Kompas.com - 23/02/2021, 13:53 WIB
|

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro di wilayah Tangerang Selatan diperpanjang hingga 8 Maret 2021.

Pemerintah Kota Tangerang Selatan turut memperpanjang pembatasan tersebut karena dinilai efektif meningkatkan kedisiplinan masyarakat menerapkan protokol kesehatan.

"Capaian PPKM di Tangerang Selatan terakhir kemarin tercatat sebanyak 87 persen tingkat kepatuhan masyarakat," ujar Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin kepada wartawan di Kecamatan Ciputat Timur, Selasa (23/2/2021).

Baca juga: UPDATE 22 Februari: Bertambah 31, Total Kasus Covid-19 di Tangsel Kini 7.282

Tingkat kepatuhan masyarakat saat ini sudah melampaui target pemerintah kota Tangerang Selatan yang tidak berhasil tercapai pada PPKM sebelumnya.

Selama dua pekan PPKM, kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan yang dicatatkan sebesar 80,9 persen. Sementara target yang dicanangkan sebesar 82-83 persen.

"Sudah jauh melampaui harapan kami 83 persen. Ternyata sudah sampai 87," kata Benyamin.

Kasus Covid-19 melonjak

Kendati demikian, kasus Covid-19 di wilayah Tangerang Selatan masih meningkat selama PPKM berbasis mikro yang dimulai pada 9 Februari 2021.

Saat PPKM berbasis Mikro dimulai pada Sabtu (9/2/2021), Satgas Covid-19 melalui laman https://lawancovid19.tangerangselatankota.go.id/ melaporkan ada 6.200 kasus Covid-19.

Jumlah tersebut bertambah 599 kasus menjadi 6.799 kasus positif Covid-19 pada tujuh hari pertama PPKM berbasis mikro di Tangerang Selatan pada 16 Februari 2021.

Sementara itu, pada pekan kedua PPKM berbasis mikro hingga 22 Februari 2021 tercatat ada 483 kasus baru Covid-19. Sehingga totalnya menjadi 7.282 kasus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Tangsel Bakal Gelar Operasi Pasar, Telur Dijual Rp 30.000 Per Kg

Pemkot Tangsel Bakal Gelar Operasi Pasar, Telur Dijual Rp 30.000 Per Kg

Megapolitan
Kritik Pencopotan Marullah Matali dari Jabatan Sekda, Fraksi PSI DPRD DKI: Kurang Bijaksana

Kritik Pencopotan Marullah Matali dari Jabatan Sekda, Fraksi PSI DPRD DKI: Kurang Bijaksana

Megapolitan
Coba Bunuh Diri, Pria Asal Pemalang Tenggelamkan Diri di Selokan Tambora

Coba Bunuh Diri, Pria Asal Pemalang Tenggelamkan Diri di Selokan Tambora

Megapolitan
Pemprov DKI Masih Siapkan Proses Lelang Jabatan Sekda Definitif

Pemprov DKI Masih Siapkan Proses Lelang Jabatan Sekda Definitif

Megapolitan
Ibu-ibu di Cengkareng Diduga Peras Pengendara Motor dengan Modus Pura-pura Tertabrak

Ibu-ibu di Cengkareng Diduga Peras Pengendara Motor dengan Modus Pura-pura Tertabrak

Megapolitan
Orangtua Murid Pilih Bertahan meski Pemkot Depok Akan Kosongkan SDN Pondok Cina 1 Setelah Ujian

Orangtua Murid Pilih Bertahan meski Pemkot Depok Akan Kosongkan SDN Pondok Cina 1 Setelah Ujian

Megapolitan
Dosen Ditemukan Tewas di Pesanggrahan, Diduga Telah Meninggal 3 Hari Lalu

Dosen Ditemukan Tewas di Pesanggrahan, Diduga Telah Meninggal 3 Hari Lalu

Megapolitan
Pria Mengaku Wanita Peras Warga Tangerang, Modusnya Sebarkan Rekaman 'Video Call Sex'

Pria Mengaku Wanita Peras Warga Tangerang, Modusnya Sebarkan Rekaman "Video Call Sex"

Megapolitan
Motor Parkir Ditabrak Mobil, Keduanya Nyemplung ke Kali Cengkareng Drain

Motor Parkir Ditabrak Mobil, Keduanya Nyemplung ke Kali Cengkareng Drain

Megapolitan
Fakta Baru, Mayat Balita yang Tewas Dibanting Pacar Ibunya Sempat Diletakkan di Meja Warung

Fakta Baru, Mayat Balita yang Tewas Dibanting Pacar Ibunya Sempat Diletakkan di Meja Warung

Megapolitan
Polemik Parkir Liar di Kawasan Grand Indonesia, Dipakai Warga meski Jadi Dalang Macet

Polemik Parkir Liar di Kawasan Grand Indonesia, Dipakai Warga meski Jadi Dalang Macet

Megapolitan
Anaknya Meninggal karena Gagal Ginjal Akut, Warga Ini Melapor ke Polda Metro Jaya

Anaknya Meninggal karena Gagal Ginjal Akut, Warga Ini Melapor ke Polda Metro Jaya

Megapolitan
Mengaku Hanya Mandikan Korban, Pria Disabilitas Tersangka Pencabulan Bocah Tetap Diproses Hukum

Mengaku Hanya Mandikan Korban, Pria Disabilitas Tersangka Pencabulan Bocah Tetap Diproses Hukum

Megapolitan
Polemik Relokasi SDN Pondok Cina 1, Orangtua Murid Berencana Gugat Pemkot Depok ke PTUN

Polemik Relokasi SDN Pondok Cina 1, Orangtua Murid Berencana Gugat Pemkot Depok ke PTUN

Megapolitan
Pria Ditemukan Tewas Membusuk di Ruang Tamu Rumahnya di Kawasan Pesanggrahan Jaksel

Pria Ditemukan Tewas Membusuk di Ruang Tamu Rumahnya di Kawasan Pesanggrahan Jaksel

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.