Kritik Pembangunan Sumur Resapan, Ketua Komisi D DPRD DKI: Kalau Masih Banjir, Sama Saja Bohong

Kompas.com - 23/02/2021, 06:23 WIB
Pasukan biru Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Selatan melakukan pembuatan drainase vertikal atau sumur resapan di wilayah Jakarta Selatan pada bulan Oktober 2019. Kominfo Kota Jakarta SelatanPasukan biru Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Selatan melakukan pembuatan drainase vertikal atau sumur resapan di wilayah Jakarta Selatan pada bulan Oktober 2019.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah mengkritik pembangunan sumur resapan untuk mengatasi banjir Jakarta.

Ida menilai, sumur resapan tidak efektif mengatasi masalah banjir Jakarta.

Dia mengatakan, organisasi perangkat daerah (OPD) yang bertanggung jawab atas sumur resapan melaporkan kebijakan sumur resapan tersebut efektif.

"Tadi menurut penjelasan kan kemarin yang ada baru Sudin (Jakarta) Selatan, mengatakan kepada kami itu efektif," kata Ida dalam keterangan suara, Senin (22/2/2021).

Baca juga: Target 1 Juta Sumur Resapan Atasi Banjir Jakarta, Pemprov Baru Bangun 2.974 Titik

Namun, Ida mengatakan, apabila memang efektif, seharusnya bencana banjir Jakarta pada Sabtu (20/2/2021) lalu tidak terjadi.

"Seharusnya kan gini, efektif itu apabila tidak terjadi banjir. Kalau efektif, (tetapi) masih banjir kan sama saja bohong," ucap Ida.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia menyayangkan Pemprov DKI Jakarta lebih serius mengerjakan kebijakan sumur resapan ketimbang program pengendalian banjir lainnya.

Anggaran pembangunan sumur resapan dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2021 pun cukup tinggi, yakni Rp 441 miliar.

"Sayang, padahal anggarannya sampai Rp 400 miliar," ucap Ida.

Baca juga: Program Sumur Resapan Beranggaran Ratusan Miliar Dikritik Jadi Solusi untuk Gerimis, Bukan untuk Banjir

Pemprov DKI Jakarta terus mengejar target pembangunan sumur resapan hingga mencapai satu juta sumur pada 2022.

Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Juaini Yusuf mengatakan, target satu juta sumur resapan tersebut dikerjakan dalam periode tiga tahun yang sudah dimulai sejak 2020.

"Kalau SDA sendiri kemarin (tahun 2020) sudah sampai 2.974 (sumur resapan). Kalau untuk kemarin semua dinas mengharuskan membuat, Bina Marga buat sumur resapan, Dinas Pendidikan, di masing-masing tempat," kata Juaini.

Rincian pembuatan satu juta sumur resapan terdiri dari lima wilayah prioritas, yaitu Jakarta Pusat dengan 82.020 sumur tersebar di 1.367 RT, Jakarta Selatan 364.620 sumur di 6.077 RT, Jakarta Barat 311.940 sumur di 5.199 RT dan Jakarta Timur 428.160 sumur di 7.136 RT.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bagaimana Harimau Tino dan Hari di Ragunan Tertular Covid-19? Ini Kata Dokter Hewan

Bagaimana Harimau Tino dan Hari di Ragunan Tertular Covid-19? Ini Kata Dokter Hewan

Megapolitan
Hasil Penjualan Sapi 23 Pedagang di Depok Dibawa Kabur, Kerugian Ditaksir Rp 1,4 Miliar

Hasil Penjualan Sapi 23 Pedagang di Depok Dibawa Kabur, Kerugian Ditaksir Rp 1,4 Miliar

Megapolitan
Dua Harimau Sumatera di Ragunan Terpapar Covid-19, Anies: Sudah Ada Tanda-tanda Kesembuhan

Dua Harimau Sumatera di Ragunan Terpapar Covid-19, Anies: Sudah Ada Tanda-tanda Kesembuhan

Megapolitan
Video Tawuran Pemuda di Bintaro Viral, Saksi Sebut Ada yang Bawa Sajam

Video Tawuran Pemuda di Bintaro Viral, Saksi Sebut Ada yang Bawa Sajam

Megapolitan
UPDATE 1 Agustus: Tambah 2.701 Kasus Covid-19 di Jakarta, 15.884 Orang Kini Berjuang Sembuh

UPDATE 1 Agustus: Tambah 2.701 Kasus Covid-19 di Jakarta, 15.884 Orang Kini Berjuang Sembuh

Megapolitan
Makan Harus Tunjukkan Surat Vaksin, Pengusaha Warteg: Kebijakan yang Mengada-ada

Makan Harus Tunjukkan Surat Vaksin, Pengusaha Warteg: Kebijakan yang Mengada-ada

Megapolitan
Ketua Pengusaha Warteg: Kebijakan Makan 20 Menit Tak Tepat, Menu Kami Kan Bervariasi...

Ketua Pengusaha Warteg: Kebijakan Makan 20 Menit Tak Tepat, Menu Kami Kan Bervariasi...

Megapolitan
Ada Aduan Pungli Bansos Kemensos, Ombudsman Minta Pemkot Tangerang Ikut Pantau Penyalurannya

Ada Aduan Pungli Bansos Kemensos, Ombudsman Minta Pemkot Tangerang Ikut Pantau Penyalurannya

Megapolitan
Efek Pandemi Covid-19, Banyak Pengusaha Warteg Pulang Kampung ke Tegal dan Brebes

Efek Pandemi Covid-19, Banyak Pengusaha Warteg Pulang Kampung ke Tegal dan Brebes

Megapolitan
Sejak Awal Pandemi, Ada 13.912 Anak Terpapar Covid-19 di Kota Bekasi

Sejak Awal Pandemi, Ada 13.912 Anak Terpapar Covid-19 di Kota Bekasi

Megapolitan
Anies Paparkan Bukti PPKM Darurat di Jakarta Berhasil Turunkan Kasus Covid-19

Anies Paparkan Bukti PPKM Darurat di Jakarta Berhasil Turunkan Kasus Covid-19

Megapolitan
Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai Cisadane

Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai Cisadane

Megapolitan
Pengendara Moge Tabrak Pemotor Honda Beat hingga Tewas, Polisi: Itu Konvoi, Mereka Sunmori...

Pengendara Moge Tabrak Pemotor Honda Beat hingga Tewas, Polisi: Itu Konvoi, Mereka Sunmori...

Megapolitan
Anies: Alasan Tidak Bisa Vaksin di Jakarta Sulit Diterima, Anda Bisa Akses di Mana Saja

Anies: Alasan Tidak Bisa Vaksin di Jakarta Sulit Diterima, Anda Bisa Akses di Mana Saja

Megapolitan
BIN Gelar Vaksinasi di Pesantren Tangsel, 2.500 Santri Terima Vaksin Covid-19

BIN Gelar Vaksinasi di Pesantren Tangsel, 2.500 Santri Terima Vaksin Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X