Kompas.com - 16/02/2021, 20:28 WIB
Permukiman di RT 001/03 Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur, Selasa (16/2/2021), terendam banjir. Seorang warga duduk di teras rumahnya di tengah banjir. Warta Kota/Junianto HamonanganPermukiman di RT 001/03 Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur, Selasa (16/2/2021), terendam banjir. Seorang warga duduk di teras rumahnya di tengah banjir.

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang warga di RT 001 RW 003 Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, bernama Muhtar mengaku sudah terbiasa dengan banjir di wilayahnya.

“Biasanya memang banjir, cuma turunnya (surut) itu cepat. Nah kalau ini bisa dibilang lama,” kata Muhtar, seperti dikutip dari Warta Kota, Selasa (16/2/2021).

Muhtar menuturkan, air mulai naik setelah hujan deras mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Ketinggian air bahkan sempat mencapai satu meter.

“Ini ketinggiannya satu meterlah, tapi sekarang sudah mulai surut,” lanjutnya.

Baca juga: Tahun Lalu Banjir 3 Meter, Warga Cipinang Melayu Bersyukur Kini Tak Kebanjiran

Selain itu, Muhtar juga menyebutkan ada masalah pada drainase sehingga membuat air tidak dapat mengalir dengan maksimal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Saluran yang di sana, lubangnya kecil, jadinya air enggak bisa langsung surut, ngantre,” ungkapnya.

Beberapa hari sebelumnya, warga Cipinang Melayu baru saja bernapas lega karena wilayah tersebut tidak banjir setelah bertahun-tahun.

Salah seorang tokoh masyarakat RW 004 Cipinang Melayu, Ali Khalid, mengaku bersyukur wilayahnya kini tidak kebanjiran ketika musim hujan.

Baca juga: Cipinang Melayu Banjir, Unit Mobil Pompa Dikerahkan untuk Sedot Air

Pasalnya, kata dia, sudah 25 tahun di wilayahnya selalu banjir ketika musim hujan.

Video keterangan warga Cipinang Melayu tersebut diunggah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam akun resmi Instagram @aniesbaswedan, Selasa (9/2/2021) malam.

Saat itu, Anies beserta sejumlah pejabat Pemprov DKI mengunjungi wilayah tersebut.

Ali diminta Anies untuk berbicara kepada awak media.

"25 tahun kami tenggelam, kerugian kami bukan hanya 100-200 juta bahkan lebih luar biasa banyaknya. Alhamdulillah tahun ini hadiah yang besar bagi warga RW 04 dan RW 03, tahun ini betul-betul kita tidak kebanjiran," kata Ali dalam video tersebut.

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul "Permukiman Warga di Cipinang Melayu Terendam Banjir Satu Meter, Warga: Sudah Terbiasa Kebanjiran". (Warta Kota/Junianto Hamonangan)



Video Rekomendasi

Sumber Warta Kota
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Luhut B Penjaitan Gugat Fatia dari Kontras dan Haris Azhar 100 Miliar Terkait Tudingan 'Bermain' di Tambang di Papua

Luhut B Penjaitan Gugat Fatia dari Kontras dan Haris Azhar 100 Miliar Terkait Tudingan "Bermain" di Tambang di Papua

Megapolitan
Polisi Bubarkan Demo Pendukung Interpelasi Formula E di Depan Gedung DPRD DKI

Polisi Bubarkan Demo Pendukung Interpelasi Formula E di Depan Gedung DPRD DKI

Megapolitan
Gudang Tinta di Semanan Terbakar

Gudang Tinta di Semanan Terbakar

Megapolitan
Dituding Ingin Mengkriminalisasi Hariz Azhar dan Fatia, Luhut Binsar: Tak Ada Waktu Mikir ke Sana

Dituding Ingin Mengkriminalisasi Hariz Azhar dan Fatia, Luhut Binsar: Tak Ada Waktu Mikir ke Sana

Megapolitan
Duduk Perkara Luhut Laporkan Haris Azhar dan Fatia Kontras ke Polisi

Duduk Perkara Luhut Laporkan Haris Azhar dan Fatia Kontras ke Polisi

Megapolitan
Kebakaran Cahaya Swalayan Cilandak KKO Diduga akibat Korsleting Listrik

Kebakaran Cahaya Swalayan Cilandak KKO Diduga akibat Korsleting Listrik

Megapolitan
Luhut Binsar Laporkan Haris Azhar dan Fatia Kontras ke Polisi Terkait Pencemaran Nama Baik

Luhut Binsar Laporkan Haris Azhar dan Fatia Kontras ke Polisi Terkait Pencemaran Nama Baik

Megapolitan
Cara Dapatkan Bantuan Rp 1,2 Juta untuk Pedagang Kaki Lima hingga Pengusaha Warteg

Cara Dapatkan Bantuan Rp 1,2 Juta untuk Pedagang Kaki Lima hingga Pengusaha Warteg

Megapolitan
Bruder Angelo, Biarawan yang Cabuli Anak Panti Asuhan di Depok, Jalani Sidang Perdana Hari Ini

Bruder Angelo, Biarawan yang Cabuli Anak Panti Asuhan di Depok, Jalani Sidang Perdana Hari Ini

Megapolitan
Sempat Gangguan Imbas Puting Beliung, 975 Gardu Listrik di Depok Kembali Normal

Sempat Gangguan Imbas Puting Beliung, 975 Gardu Listrik di Depok Kembali Normal

Megapolitan
Tak Cukup Hanya Penetapan Tersangka, Keluarga Korban Kebakaran Lapas Tangerang Menuntut Lebih

Tak Cukup Hanya Penetapan Tersangka, Keluarga Korban Kebakaran Lapas Tangerang Menuntut Lebih

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Depok Dilanda Angin Puting Beliung | Anggaran Mubazir Anies untuk Tugu

[POPULER JABODETABEK] Depok Dilanda Angin Puting Beliung | Anggaran Mubazir Anies untuk Tugu

Megapolitan
Saat Pelaku Investasi Mandek Disekap dan Dianiaya Investor yang Kesal

Saat Pelaku Investasi Mandek Disekap dan Dianiaya Investor yang Kesal

Megapolitan
Ini Jadwal dan Lokasi Tes PPPK Non-guru di Depok

Ini Jadwal dan Lokasi Tes PPPK Non-guru di Depok

Megapolitan
Fakta-fakta Kebakaran Cahaya Swalayan: Pegawai Berlarian Selamatkan Diri, Padam Setelah 6 Jam

Fakta-fakta Kebakaran Cahaya Swalayan: Pegawai Berlarian Selamatkan Diri, Padam Setelah 6 Jam

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.