Kompas.com - 19/02/2021, 20:17 WIB
Plh Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi bersama Kepala Suku Dinas SDA Saiful melihat pompa air asal Yunani, Jumat (15/1/2021). Penempatan pompa air dari Yunani diklaim mampu mendorong arus air lebih cepat di kawasan rawan banjir Jakarta Pusat. ISTIMEWAPlh Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi bersama Kepala Suku Dinas SDA Saiful melihat pompa air asal Yunani, Jumat (15/1/2021). Penempatan pompa air dari Yunani diklaim mampu mendorong arus air lebih cepat di kawasan rawan banjir Jakarta Pusat.
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemasangan pompa air dari Yunani diklaim mampu membuat genangan dan banjir di kawasan Jakarta Pusat lebih cepat surut.

Hal ini disampaikan Lurah Petamburan Setiyanto saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (19/2/2021).

Ia menjelaskan, hujan deras yang beberapa hari ini mengguyur DKI Jakarta memang sempat menyebabkan genangan di wilayahnya.

Genangan terdapat di Jalan Petamburan II dan III, Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Baca juga: Data Sudin SDA Jakpus, Genangan Hanya di Gang Benhil XVII dan Jalan Letjen Suprapto

Dua lokasi tersebut merupakan tempat langganan banjir setiap tahunnya.

"Tapi genangan yang menggenangi permukiman warga Petamburan II dan III berhasil surut dengan waktu satu jam," kata Setiyanto seperti dikutip dari Tribunjakarta.com.

"Padahal, sebelum ada tambahan pompa air dari Yunani itu genangan air di sana lebih dari satu jam," lanjutnya.

Ketua Tanfidziah NU Ranting Petamburan Agus Awaludin mengatakan, wilayahnya memang tiap hari diguyur hujan deras.

Baca juga: Sudah Ada Bendera Peringatan, Sejumlah Warga Jakpus Masih Abai Protokol Kesehatan

Namun, Agus mengatakan tidak ada banjir yang parah pada tahun ini. Hanya terdapat genangan air, lalu surut secara cepat.

"Alhamdulillah tidak ada banjir, cuma tergenang sebentar lalu surut," kata Agus.

Pompa air dari Yunani ini dipasang di Jalan Mangga Besar 13, Jalan Industri, Jalan Rajawali Selatan, dan Jalan Jati Pinggir II Jakarta Pusat.

Empat lokasi tersebut merupakan tempat langganan banjir.

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul "Ada Pengaruh Pompa Air dari Yunani, Kawasan Rawan Banjir di Jakarta Pusat Cepat Surut". (Tribunjakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Surat Eksekusi Lahan di Pinang Tak Bisa Dicabut, Ini Penjelasan PN Tangerang

Surat Eksekusi Lahan di Pinang Tak Bisa Dicabut, Ini Penjelasan PN Tangerang

Megapolitan
2 Sepeda Motor Bertabrakan di Duren Sawit, 1 Pengendara Tewas

2 Sepeda Motor Bertabrakan di Duren Sawit, 1 Pengendara Tewas

Megapolitan
Pencuri Koil Mobil di Karang Tengah, Tangerang, Ditangkap Warga

Pencuri Koil Mobil di Karang Tengah, Tangerang, Ditangkap Warga

Megapolitan
Pembangunan Jalur MRT Bawah Tanah Fase 2A Disebut Lebih Menantang

Pembangunan Jalur MRT Bawah Tanah Fase 2A Disebut Lebih Menantang

Megapolitan
Update 16 April: 228 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Kota Tangerang

Update 16 April: 228 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Kota Tangerang

Megapolitan
Mafia Tanah Saling Gugat Pakai Surat Palsu, Mengapa PN Tangerang Keluarkan Surat Eksekusi Lahan?

Mafia Tanah Saling Gugat Pakai Surat Palsu, Mengapa PN Tangerang Keluarkan Surat Eksekusi Lahan?

Megapolitan
[Update 16 April]: Bertambah 979, Kasus Covid-19 di Jakarta Kini 397.088

[Update 16 April]: Bertambah 979, Kasus Covid-19 di Jakarta Kini 397.088

Megapolitan
Anggota DPRD DKI: Seleksi PPDB 2021 Utamakan Zona RT/RW

Anggota DPRD DKI: Seleksi PPDB 2021 Utamakan Zona RT/RW

Megapolitan
Begal di Tebet Tewas Diduga karena Kepala Terbentur dan Diamuk Massa

Begal di Tebet Tewas Diduga karena Kepala Terbentur dan Diamuk Massa

Megapolitan
Anggota DPRD: 5 Tahun Tak Ada Penambahan Sekolah Negeri di Jakarta

Anggota DPRD: 5 Tahun Tak Ada Penambahan Sekolah Negeri di Jakarta

Megapolitan
Kronologi Begal Tewas di Tebet: Tabrak Pot Besar, Terpental lalu Masuk Got dan Sekarat

Kronologi Begal Tewas di Tebet: Tabrak Pot Besar, Terpental lalu Masuk Got dan Sekarat

Megapolitan
Depok Catat 192 Kasus Baru Covid-19 pada 17 April

Depok Catat 192 Kasus Baru Covid-19 pada 17 April

Megapolitan
Antrean Vaksinasi Lansia di Bogor Membludak, Bima Arya Kecewa dengan Halodoc

Antrean Vaksinasi Lansia di Bogor Membludak, Bima Arya Kecewa dengan Halodoc

Megapolitan
Modus Mafia Tanah di Kota Tangerang, Saling Gugat di Pengadilan Pakai Surat Palsu

Modus Mafia Tanah di Kota Tangerang, Saling Gugat di Pengadilan Pakai Surat Palsu

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Pertahankan Mekanisme PPBD Tahun Lalu di Tahun 2021

Pemprov DKI Akan Pertahankan Mekanisme PPBD Tahun Lalu di Tahun 2021

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X