Vaksinasi Covid-19 untuk Lansia di Jaksel Dimulai, Lebih dari 300 Orang Mendaftar

Kompas.com - 24/02/2021, 06:01 WIB
Vaksinasi Covid-19 untuk para lansia dilakukan oleh petugas Puskesmas Kecamatan Cilandak di SDN Cilandak Barat 04 Pagi, Komplek BNI 46, Kelurahan Cilandak Barat, Cilandak pada Selasa (23/2/2021). Dok. Suku Dinas Komunikasi Informatika Statistika Jakarta SelatanVaksinasi Covid-19 untuk para lansia dilakukan oleh petugas Puskesmas Kecamatan Cilandak di SDN Cilandak Barat 04 Pagi, Komplek BNI 46, Kelurahan Cilandak Barat, Cilandak pada Selasa (23/2/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Beberapa kecamatan di Jakarta Selatan telah melakukan penyuntikan vaksin Covid-19 dosis pertama kepada sejumlah lansia mulai Selasa (23/2/2021).

Pendaftaran vaksinasi Covid-19 untuk para lansia di sejumlah wilayah di Jakarta Selatan pada Selasa melebihi angka 300 orang.

Di wilayah Cilandak, vaksinasi Covid-19 untuk para lansia dilakukan oleh petugas Puskesmas Kecamatan Cilandak di SDN Cilandak Barat 04 Pagi, Komplek BNI 46, Kelurahan Cilandak Barat, Cilandak kemarin.

"Hari ini merupakan vaksinasi tahap pertama untuk para lansia yang ada di wilayah Kecamatan Cilandak, dan untuk tahap pertama ini kami vaksinasi sebanyak 160 lansia," kata Kepala Puskesmas Kecamatan Cilandak, Maryati, sebagaimana dikutip dari laman Pemerintah Kota Jakarta Selatan.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Tahap 2 di Kota Tangerang Digelar 25 Februari, 26.000 Dosis Vaksin Disiapkan

Dalam kegiatan vaksinasi itu dikerahkan 15 petugas. Mereka melakukan pendaftaran, skrining, suntik, dan observasi pascapenyuntikan.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Kecamatan Pancoran, Sri Lenita mengatakan, lansia di wilayah Pancoran yang sudah mendaftar untuk vaksinasi Covid-19 sebanyak 161 orang.

"Hari ini (Selasa), alhamdulillah yang kami jadwalkan ada 20 lansia divaksin," ujar Sri dikutip dari laman Pemerintah Kota Jakarta Selatan.

Saat akan melakukan vaksinasi, lansia diwajibkan membawa kartu tanda penduduk (KTP) sebagai bukti identitas.

“Setelah divaksin, selanjutnya kami akan lakukan observasi kurang lebih 30 menit, lalu kami pantau, kalau tidak ada keluhan apa-apa, selanjutnya akan kami berikan kartu vaksinasi untuk menyatakan selesai vaksinasi dosis pertama," ujarnya.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 di Pasar Tanah Abang Timbulkan Kerumunan, Wagub DKI Minta Panitia Benahi Jadwal

Tunggono (74) warga RT 01/03, Kelurahan Pondok Labu, Cilandak yang menerima suntik vaksin bersama Triyata (70) istrinya mengaku sangat bersyukur dan lega telah disuntik vaksin.

"Saya mengikuti anjuran pemerintah untuk mau divaksin agar timbul kekebalan tubuh demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19, agar cepat berlalu. Saya juga ucapkan terima kasih atas layanan pihak puskesmas yang terorganisir dengan prokes, ramah hingga prosesnya cepat dan lancar," ujar Tunggono.

Indonesia mulai memasuki tahap kedua program vaksinasi Covid-19 yang menyasar warga lanjut usia (lansia) di atas 60 tahun dan pekerja publik.

Lansia menjadi prioritas penerima vaksin karena risiko kematian yang lebih tinggi apabila terpapar Covid-19.

Jadwal vaksinasi di Jakarta akan disesuaikan dengan distribusi vaksin Covid-19 dari pemerintah pusat.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tertibkan Bangunan di Kebagusan, Pemkot Jaksel: Tembok Kami Dirobohkan Mereka

Tertibkan Bangunan di Kebagusan, Pemkot Jaksel: Tembok Kami Dirobohkan Mereka

Megapolitan
IDI Jakarta: Setahun Pandemi Covid-19 Harus Jadi Pelajaran bagi Kita Semua

IDI Jakarta: Setahun Pandemi Covid-19 Harus Jadi Pelajaran bagi Kita Semua

Megapolitan
3 Tersangka Pencurian 49 Tabung Oksigen di Penjaringan Ditangkap

3 Tersangka Pencurian 49 Tabung Oksigen di Penjaringan Ditangkap

Megapolitan
Setahun Pandemi: Munculnya Hobi Tanam Sayur Hidroponik dan Budidaya Lele di Tengah Berbagai Pembatasan

Setahun Pandemi: Munculnya Hobi Tanam Sayur Hidroponik dan Budidaya Lele di Tengah Berbagai Pembatasan

Megapolitan
Damkar Bekasi Serahkan Buaya yang Diterima dari Warga ke Balai Konservasi

Damkar Bekasi Serahkan Buaya yang Diterima dari Warga ke Balai Konservasi

Megapolitan
[Update 3 Maret]: RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Terisi 77 Persen

[Update 3 Maret]: RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Terisi 77 Persen

Megapolitan
Usul Penggunaan Hak Interpelasi Terkait Penanganan Banjir di Jakarta Dinilai Wajar, Bukan Pencitraan

Usul Penggunaan Hak Interpelasi Terkait Penanganan Banjir di Jakarta Dinilai Wajar, Bukan Pencitraan

Megapolitan
Sanksi Parkir bagi Kendaraan Tak Lulus Uji Emisi Mulai Diuji Coba, Ini Ketentuannya

Sanksi Parkir bagi Kendaraan Tak Lulus Uji Emisi Mulai Diuji Coba, Ini Ketentuannya

Megapolitan
Ketika Puluhan Guru di Tangsel Gagal Disuntik Vaksin Covid-19...

Ketika Puluhan Guru di Tangsel Gagal Disuntik Vaksin Covid-19...

Megapolitan
UPDATE: 63 Persen Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19 di Jakarta Telah Terisi

UPDATE: 63 Persen Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19 di Jakarta Telah Terisi

Megapolitan
15 Rumah di Permukiman Padat Penduduk di Cakung Ludes Terbakar, Rabu

15 Rumah di Permukiman Padat Penduduk di Cakung Ludes Terbakar, Rabu

Megapolitan
59 Korban Sriwijaya Air SJ 182 Sudah Teridentifikasi, Ini Daftarnya

59 Korban Sriwijaya Air SJ 182 Sudah Teridentifikasi, Ini Daftarnya

Megapolitan
Kesal Dibubarkan, Geng Motor Bacok Polisi di Menteng

Kesal Dibubarkan, Geng Motor Bacok Polisi di Menteng

Megapolitan
Berakhirnya Operasi Identifikasi Korban Sriwijaya Air SJ 182...

Berakhirnya Operasi Identifikasi Korban Sriwijaya Air SJ 182...

Megapolitan
Fakta-fakta Kasus Pelecehan 2 Karyawati oleh Bos: Pelaku Mabuk, Korban Buat Bukti Video

Fakta-fakta Kasus Pelecehan 2 Karyawati oleh Bos: Pelaku Mabuk, Korban Buat Bukti Video

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X