecelakaan hingga Berujung Damai

Konflik Roy Suryo-Lucky Alamsyah, Berawal dari Kecelakaan hingga Berujung Damai

Megapolitan
Komplotan Pencuri Beraksi di Indekos Pondok Aren, Gasak Satu Unit Sepeda Motor

Komplotan Pencuri Beraksi di Indekos Pondok Aren, Gasak Satu Unit Sepeda Motor

Megapolitan
Uu Minta Pemkot Bekasi Tak Beda-bedakan Jadwal Pelaksanaan Vaksinasi Anak

Uu Minta Pemkot Bekasi Tak Beda-bedakan Jadwal Pelaksanaan Vaksinasi Anak

Megapolitan
Seorang Pria di Bekasi Meninggal Mendadak saat Bekerja, Tes Antigen Positif Covid-19

Seorang Pria di Bekasi Meninggal Mendadak saat Bekerja, Tes Antigen Positif Covid-19

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini: Sebagian Jakarta Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini: Sebagian Jakarta Hujan Ringan

Megapolitan
Rekor, 23.883 Orang Disuntik Vaksin Covid-19 Sehari di Kota Tangerang

Rekor, 23.883 Orang Disuntik Vaksin Covid-19 Sehari di Kota Tangerang

Megapolitan
Cerita Awak Ambulans Tentang Kendaraan yang Halangi Mereka di Pamulang Saat Jemput Pasien Kritis

Cerita Awak Ambulans Tentang Kendaraan yang Halangi Mereka di Pamulang Saat Jemput Pasien Kritis

Megapolitan
UPDATE: Kasus Baru Covid-19 Kota Tangerang Bertambah 355, Pasien Aktif Jadi 5.432 Orang

UPDATE: Kasus Baru Covid-19 Kota Tangerang Bertambah 355, Pasien Aktif Jadi 5.432 Orang

Megapolitan
Setelah Usai di Jakarta Selatan, Gerakan Nafas Kemanusiaan Kini Layani Isi Oksigen Gratis di Karawaci

Setelah Usai di Jakarta Selatan, Gerakan Nafas Kemanusiaan Kini Layani Isi Oksigen Gratis di Karawaci

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X