Kompas.com - 21/02/2021, 21:16 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan berbincang dengan anggota Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan di Jalan Taman Kemang, Pela Mampang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan pada Sabtu (21/2/2021) sore. KOMPAS.com/WAHYU ADITYO PRODJOGubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan berbincang dengan anggota Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan di Jalan Taman Kemang, Pela Mampang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan pada Sabtu (21/2/2021) sore.

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban banjir di Jakarta.

Banjir yang menerjang Jakarta pada Sabtu (21/2/2021) itu mengakibatkan lima orang meninggal dunia.

Empat orang di antaranya merupakan anak-anak.

Baca juga: Banjir di Jakarta, Anies Baswedan: Atas Izin Allah, Satu Hari Kering

Oleh karena itu, Anies meminta masyarakat menegur apabila menyaksikan anak-anak bermain di kawasan yang ada genangan air.

Sebab, menurut Anies, bermain di genangan air termasuk berisiko shingga masyarakat juga harus tetap waspada.

"Maka jangan pandang itu seperti anak orang lain, pandanglah seperti anak kita sendiri, sehingga kita bisa ambil tanggung jawab untuk mengingatkan menegur dan menghentikan agar tidak ada kejadian seperti kemarin," kata Anies melalui keterangan tertulis, Minggu (21/2/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Anies juga mengapresiasi seluruh pihak, baik warga maupun lembaga sosial yang terlibat dalam penanganan banjir.

"Saya menyaksikan ada keluarga bawa kendaraan yang berhenti di lokasi genangan. Lalu menurunkan boks makanan, menyerahkan dan lalu pergi lagi. Tanpa ada upacara, tanpa ada dokumentasi, semata-mata membantu saudara. Ini terjadi begitu banyak," ucap Anies.

Baca juga: Anies Sebut Tergenangnya Jalan Sudirman, Tendean, hingga Gatot Subroto akibat Kali Krukut Meluap

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) Sabdo Kurnianto sebelumnya mengatakan, banjir mengakibatkan lima orang warga menjadi korban jiwa.

Satu orang korban merupakan lansia berusia 67 tahun berjenis kelamin laki-laki yang terkunci di dalam rumahnya di Jatipadang, Jakarta Selatan.

Lalu, terdapat empat orang anak-anak yang terdiri dari tiga orang laki-laki yang meninggal dunia karena hanyut terseret arus banjir saat bermain dan satu orang anak perempuan berusia tujuh tahun yang tenggelam di Jakarta Barat.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Tangsel Ingatkan Guru Tak Euforia meski Sekolah Tatap Muka Berjalan Lancar

Wali Kota Tangsel Ingatkan Guru Tak Euforia meski Sekolah Tatap Muka Berjalan Lancar

Megapolitan
Anies Diminta Serius Bangun Pengolahan Sampah ITF

Anies Diminta Serius Bangun Pengolahan Sampah ITF

Megapolitan
PTM di Kota Bogor Digelar 4 Oktober 2021

PTM di Kota Bogor Digelar 4 Oktober 2021

Megapolitan
49 Titik Tanggul Sungai Citarum di Bekasi Rawan Jebol, Pemkab Minta Segera Diperbaiki

49 Titik Tanggul Sungai Citarum di Bekasi Rawan Jebol, Pemkab Minta Segera Diperbaiki

Megapolitan
Seorang Remaja Tenggelam di Kali Teluk Gong

Seorang Remaja Tenggelam di Kali Teluk Gong

Megapolitan
Anak Penyanyi Lawas Dilaporkan Penipuan, Modusnya Menggantikan PNS yang Dipecat dan Meninggal karena Covid-19

Anak Penyanyi Lawas Dilaporkan Penipuan, Modusnya Menggantikan PNS yang Dipecat dan Meninggal karena Covid-19

Megapolitan
BPN Kota Bogor Siapkan Layanan Berbasis Digital untuk Permudah Masyarakat Urus Sertifikat Tanah

BPN Kota Bogor Siapkan Layanan Berbasis Digital untuk Permudah Masyarakat Urus Sertifikat Tanah

Megapolitan
Perluas Pangsa Pasar, Pemkot Bekasi Permudah Proses Sertifikasi Halal untuk UMKM

Perluas Pangsa Pasar, Pemkot Bekasi Permudah Proses Sertifikasi Halal untuk UMKM

Megapolitan
Catat, Ini Titik Rawan Ranjau Paku di Jakarta Selatan

Catat, Ini Titik Rawan Ranjau Paku di Jakarta Selatan

Megapolitan
RPTRA di Jakarta Pusat Kurang Perawatan akibat Anggaran Dipangkas untuk Penanganan Covid-19

RPTRA di Jakarta Pusat Kurang Perawatan akibat Anggaran Dipangkas untuk Penanganan Covid-19

Megapolitan
Panel Tiang Listrik di Jalan WR Supratman Ciputat Terbakar

Panel Tiang Listrik di Jalan WR Supratman Ciputat Terbakar

Megapolitan
Video Dugaan Pungli di Pasar Kramatjati Viral, Pengelola Pasang Imbauan

Video Dugaan Pungli di Pasar Kramatjati Viral, Pengelola Pasang Imbauan

Megapolitan
Pemkot Bekasi Segera Pindahkan Makam yang Tertimbun Sampah

Pemkot Bekasi Segera Pindahkan Makam yang Tertimbun Sampah

Megapolitan
Tebar Ranjau Paku di Jalan Gatot Soebroto, Penambal Ban Manfaatkan Situasi PPKM Level 3

Tebar Ranjau Paku di Jalan Gatot Soebroto, Penambal Ban Manfaatkan Situasi PPKM Level 3

Megapolitan
Ratusan Makam di Bekasi Hilang Tertimbun Sampah

Ratusan Makam di Bekasi Hilang Tertimbun Sampah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.