Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Klaim Kasus Covid-19 yang Menurun dan Fakta Kapasitas Tes Berkurang

Kompas.com - 23/02/2021, 13:19 WIB
Ivany Atina Arbi

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperpanjang kembali pembatasan sosial berskala besar (PSBB) hingga 8 Maret 2021 mendatang.

Tujuannya adalah untuk semakin menekan laju penularan Covid-19 yang diklaim menurun selama penerapan PSBB periode 7-22 Februari 2021.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti memaparkan, kasus aktif per 21 Februari 2021 adalah sebesar 13.309, atau menurun dari 23.869 kasus aktif yang dicatatkan pada 7 Februari 2021.

"Laju kasus aktif yang tampak menurun ini juga disumbang oleh peningkatan kesembuhan pasien positif Covid-19," ujar Widyastuti, Senin (22/2/2021), seperti dilansir Antaranews.com.

Baca juga: Dua Mekanisme Pendaftaran Vaksinasi Covid-19 untuk Lansia di Jakarta

Berdasarkan catatan Dinkes DKI Jakarta, persentase kesembuhan pada 21 Februari adalah 94,5 persen, sedangkan persentase di tanggal 7 Februari adalah 90,3 persen.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di lain kesempatan menegaskan akan tetap meningkatkan kemampuan pengujian, penelusuran, dan perawatan pasien.

Hal itu dilakukan dengan cara meningkatkan jumlah testing, meningkatkan tracing dengan berkolaborasi dengan berbagai pihak, dan meningkatkan kapasitas isolasi.

"Keberadaan tempat isolasi terkendali ini sangat membantu untuk menekan penyebaran virus, apalagi klaster keluarga masih mendominasi jumlah klaster di Jakarta. Sehingga saat ada yang terpapar lalu diisolasi, maka akan menurunkan risiko pernularan virus ke anggota keluarga lainnya," ucap Anies.

Baca juga: Update 23 Februari: RS Covid-19 Wisma Atlet Terisi 63,5 Persen

Kapasitas tes berkurang

Berdasarkan data corona.jakarta.go.id, terlihat telah terjadi penurunan jumlah pengetesan Covid-19 di masyarakat.

Penurunan ini cukup signifikan, dari rata-rata 18.000 hingga 20.000 orang yang dites per hari di akhir Januari menjadi hanya 9.000 hingga 11.000 tes di minggu keempat Februari.

Dengan berkurangnya jumlah orang yang dites Covid-19, jumlah orang yang teridentifikasi Covid-19 pun otomatis berkurang.

Di penghujung Januari 2021, rata-rata kasus positif harian ada di angka 3.000 kasus, sementara di penghujung Februari ini, angka positif harian menurun menjadi sekitar 2.000 kasus.

Baca juga: Ribuan Pemuka Agama Jalani Vaksinasi Covid-19 di Masjid Istiqlal

Rincian lebih lengkapnya dapat dilihat di tabel di bawah ini:

Tabel positivity rate DKI Jakarta Ivany Atina Arbi Tabel positivity rate DKI Jakarta
Tabel II positivity rate DKI Jakarta Ivany Atina Arbi Tabel II positivity rate DKI Jakarta

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Penumpang Diminta Lapor jika Dapat Intimidasi Saat Pakai Taksi Online di Terminal Kampung Rambutan

Penumpang Diminta Lapor jika Dapat Intimidasi Saat Pakai Taksi Online di Terminal Kampung Rambutan

Megapolitan
Supian Suri Siap Mundur dari PNS jika Jadi Cawalkot Depok 2024

Supian Suri Siap Mundur dari PNS jika Jadi Cawalkot Depok 2024

Megapolitan
Pencurian Gerobak Sampah di Depok, Modusnya Pura-pura Pinjam Buat Angkut Barang

Pencurian Gerobak Sampah di Depok, Modusnya Pura-pura Pinjam Buat Angkut Barang

Megapolitan
Terminal Kampung Rambutan Akui Kurang Sosialisasi soal Taksi 'Online' Boleh Angkut Penumpang

Terminal Kampung Rambutan Akui Kurang Sosialisasi soal Taksi "Online" Boleh Angkut Penumpang

Megapolitan
Bursa Pilkada 2024 Makin Ramai, Sekda Supian Suri Siap Maju Jadi Cawalkot Depok

Bursa Pilkada 2024 Makin Ramai, Sekda Supian Suri Siap Maju Jadi Cawalkot Depok

Megapolitan
Pengelola: Taksi Online Diperbolehkan Masuk ke Terminal Kampung Rambutan

Pengelola: Taksi Online Diperbolehkan Masuk ke Terminal Kampung Rambutan

Megapolitan
Cianjur Masuk Aglomerasi Jakarta karena Menunjang Kebutuhan Air Minum

Cianjur Masuk Aglomerasi Jakarta karena Menunjang Kebutuhan Air Minum

Megapolitan
Cara Laporkan Saldo Terpotong Dua Kali Saat Naik Transjakarta

Cara Laporkan Saldo Terpotong Dua Kali Saat Naik Transjakarta

Megapolitan
Pedemo di Patung Kuda Akui Keputusan MK Soal Hasil Pilpres 2024 Sudah Inkracht

Pedemo di Patung Kuda Akui Keputusan MK Soal Hasil Pilpres 2024 Sudah Inkracht

Megapolitan
Resmi Ditutup, Jakarta Lebaran Fair Kedatangan 350.000 Pengunjung dengan Nilai Transaksi Ratusan Miliar

Resmi Ditutup, Jakarta Lebaran Fair Kedatangan 350.000 Pengunjung dengan Nilai Transaksi Ratusan Miliar

Megapolitan
Bakal Dapat Anggaran 5 Persen dari APBD, Kelurahan di Jakarta Diharapkan Lebih Optimal Layani Warga

Bakal Dapat Anggaran 5 Persen dari APBD, Kelurahan di Jakarta Diharapkan Lebih Optimal Layani Warga

Megapolitan
Wanita Tewas di Kali Mookervart Cengkareng, Korban Pernah Ajak Suami 'Nyebur' Bareng

Wanita Tewas di Kali Mookervart Cengkareng, Korban Pernah Ajak Suami "Nyebur" Bareng

Megapolitan
Diduga Copet Saat Demo, 2 Pria Dibawa ke Polsek Gambir

Diduga Copet Saat Demo, 2 Pria Dibawa ke Polsek Gambir

Megapolitan
Pekerja Harian Lepas di Bekasi Tewas Tersengat Listrik Saat Perbaiki Atap Toko

Pekerja Harian Lepas di Bekasi Tewas Tersengat Listrik Saat Perbaiki Atap Toko

Megapolitan
Keluarga ODGJ yang Bacok Pemilik Warung di Koja Tanggung Biaya Pengobatan Korban

Keluarga ODGJ yang Bacok Pemilik Warung di Koja Tanggung Biaya Pengobatan Korban

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com