Kompas.com - 17/02/2021, 20:34 WIB
|

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Calon Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) nomor urut satu Rahayu Saraswati Djojohadikusumo (Sara) belum tentukan sikap terkait keputusan sidang sengketa hasil Pilkada Tangsel 2020.

Sara berdalih, dia dan tim pemenangannya baru mendengar keputusan majelis hakim yang menolak gugatan hasil Pilkada Tangsel 2020 yang diajukannya.

Sehingga, pihaknya belum sempat membahas lebih lanjut hasil sidang putusan sengketa Pilkada Tangsel yang baru saja digelar pada Rabu (17/2/2021) ini.

"Kami baru menerima keputusan tersebut. Belum ada waktu untuk mendiskusikan lebih lanjut," ujar Sara melalui pesan singkat kepada Kompas.com, Rabu (17/2/2021).

Baca juga: MK Putuskan Tak Terima Gugatan Sengketa Pilwakot Tangsel yang Diajukan Muhamad-Sara

Sara juga belum dapat memastikan langkah lebih lanjut yang akan diambil dia bersama pasangannya Muhamad.

Dia hanya menyebut nantinya akan ada pernyataan dari Muhamad selaku calon wali kota Tangerang Selatan nomor urut satu ataupun perwakilan tim yang ditunjuk.

"Belum (dibahas). Karena baru dapar kabar keputusannya kan. Sepertinya statement nanti akan keluar dari pak Muhamad atau pihak yang ditunjuk," ucap dia.

Sebelumnya, Mahkamah Konstitusi tidak menerima permohonan perkara sengketa Pilkada 2020 yang diajukan oleh pasangan calon nomor urut 1 di Pemilihan Wali Kota Tangsel, yakni Muhamad dan Sara.

Baca juga: MK Tak Terima Gugatan Muhamad-Sara, Benyamin: Alhamdulillah Sesuai Prediksi

Putusan tersebut disampaikan Ketua MK Anwar Usman dalam sidang putusan Pilkada 2020 yang disiarkan secara daring, Rabu (17/2/2021).

"Menyatakan permohonan pemohon tidak dapat diterima," kata Anwar.

Dalam kesempatan yang sama, anggota majelis hakim konstitusi Enny Nurbaningsih menjelaskan alasan mengapa permohonan tersebut tidak dapat diterima.

 

Majelis menilai tidak terdapat alasan untuk menyimpangi ketentuan Pasal 158 Undang-Undang 10/2016 tentang Pilkada yang berkaitan dengan kedudukan hukum Muhamad-Sara sebagai syarat formil dalam mengajukan permohonan perselisihan.

"Oleh karena itu tidak ada relevansi untuk meneruskan perubahan apa pada pemeriksaan persidangan lanjutan dengan agenda pembuktian," ujar Enny.

Sementara jika dilihat dari perolehan suara Muhamad-Sara, majelis hakim juga tidak memenuhi untuk mengajukan permohonan.

Perolehan suara Muhamad-Sara sebesar 205.309 suara. Sedangkan perolehan suara Benyamin Davnie dan Pilar Saga Ichsan adalah 235.734 suara.

Dengan demikian, perbedaan suara kedua pasangan adalah 30.424 suara atau sama dengan 5,8 persen atau lebih dari batas perolehan suara yang ditentukan untuk mengajukan permohonan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Khawatir Dorong Penularan Bunuh Diri, Kasus Kematian Keluarga di Kalideres harus Segera Ditutup

Khawatir Dorong Penularan Bunuh Diri, Kasus Kematian Keluarga di Kalideres harus Segera Ditutup

Megapolitan
Usulan Kenaikan UMK 7,48 Persen Bisa Bikin Upah Buruh Kota Tangerang Naik Rp 320.000

Usulan Kenaikan UMK 7,48 Persen Bisa Bikin Upah Buruh Kota Tangerang Naik Rp 320.000

Megapolitan
Ratusan Miliar Rupiah Menggelontor demi LRT-MRT yang Lebih Baik...

Ratusan Miliar Rupiah Menggelontor demi LRT-MRT yang Lebih Baik...

Megapolitan
Ahli Desak Polisi Segera Ungkap Kematian Keluarga di Kalideres meski Tak Terpecahkan

Ahli Desak Polisi Segera Ungkap Kematian Keluarga di Kalideres meski Tak Terpecahkan

Megapolitan
Mengungkap Penyebab Ratusan Ikan Kecil Terdampar di Pulau Onrust, Diduga akibat Perubahan Suhu dan Bukan Terkait Gempa...

Mengungkap Penyebab Ratusan Ikan Kecil Terdampar di Pulau Onrust, Diduga akibat Perubahan Suhu dan Bukan Terkait Gempa...

Megapolitan
Dian Tewas Terakhir, Ahli Duga Keluarga di Kalideres Sepakat Bunuh Diri

Dian Tewas Terakhir, Ahli Duga Keluarga di Kalideres Sepakat Bunuh Diri

Megapolitan
Kini Pengendara Makin Berani Terobos Jalur Sepeda sejak Tilang Manual Dihapus...

Kini Pengendara Makin Berani Terobos Jalur Sepeda sejak Tilang Manual Dihapus...

Megapolitan
Dihantui Ancaman Gelombang PHK, Apindo Tolak Rekomendasi Kenaikan UMK Kota Bekasi 7,09 Persen

Dihantui Ancaman Gelombang PHK, Apindo Tolak Rekomendasi Kenaikan UMK Kota Bekasi 7,09 Persen

Megapolitan
Pria Aniaya 3 Bocah di Masjid Tebet, Emosi Tersulut karena Anaknya Korban 'Bullying'

Pria Aniaya 3 Bocah di Masjid Tebet, Emosi Tersulut karena Anaknya Korban "Bullying"

Megapolitan
Kala Kapolri Ungkap Pengaruh Faktor Cuaca dalam Pencarian Korban Helikopter Polri Jatuh di Babel

Kala Kapolri Ungkap Pengaruh Faktor Cuaca dalam Pencarian Korban Helikopter Polri Jatuh di Babel

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Pengusaha dan Buruh Kompak Tolak UMP DKI 2023 | Temuan Mantra di Kain dalam Rumah Keluarga di Kalideres

[POPULER JABODETABEK] Pengusaha dan Buruh Kompak Tolak UMP DKI 2023 | Temuan Mantra di Kain dalam Rumah Keluarga di Kalideres

Megapolitan
Pengaturan Jam Kerja di Jakarta Masih Dikaji, Dishub DKI Hindari Layanan Angkutan Umum Terdampak

Pengaturan Jam Kerja di Jakarta Masih Dikaji, Dishub DKI Hindari Layanan Angkutan Umum Terdampak

Megapolitan
Boleh Saja Trotoar di Margonda Depok 'Instagramable', tetapi...

Boleh Saja Trotoar di Margonda Depok "Instagramable", tetapi...

Megapolitan
Polres Jakut Amankan 116,97 Gram Sabu dari Kampung Bahari

Polres Jakut Amankan 116,97 Gram Sabu dari Kampung Bahari

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Bodebek Diguyur Hujan Siang hingga Malam Hari

Prakiraan Cuaca BMKG: Bodebek Diguyur Hujan Siang hingga Malam Hari

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.