Kompas.com - 02/03/2021, 05:24 WIB
Ilustrasi perawatan pasien positif Corona SHUTTERSTOCKIlustrasi perawatan pasien positif Corona

DEPOK, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Depok kembali mengumumkan penambahan kasus Covid-19, Senin (1/3/2021), termasuk pasien yang dinyatakan pulih dan meninggal dunia.

Pemerintah Kota Depok mencatat 105 kasus baru Covid-19, 358 pasien Covid-19 pulih, serta dua lainnya wafat.

Kini kasus aktif Covid-19 di Depok berkurang 255 dibandingkan kemarin menjadi 3.323 pasien.

Data yang tak diumumkan pemerintah

Pemkot Depok tak pernah mengumumkan realisasi jumlah tes PCR harian yang telah dilakukan.

Akibatnya, tak diketahui secara jelas jumlah temuan kasus positif Covid-19 disebabkan oleh faktor penularan atau jumlah pemeriksaan.

Pemkot Depok juga tidak mengumumkan jumlah kematian kasus suspek sejak 19 Juli 2020.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Dapat 33.400 Dosis, Depok Mulai Vaksinasi Covid-19 Tahap Dua

Keterbukaan data kematian suspek termasuk dalam anjuran WHO dalam menghitung kematian berkaitan dengan Covid-19.

Pasalnya, suspek yang wafat kemungkinan terjangkit Covid-19, tetapi belum sempat dites di laboratorium hingga saat meninggal dunia.

Berikut rincian perkembangan terkini kasus Covid-19 di Depok per Senin (1/3/2021), berdasarkan situs resmi ccc-19.depok.go.id:

Kasus kumulatif (keseluruhan)

  1. Pasien positif: 35.797 orang (bertambah 105 orang)
  2. Pulih: 31.745 orang (bertambah 358 orang)
  3. Wafat: 729 orang (bertambah 2 orang)
    • PDP wafat: 122 orang (data terakhir per 19 Juli 2020)
  4. Probabel: 247 orang (orang tanpa gejala, kontak erat dengan pasien Covid-19)
  5. Kontak erat: 40.020 orang (demam atau ISPA, tanpa pneumonia)
  6. Suspek: 17.647 orang (demam, ISPA, dan pneumonia)

Baca juga: Selisih Jumlah Pasien Covid-19 Depok Terjadi Lagi, Versi Pemerintah Pusat 89 Persen Lebih Banyak

Kasus aktif (sedang dirawat/ditangani, dipantau, dan diawasi)

  1. Pasien positif sedang diisolasi dan dirawat: 3.323 orang (berkurang 255 orang)
  2. Probabel: 39 orang (orang tanpa gejala, kontak erat dengan pasien Covid-19)
  3. Kontak erat: 1.529 orang (demam atau ISPA, tanpa pneumonia)
  4. Suspek: 482 orang (demam, ISPA, dan pneumonia)

Terkait kasus Covid-19, warga Depok dapat menghubungi call center nomor darurat di nomor 112 dan 119.

Untuk pertanyaan umum, warga Depok bisa menelepon nomor 08111232222.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BOR Rumah Sakit di Kota Bekasi Turun, Kini Angkanya di Bawah Standar WHO

BOR Rumah Sakit di Kota Bekasi Turun, Kini Angkanya di Bawah Standar WHO

Megapolitan
Polisi Akan Gelar Perkara Tentukan Status Jerinx soal Ancaman Kekerasan

Polisi Akan Gelar Perkara Tentukan Status Jerinx soal Ancaman Kekerasan

Megapolitan
'Saya Sudah Negatif Covid-19, Saat Rontgen, Paru-paru Telah Dipenuhi Kabut dan Bercak'

"Saya Sudah Negatif Covid-19, Saat Rontgen, Paru-paru Telah Dipenuhi Kabut dan Bercak"

Megapolitan
Polisi: Pengendara Moge Tabrak Pemotor di Bintaro dengan Kecepatan 70 KM Per Jam

Polisi: Pengendara Moge Tabrak Pemotor di Bintaro dengan Kecepatan 70 KM Per Jam

Megapolitan
Sapu Jagat Pasukan Oranye, dari Bersihkan Kota hingga Tangani Jenazah Pasien Covid-19

Sapu Jagat Pasukan Oranye, dari Bersihkan Kota hingga Tangani Jenazah Pasien Covid-19

Megapolitan
Fraksi PKS Setujui Perubahan RPJMD DKI Jakarta karena Alasan Pandemi Covid-19

Fraksi PKS Setujui Perubahan RPJMD DKI Jakarta karena Alasan Pandemi Covid-19

Megapolitan
Bunuh Lawan Tawuran, 9 Anak Geng Motor di Bekasi Ditangkap Polisi

Bunuh Lawan Tawuran, 9 Anak Geng Motor di Bekasi Ditangkap Polisi

Megapolitan
Pemkot Bekasi Sebut Angka Kesembuhan Pasien Covd-19 Meningkat Selama PPKM Level 4

Pemkot Bekasi Sebut Angka Kesembuhan Pasien Covd-19 Meningkat Selama PPKM Level 4

Megapolitan
Pengelola GBK Akui Satpamnya Pukul Mahasiswa, tapi Bantah Ada Pengeroyokan

Pengelola GBK Akui Satpamnya Pukul Mahasiswa, tapi Bantah Ada Pengeroyokan

Megapolitan
Fraksi Gerindra Setuju Perubahan RPJMD yang Diusulkan Anies

Fraksi Gerindra Setuju Perubahan RPJMD yang Diusulkan Anies

Megapolitan
Minta Ada Tes Covid-19 Gratis, Kepala Terminal Kalideres: Jangan Sampai Harga Tiket dan Antigen Sama

Minta Ada Tes Covid-19 Gratis, Kepala Terminal Kalideres: Jangan Sampai Harga Tiket dan Antigen Sama

Megapolitan
Kasus Pengendara Moge Tabrak Pemotor hingga Tewas di Bintaro, Polisi Periksa 3 Saksi

Kasus Pengendara Moge Tabrak Pemotor hingga Tewas di Bintaro, Polisi Periksa 3 Saksi

Megapolitan
Sertifikat Vaksin Covid-19 Jadi Syarat Buat SKCK di Kota Tangerang

Sertifikat Vaksin Covid-19 Jadi Syarat Buat SKCK di Kota Tangerang

Megapolitan
Detik-detik Motor Kurir dan Paket Senilai Rp 2,7 Juta Raib Digasak Maling di Pancoran

Detik-detik Motor Kurir dan Paket Senilai Rp 2,7 Juta Raib Digasak Maling di Pancoran

Megapolitan
Penumpang MRT Jakarta Turun Selama PPKM Darurat dan Level 4, Hanya 5 Persen dari Kapasitas

Penumpang MRT Jakarta Turun Selama PPKM Darurat dan Level 4, Hanya 5 Persen dari Kapasitas

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X