Kompas.com - 23/02/2021, 10:46 WIB
Sejumlah guru honorer di Tangerang Selatan dilantik menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Dokumentasi Pemerintah Kota Tangerang SelatanSejumlah guru honorer di Tangerang Selatan dilantik menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

TANGSEL, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akhirnya melantik 195 guru honorer kategor dua atau K2 menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Para guru tersebut baru dilantik setelah menunggu lebih dari dua tahun usai dinyatakan lulus tes pengangkatan PPPK pada 2018 silam.

"Kriterianya, seluruh guru K2 melakukan tes yang dilakukan tahun 2018 lalu. Lalu yang lulus menjadi salah satu daftar, list untuk menjadi PPPK,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangerang Selatan Taryono dalam keterengan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (23/2/2021).

Baca juga: Tahun Ini, Pemerintah Pusat Butuh 83.000 CPNS dan PPPK

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Tangerang Selatan Apendi menjelaskan, para guru PPPK itu akan dikontrak kerja selama lima tahun ke depan. Namun, evaluasi tahunan tetap akan dilakukan untuk menilai kinerja para guru PPPK tersebut.

"Evaluasi setiap tahun untuk ditentukan apakah kontraknya akan diteruskan atau tidak," ungkapnya.

Apendi mengklaim, program pengangkatan itu menjadi solusi untuk pegawai non-PNS agar bisa mendapat fasilitas yang hampir setara dengan PNS.

"Sesuai dengan ketentuan, salah satu fasilitasnya adalah gaji bulanan yang sama dengan PNS,” kata Apendi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyerangan Geng Motor di Jagakarsa, Bawa Belasan Celurit hingga Seorang Terluka

Penyerangan Geng Motor di Jagakarsa, Bawa Belasan Celurit hingga Seorang Terluka

Megapolitan
Satu Rumah di Tambora Terbakar, Diduga karena Korsleting Kabel Mesin Jahit

Satu Rumah di Tambora Terbakar, Diduga karena Korsleting Kabel Mesin Jahit

Megapolitan
Ketentuan dan Jam Operasional Usaha Pariwisata Selama Ramadhan 2021 di Jakarta

Ketentuan dan Jam Operasional Usaha Pariwisata Selama Ramadhan 2021 di Jakarta

Megapolitan
Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI Tangsel, Kejari Kantongi Sejumlah Nama yang Rugikan Negara Rp 1 Miliar Lebih

Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI Tangsel, Kejari Kantongi Sejumlah Nama yang Rugikan Negara Rp 1 Miliar Lebih

Megapolitan
Ambulans Kimia Farma Terobos Lampu Merah Sebelum Kecelakaan, Sedang Tak Bawa Pasien

Ambulans Kimia Farma Terobos Lampu Merah Sebelum Kecelakaan, Sedang Tak Bawa Pasien

Megapolitan
Masa Jabatan Tinggal Setahun, Anies Diminta Tuntaskan Program Rumah DP Rp 0

Masa Jabatan Tinggal Setahun, Anies Diminta Tuntaskan Program Rumah DP Rp 0

Megapolitan
Tarik Ulur Revitalisasi Tugu Pamulang, Pemprov Banten Tak Punya Anggaran dan Minta Pembongkaran

Tarik Ulur Revitalisasi Tugu Pamulang, Pemprov Banten Tak Punya Anggaran dan Minta Pembongkaran

Megapolitan
UPDATE 15 April: Tambah 20 Kasus di Kota Tangerang, 221 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 15 April: Tambah 20 Kasus di Kota Tangerang, 221 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Tenaga Kesehatan Khawatir Akan Terjadi Kenaikan Kasus Covid-19 Usai Lebaran

Tenaga Kesehatan Khawatir Akan Terjadi Kenaikan Kasus Covid-19 Usai Lebaran

Megapolitan
Pengemudi Fortuner Koboi dan Pemotor Berdamai, Kasus Kepemilikan Senjata Tetap Diproses

Pengemudi Fortuner Koboi dan Pemotor Berdamai, Kasus Kepemilikan Senjata Tetap Diproses

Megapolitan
Sempat Tak Bisa Diakses, Aplikasi Perpanjangan SIM Online Kini Sudah Bisa Digunakan

Sempat Tak Bisa Diakses, Aplikasi Perpanjangan SIM Online Kini Sudah Bisa Digunakan

Megapolitan
Aksi Petugas Derek Liar Paksa Sopir Truk di Tol yang Berujung Penangkapan

Aksi Petugas Derek Liar Paksa Sopir Truk di Tol yang Berujung Penangkapan

Megapolitan
Jembatan yang Jadi Akses Pemuda Tawuran di Johar Baru...

Jembatan yang Jadi Akses Pemuda Tawuran di Johar Baru...

Megapolitan
Aparat dan Kementerian Turun Tangan, Babak Baru Dugaan Korupsi Damkar yang Diungkap Sandi

Aparat dan Kementerian Turun Tangan, Babak Baru Dugaan Korupsi Damkar yang Diungkap Sandi

Megapolitan
Penyerangan di Jagakarsa, Satu Warga Derita Luka Bacok pada Bagian Lengan

Penyerangan di Jagakarsa, Satu Warga Derita Luka Bacok pada Bagian Lengan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X