Hujan Lebat Diprediksi hingga 25 Februari, Ini Status Bendung Katulampa Terbaru

Kompas.com - 23/02/2021, 15:08 WIB
Bendungan Katulampa, Bogor, Senin (24/2/2020). Level ketinggian air di Bendung Katulampa mencapai 70 cm atau siaga 4. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOBendungan Katulampa, Bogor, Senin (24/2/2020). Level ketinggian air di Bendung Katulampa mencapai 70 cm atau siaga 4.

JAKARTA, KOMPAS.com - Hujan lebat yang mengguyur wilayah Jabodetabek akhir pekan kemarin menyebabkan sejumlah titik di DKI Jakarta terendam banjir.

Ketinggian banjir bahkan mencapai empat meter, memaksa ribuan warga untuk mengungsi dari tempat tinggal mereka.

Meski banjir telah terpantau surut sejak Senin (22/2/2021) dini hari, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG) mengingatkan warga untuk tetap waspada karena hujan lebat masih berpotensi terjadi hingga Kamis (25/2/2021.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada dan berhati-hati terhadap dampak cuaca ekstrem seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, dan gelombang tinggi," ujar Dwikorita, Sabtu (20/2/2021).

Baca juga: Janji Kampanye Anies dalam Mengatasi Banjir Jakarta yang Minim Realisasi...

Ketinggian muka air di Bendung Katulampa

Status Bendungan Katulampa naik menjadi waspada atau siaga 3 pada Minggu (21/2/2021) pagi seiring dengan meningkatnya ketinggian air menjadi 90 sentimeter.

Hal ini kemudian menyebabkan timbulnya genangan di sejumlah wilayah Ibu Kota, salah satunya adalah daerah langganan banjir di Cipinang Melayu, Jakarta Timur.

Ketinggian air bahkan mencapai empat meter di kawasan tersebut.

Setelah surut dalam beberapa jam, status Bendungan Katulampa kembali meningkat menjadi siaga 3 pada Senin (22/2/2021) sore sekitar pukul 17.00 WIB, seperti diinfokan BPBD DKI Jakarta.

Baca juga: Target 1 Juta Sumur Resapan Atasi Banjir Jakarta, Pemprov Baru Bangun 2.974 Titik

Ketinggian muka air kemudian berangsur surut dari 90 sentimeter menjadi 70 sentimeter pada pukul 18.00 WIB di hari yang sama.

Status kewaspadaan pun ikut turun menjadi normal atau siaga 4.

Hingga Selasa (23/2/2021) siang, ketinggian muka air di bendungan tersebut terpantau berangsur-angsur turun menjadi hanya 30 sentimeter pada pukul 12.00 WIB.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keluhkan Kenaikan Harga Cabai Rawit Merah, Warga Kurangi Pembelian hingga Ganti Menu Makanan

Keluhkan Kenaikan Harga Cabai Rawit Merah, Warga Kurangi Pembelian hingga Ganti Menu Makanan

Megapolitan
Kasus di Jakarta Masih Tinggi Setelah Setahun Covid-19, Epidemiolog: Anies Lebih Sibuk Berpolemik dengan Pusat

Kasus di Jakarta Masih Tinggi Setelah Setahun Covid-19, Epidemiolog: Anies Lebih Sibuk Berpolemik dengan Pusat

Megapolitan
Begini Cara Perbaiki Akta hingga Ijazah Rusak Akibat Banjir

Begini Cara Perbaiki Akta hingga Ijazah Rusak Akibat Banjir

Megapolitan
Petani Terdampak Banjir, Harga Cabai Rawit Merah di Jakbar Naik 2 Kali Lipat

Petani Terdampak Banjir, Harga Cabai Rawit Merah di Jakbar Naik 2 Kali Lipat

Megapolitan
Perantau di Jabodetabek Tak Perlu Pulang Kampung untuk Urus SIM, Begini Caranya

Perantau di Jabodetabek Tak Perlu Pulang Kampung untuk Urus SIM, Begini Caranya

Megapolitan
Anggota DPRD DKI dan Keluarganya Jalani Vaksinasi Covid-19

Anggota DPRD DKI dan Keluarganya Jalani Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
Pelayan Publik di Jakarta Barat Mulai Divaksinasi Covid-19 April

Pelayan Publik di Jakarta Barat Mulai Divaksinasi Covid-19 April

Megapolitan
Antisipasi Penyebaran Mutasi Virus Corona B.1.1.7, Ini Langkah Bandara Soekarno-Hatta

Antisipasi Penyebaran Mutasi Virus Corona B.1.1.7, Ini Langkah Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Kapolsek Menteng: Geng Motor yang Bacok Polisi Ingin Cari Lawan

Kapolsek Menteng: Geng Motor yang Bacok Polisi Ingin Cari Lawan

Megapolitan
Bangunan Liar Ditertibkan, Lahan di Kebagusan Akan Dibangun Asrama Mahasiswa

Bangunan Liar Ditertibkan, Lahan di Kebagusan Akan Dibangun Asrama Mahasiswa

Megapolitan
Tertibkan Bangunan di Kebagusan, Pemkot Jaksel: Tembok Kami Dirobohkan Mereka

Tertibkan Bangunan di Kebagusan, Pemkot Jaksel: Tembok Kami Dirobohkan Mereka

Megapolitan
IDI Jakarta: Setahun Pandemi Covid-19 Harus Jadi Pelajaran bagi Kita Semua

IDI Jakarta: Setahun Pandemi Covid-19 Harus Jadi Pelajaran bagi Kita Semua

Megapolitan
3 Tersangka Pencurian 49 Tabung Oksigen di Penjaringan Ditangkap

3 Tersangka Pencurian 49 Tabung Oksigen di Penjaringan Ditangkap

Megapolitan
Setahun Pandemi: Munculnya Hobi Tanam Sayur Hidroponik dan Budidaya Lele di Tengah Berbagai Pembatasan

Setahun Pandemi: Munculnya Hobi Tanam Sayur Hidroponik dan Budidaya Lele di Tengah Berbagai Pembatasan

Megapolitan
Damkar Bekasi Serahkan Buaya yang Diterima dari Warga ke Balai Konservasi

Damkar Bekasi Serahkan Buaya yang Diterima dari Warga ke Balai Konservasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X