Angka Kematian di Jakarta Meningkat, Dinkes DKI Sebut Tingkatnya Masih Sama

Kompas.com - 01/03/2021, 18:48 WIB
Pemakaman pasien Covid-19 di TPU Sengseng Sawah 2, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin (1/2/2021). Pemprov DKI Jakarta membuka lahan pemakaman baru untuk jenazah Covid-19 di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Srengseng Sawah 2, Jakarta Selatan mulai Minggu (31/1/2021). KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOPemakaman pasien Covid-19 di TPU Sengseng Sawah 2, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin (1/2/2021). Pemprov DKI Jakarta membuka lahan pemakaman baru untuk jenazah Covid-19 di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Srengseng Sawah 2, Jakarta Selatan mulai Minggu (31/1/2021).


JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktaviani berujar, meski angka kematian meningkat, akan tetapi tingkat kematian masih stabil di posisi 1,6 persen.

"Tingkat kematian (Februari), masih di angka persentase yang sama menunjukan relatif sama (tidak ada peningkatan)," kata Dwi saat dihubungi melalui telepon, Senin (1/3/2021).

Dwi mengatakan, angka kematian memang cenderung meningkat dikarenakan jumlah kasus juga mengalami peningkatan.

Baca juga: Angka Kematian akibat Covid-19 di Jakarta Terus Meningkat, Februari Tertinggi dengan 1.211 Kasus

"Kalau melihat angka, pada saat kasus tinggi pasti yang meninggal jadi tinggi," kata dia.

Dwi mencontohkan, apabila terdapat 100 kasus dengan persentase kematian 10 persen, maka jumlah orang yang meninggal sebanyak 10 orang.

Namun, apabila terdapat 500 kasus dengan tingkat kematian yang sama 10 persen, maka angka kematian akan berada di angka 50 kematian.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Secara angka maka terjadi peningkatan 10 jadi 50 (kasus meninggal), tapi secara persentase (tetap sama) karena memang kasus aktifnya nambah," kata Dwi.

Itulah sebabnya, kata Dwi, peningkatan jumlah meninggal dunia akibat Covid-19 di Jakarta meningkat dikarenakan kasus Covid-19 juga meningkat.

Adapun data yang dirangkum Kompas.com, Februari 2021 menjadi bulan dengan angka kasus kematian tertinggi di DKI Jakarta. Berikut data perkembangan Covid-19 di DKI Jakarta dari bulan ke bulan:

Baca juga: 1.298.608 Kasus Covid-19 di Indonesia dan Angka Kematian yang Tak Bisa Ditoleransi

31 Maret 2020: 741 jumlah kasus; 608 dirawat; 49 Sembuh; 84 meninggal.

30 April 2020: 4.138 jumlah kasus; 3.345 dirawat; 412 sembuh; 381 meninggal (bertambah 297).

31 Mei 2020: 7.272 jumlah kasus; 4.650 dirawat; 2.102 sembuh; 520 meninggal(bertambah 139).

30 Juni 2020: 11.278 jumlah kasus; 4.126 dirawat; 6.512 sembuh; 640 meninggal(bertambah 120).

31 Juli 2020: 21.201 jumlah kasus; 7.157 dirawat; 13.208 sembuh; 836 meninggal (bertambah 196).

31 Agustus 2020: 40.309 jumlah kasus; 8.569 dirawat; 30.538 sembuh; 1.202 meninggal (bertambah 336).

30 September 2020: 74.368 jumlah kasus; 12.317 dirawat; 60.320 sembuh; 1.731 meninggal (bertambah 529).

31 Oktober 2020: 105.597 jumlah kasus; 8.908 dirawat; 94.434 sembuh; 2.255 meninggal (bertambah 524).

30 November 2020: 136.861 jumlah kasus; 10.112 dirawat; 124.078 sembuh; 2.671 meninggal (bertambah 416).

31 Desember 2020: 183.735 jumlah kasus; 15.567 dirawat; 164.881 sembuh; 3.297 meninggal (bertambah 626).

31 Januari 2021: 269.718 jumlah kasus; 23.382 dirawat; 242.069 sembuh; 4.267 meninggal (bertambah 970).

28 Februari 2021: 339.735 jumlah kasus; 10.365 dirawat; 323.892 sembuh; 5.478 meninggal (bertambah 1.211).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hujan Lebat di Bogor, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga

Hujan Lebat di Bogor, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga

Megapolitan
Gagalkan Sejumlah Tawuran, Polisi: Kami Patroli Benar-benar Sampai Pagi

Gagalkan Sejumlah Tawuran, Polisi: Kami Patroli Benar-benar Sampai Pagi

Megapolitan
PPKM Kota Bogor Turun ke Level 2, Bima Arya Bersyukur

PPKM Kota Bogor Turun ke Level 2, Bima Arya Bersyukur

Megapolitan
UPDATE 19 Oktober: Tambah 9 Kasus Covid-19 di Tangsel, 105 Pasien Masih Dirawat

UPDATE 19 Oktober: Tambah 9 Kasus Covid-19 di Tangsel, 105 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
Dishub Kota Tangerang: Jumlah Penumpang Angkot Tak Sampai 50 Persen

Dishub Kota Tangerang: Jumlah Penumpang Angkot Tak Sampai 50 Persen

Megapolitan
Taman Kota di Bogor Belum Dibuka meski Status PPKM Sudah Level 2

Taman Kota di Bogor Belum Dibuka meski Status PPKM Sudah Level 2

Megapolitan
Polisi Usut 11 Perusahaan Pinjol Diduga Ilegal di Jakbar

Polisi Usut 11 Perusahaan Pinjol Diduga Ilegal di Jakbar

Megapolitan
Tawuran Sering Direncanakan Lewat Medsos, Polisi Akan Identifikasi Akun

Tawuran Sering Direncanakan Lewat Medsos, Polisi Akan Identifikasi Akun

Megapolitan
Tak Ada Pasien Covid-19 Tiga Hari Terakhir, Tempat Isoman Wisma Makara UI Ditutup

Tak Ada Pasien Covid-19 Tiga Hari Terakhir, Tempat Isoman Wisma Makara UI Ditutup

Megapolitan
Satgas: Satu Siswa SMPN 10 Depok Positif Covid-19 Terpapar dari Keluarga

Satgas: Satu Siswa SMPN 10 Depok Positif Covid-19 Terpapar dari Keluarga

Megapolitan
Tak Lagi Khusus Pasien Covid-19, RSU Serpong Utara Kini Buka Layanan Kesehatan Umum

Tak Lagi Khusus Pasien Covid-19, RSU Serpong Utara Kini Buka Layanan Kesehatan Umum

Megapolitan
Perempuan Korban Tabrak Lari di Tol Sedyatmo Sebelumnya Diduga Depresi

Perempuan Korban Tabrak Lari di Tol Sedyatmo Sebelumnya Diduga Depresi

Megapolitan
PPKM Level 2, Kapasitas Penumpang Angkutan Umum di Kota Tangerang Boleh 100 Persen

PPKM Level 2, Kapasitas Penumpang Angkutan Umum di Kota Tangerang Boleh 100 Persen

Megapolitan
Kasus Remaja Disekap dan Dilecehkan Penjaga Warung di Pamulang, Polisi: Diselesaikan Kekeluargaan

Kasus Remaja Disekap dan Dilecehkan Penjaga Warung di Pamulang, Polisi: Diselesaikan Kekeluargaan

Megapolitan
Kota Bogor PPKM Level 2, Sarana Olahraga hingga Wisata Air Dapat Kelonggaran

Kota Bogor PPKM Level 2, Sarana Olahraga hingga Wisata Air Dapat Kelonggaran

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.