Penyebar Video Syur Mirip Artis GL Raup Rp 75 Juta dari Komersialisasi Konten

Kompas.com - 01/03/2021, 21:06 WIB
Ilustrasi pornografi Thinkstock/AndreyPopovIlustrasi pornografi

Tersangka lainnya

Selain NK, kepolisian juga menangkap tersangka lain dengan inisial MSA.

Ia mengaku mendapat video berkonten pornografi tersebut dari sebuah grup telegram bernama "DF 18" pada 11 Februari 2021 lalu.

MSA kemudian mengunggahnya ke akun twitter miliknya, @BBFFOfficial.

"(Tujuannya) cari followers, keuntungannya nanti akunnya bisa dijual," kata MSA, Senin.

Baca juga: Diperiksa Lima Jam Terkait Dugaan Tindak Asusila, Pesinetron GL Masih Berstatus Saksi

Diketahui, MSA merupakan residivis yang pernah melakukan aksi serupa.

"MSA pada 2015 pernah ditangkap dan diproses dengan perbuatan yang sama, (yaitu) penyebaran video porno. Dia divonis 4 bulan (kurungan penjara) di Polda Jawa Timur," ungkap Ady.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

MSA ditangkap pada Rabu (17/2/2021) di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. Sementara, NK ditangkap di Kecamatan Ketapang, Bandung, Jawa Barat pada Senin (15/2/2021).

Video dengan sosok yang disebut menyerupai GL tersebar di media sosial sejak Rabu (10/2/2021).

Pada Kamis (11/2/2021), seorang warga melaporkan GL terkait dugaan tindak asusila dalam video tersebut. Kemudian, pada Rabu (23/2/2021), polisi memeriksa GL. Statusnya kini masih saksi.

(Penulis : Sonya Teresa Debora/ Editor : Irfan Maullana)

Halaman:


Video Rekomendasi

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seorang Ustaz di Bekasi Jadi Korban Begal

Seorang Ustaz di Bekasi Jadi Korban Begal

Megapolitan
Pohon Tumbang di Simpang Tugu Jam, Jalan Margonda Raya Padat Merayap

Pohon Tumbang di Simpang Tugu Jam, Jalan Margonda Raya Padat Merayap

Megapolitan
Warga Bantargebang Bergumul dengan Bau Setiap Hari, Air Tanah pun Sudah Tercemar

Warga Bantargebang Bergumul dengan Bau Setiap Hari, Air Tanah pun Sudah Tercemar

Megapolitan
Empat Kali Beraksi, Begal di Kawasan Bintaro Mengaku Iseng

Empat Kali Beraksi, Begal di Kawasan Bintaro Mengaku Iseng

Megapolitan
Anies Merasa Senang Diperiksa KPK Terkait Kasus Korupsi Pengadaan Tanah Munjul

Anies Merasa Senang Diperiksa KPK Terkait Kasus Korupsi Pengadaan Tanah Munjul

Megapolitan
Sejumlah Bar di Jaksel Masih Membandel, Aparat Beri Denda hingga Puluhan Juta

Sejumlah Bar di Jaksel Masih Membandel, Aparat Beri Denda hingga Puluhan Juta

Megapolitan
Tinjau Vaksinasi, Anies: Positivity Rate Jakarta 0,7 Persen

Tinjau Vaksinasi, Anies: Positivity Rate Jakarta 0,7 Persen

Megapolitan
Gadis 13 Tahun Jadi Korban Kekerasan Seksual di Kota Tangerang, Kasus Dilaporkan Sejak 2020

Gadis 13 Tahun Jadi Korban Kekerasan Seksual di Kota Tangerang, Kasus Dilaporkan Sejak 2020

Megapolitan
Kasus Pria Disekap dan Dianiaya di Duren Sawit Berujung Damai, Polisi: Tak Ada yang Buat Laporan

Kasus Pria Disekap dan Dianiaya di Duren Sawit Berujung Damai, Polisi: Tak Ada yang Buat Laporan

Megapolitan
Polisi Akan Gelar Perkara Kasus Pria Gantung Diri Saat 'Live' TikTok di Rusun

Polisi Akan Gelar Perkara Kasus Pria Gantung Diri Saat "Live" TikTok di Rusun

Megapolitan
Hujan Deras dan Angin Kencang di Margonda Depok, 2 Mobil Ringsek Tertimpa Panel Bangunan

Hujan Deras dan Angin Kencang di Margonda Depok, 2 Mobil Ringsek Tertimpa Panel Bangunan

Megapolitan
Kejaksaan Cabut Banding Vonis Eks Dirut Garuda Terkait Penyelundupan Harley dan Brompton

Kejaksaan Cabut Banding Vonis Eks Dirut Garuda Terkait Penyelundupan Harley dan Brompton

Megapolitan
Polisi: Pelaku Rentetan Aksi Begal di Bintaro Semuanya di Bawah Umur

Polisi: Pelaku Rentetan Aksi Begal di Bintaro Semuanya di Bawah Umur

Megapolitan
Anak yang Bunuh Ayahnya di Cengkareng Idap Gangguan Kejiwaan

Anak yang Bunuh Ayahnya di Cengkareng Idap Gangguan Kejiwaan

Megapolitan
Polisi: Ada Kemungkinan Tersangka Lain pada Kasus Kebakaran Lapas Tangerang

Polisi: Ada Kemungkinan Tersangka Lain pada Kasus Kebakaran Lapas Tangerang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.