Vaksinasi Covid-19 bagi Pegawai Pemkot Jakpus Ditargetkan Mulai Maret

Kompas.com - 22/02/2021, 17:14 WIB
Vaksin Covid-19 saat vaksinasi tahap kedua untuk pedagang Pasar Tanah Abang, Jakarta, Rabu (17/2/2021). Vaksinasi Covid-19 hari ini menyasar kurang lebih 1.500 orang pedagang pasar Tanah Abang dari total 10.000 dosis. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOVaksin Covid-19 saat vaksinasi tahap kedua untuk pedagang Pasar Tanah Abang, Jakarta, Rabu (17/2/2021). Vaksinasi Covid-19 hari ini menyasar kurang lebih 1.500 orang pedagang pasar Tanah Abang dari total 10.000 dosis.
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) Jakarta Pusat Erizon Safari menargetkan, vaksinasi Covid-19 bagi aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai Pemkot Jakarta Pusat akan dimulai pada Maret 2021.

"Kami harap Maret itu sudah jalan pemberian (vaksinasi) kepada ASN dan baru bergerak ke masyarakat lainnya," ujar Erizon di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Senin (22/2/2021), dikutip Antara.

Meski demikian, Erizon menyebutkan, dimulainya vaksinasi bagi pegawai di lingkungan Pemkot Jakpus ini tergantung pada persediaan vaksin Covid-19.

Baca juga: Wali Kota Jakpus Minta Pegawai Pemkot Jadi Prioritas Vaksinasi Covid-19

Saat ini vaksin yang tersedia baru diperuntukkan bagi tenaga kesehatan dan masyarakat lansia.

"Bergantung kepada vaksin, apakah sudah tersedia atau belum," kata Erizon.

Sesuai dengan target pemberian, seharusnya vaksinasi Covid-19 yang ditujukan kepada pegawai di wilayah Jakarta Pusat rampung pada April 2021.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain kepada pegawai pemkot, vaksinasi tahap kedua ini juga menyasar kepada petugas Polri-TNI dan juga wartawan.

"Pada prinsipnya semua yang terlibat pelayanan publik akan kami vaksin, tapi lebih dahulu yang berinteraksi langsung dengan kategori prioritas, setelah prioritas rampung baru yang lainnya wajib divaksin," ujar Erizon.

Baca juga: Pompa Air dari Yunani Diklaim Bikin Banjir di Jakpus Cepat Surut

Sebelumnya, Pelaksana Harian Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi meminta ASN dan pegawai pelayanan umum di lingkungannya dapat menjadi penerima prioritas vaksinasi Covid-19 tahap kedua.

"Kalau petugasnya sudah kena sakit, siapa yang mau urus (warga). Tadi saya bilang ke Kasudin (Kesehatan), tolong tiga pilar diberikan vaksin dulu mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, hingga kota," kata Irwandi di Jakarta, Senin, dikutip Antara.

Menurut dia, saat ini masih banyak ASN yang turun ke lapangan untuk melakukan pelayanan ke tengah masyarakat secara langsung.

Irwandi mencontohkan misalnya seperti saat banjir yang pada Sabtu (20/2/2021) lalu.

Dengan kondisi belum divaksin, para petugas dari kelurahan dan kecamatan itu sebenarnya berpotensi tertular Covid-19.



Video Rekomendasi

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasien Covid-19 Kabupaten Bekasi Kini 1.609 Orang

Pasien Covid-19 Kabupaten Bekasi Kini 1.609 Orang

Megapolitan
Langgar Ganjil Genap, Petugas Putar Balik 2.000 Kendaraan di Kota Bogor

Langgar Ganjil Genap, Petugas Putar Balik 2.000 Kendaraan di Kota Bogor

Megapolitan
Ada Nobar Euro 2020 di Pamulang, Wali Kota Tangsel Kerahkan Anggota untuk Razia

Ada Nobar Euro 2020 di Pamulang, Wali Kota Tangsel Kerahkan Anggota untuk Razia

Megapolitan
Depok Buka Vaksinasi Covid-19 untuk Warga Usia 18 Tahun ke Atas

Depok Buka Vaksinasi Covid-19 untuk Warga Usia 18 Tahun ke Atas

Megapolitan
37 Balita Positif Covid-19 di Depok Hari Ini, Sama dengan Lansia

37 Balita Positif Covid-19 di Depok Hari Ini, Sama dengan Lansia

Megapolitan
Depok Catat 543 Kasus Baru Covid-19, Terbanyak Kedua Sepanjang Sejarah

Depok Catat 543 Kasus Baru Covid-19, Terbanyak Kedua Sepanjang Sejarah

Megapolitan
Rekor Lagi, 4.895 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta Hari Ini

Rekor Lagi, 4.895 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta Hari Ini

Megapolitan
Covid-19 di Bekasi Naik Hampir 90 Persen, Wali Kota: Bukan Meningkat, tapi Melonjak Vertikal!

Covid-19 di Bekasi Naik Hampir 90 Persen, Wali Kota: Bukan Meningkat, tapi Melonjak Vertikal!

Megapolitan
Palak Pedagang Dimsum, 2 Pria yang Mengaku Jawara di Serpong Ditangkap

Palak Pedagang Dimsum, 2 Pria yang Mengaku Jawara di Serpong Ditangkap

Megapolitan
Masih Banyak Warga yang Enggan Disuntik Vaksin Covid-19, Apa Alasan Mereka?

Masih Banyak Warga yang Enggan Disuntik Vaksin Covid-19, Apa Alasan Mereka?

Megapolitan
138 Pasien Covid-19 Jalani Isolasi di Graha Wisata Ragunan, Kapasitas Ruangan Tersedia Tinggal 6 Kamar

138 Pasien Covid-19 Jalani Isolasi di Graha Wisata Ragunan, Kapasitas Ruangan Tersedia Tinggal 6 Kamar

Megapolitan
Warga Ber-KTP Non DKI Terpapar Covid-19 di Jakarta, Ini Cara untuk Mendapatkan Perawatan

Warga Ber-KTP Non DKI Terpapar Covid-19 di Jakarta, Ini Cara untuk Mendapatkan Perawatan

Megapolitan
13 Tahun MRT Jakarta: Transformasi dan Kolaborasi

13 Tahun MRT Jakarta: Transformasi dan Kolaborasi

Megapolitan
Para Pesepeda Tolak Wacana Pembongkaran Jalur Sepeda Sudirman-Thamrin

Para Pesepeda Tolak Wacana Pembongkaran Jalur Sepeda Sudirman-Thamrin

Megapolitan
RS Mulai Penuh, Anies: Hindari Bepergian yang Tidak Perlu, Nanti Menyesal

RS Mulai Penuh, Anies: Hindari Bepergian yang Tidak Perlu, Nanti Menyesal

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X