Prihatin dengan Tunanetra Tabrak Truk di Trotoar, PPDI: Pernah Ada yang Kecelakaan

Kompas.com - 02/03/2021, 16:56 WIB
Ridwan (40), tunanetra penjual krupuk berjalan menjauhi jalur Yellow Line setelah menabrak truk yang parkir hingga melewati jalur khusus penyandang disabilitas di Jalan Panglima Polim, Pulo, Jakarta Selatan pada Jumat (26/2/2021) sore. KOMPAS.com/WAHYU ADITYO PRODJORidwan (40), tunanetra penjual krupuk berjalan menjauhi jalur Yellow Line setelah menabrak truk yang parkir hingga melewati jalur khusus penyandang disabilitas di Jalan Panglima Polim, Pulo, Jakarta Selatan pada Jumat (26/2/2021) sore.

JAKARTA, KOMPAS.com - Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) prihatin dengan tunanetra penjual kerupuk, Ridwan.

Ridwan menabrak truk yang terparkir atau merampas jalurnya di guiding block di trotoar kawasan Panglima Polim Raya, Pulo, Kabayoran Baru.

Ketua Umum PPDI Gufron Sakaril, menyebutkan kasus seperti Ridwan bukan pertama kali terjadi. Bahkan dari catatan PPDI sudah ada disabilitas yang mengalami kecelakaan.

"Betul. Sudah ada juga yang mengalami kecelakaan (mengalah) di jalur kuning," ujar Gufron saat dihubungi, Selasa (2/3/2021).

Baca juga: Saat Tunanetra Pertaruhkan Nyawa karena Jalurnya Diserobot...

Gufron mengatakan, PPDI telah beberapa kali menyampaikan keluhan dialami oleh penyandang disabilitas ke pihak yang bertanggung jawab.

Harapan petugas dapat menindak tegas sejumlah kendaraan yang melanggar dengan terparkir di atas trotoar.

"Cuma kadang sudah diperingatkan (kendaran) tapi balik lagi. Mestinya ada denda atau sangsi, misalnya diderek," kata dia.

Sebelumnya, Ridwan (40), menabrak truk saat berjalan kaki di trotoar khusus untuk penyandang disabilitas, yaitu guiding block atau yellow line.

Baca juga: Tunanetra Tabrak Truk di Trotoar, Koalisi Pejalan Kaki: Jalan Fatmawati-Blok M Itu Jalur Tengkorak

Ridwan kemudian terpaksa harus berjalan menjauh ke sisi depan truk yang parkir hingga mengokupasi yellow line.

“Sudah enggak heran kalau trotoar selalu dipakai. Kadang-kadang kan saya ngalah yang ke jalan bawah. Bingung juga kalau terlalu ke kanan, nanti keserempet motor dan mobil. Takut ketabrak saya,” kata Ridwan.

Saat ditemui Kompas.com. Ia pun tak heran jika perjalanannya kerap terganggu karena jalur kuningnya dirampas.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dugaan Korupsi Damkar Depok, Kejari Depok Buka Opsi Panggil Kepala Dinas

Dugaan Korupsi Damkar Depok, Kejari Depok Buka Opsi Panggil Kepala Dinas

Megapolitan
Perpanjangan Jam Buka Restoran di Jakarta Diharapkan Bisa Layani Warga yang Buka Puasa dan Sahur

Perpanjangan Jam Buka Restoran di Jakarta Diharapkan Bisa Layani Warga yang Buka Puasa dan Sahur

Megapolitan
Warga: Penyerangan Geng Motor terhadap Pemuda di Jagakarsa Terjadi Tiba-tiba

Warga: Penyerangan Geng Motor terhadap Pemuda di Jagakarsa Terjadi Tiba-tiba

Megapolitan
Agar Tak Lagi Berpolemik, Gubernur Banten Umumkan Sayembara Desain Tugu Pamulang

Agar Tak Lagi Berpolemik, Gubernur Banten Umumkan Sayembara Desain Tugu Pamulang

Megapolitan
Kasus Penyerangan Mapolsek Ciracas oleh Oknum TNI, Berawal dari Kabar Hoaks Prada Ilham

Kasus Penyerangan Mapolsek Ciracas oleh Oknum TNI, Berawal dari Kabar Hoaks Prada Ilham

Megapolitan
Flyover Tapal Kuda Lenteng Agung dan Tanjung Barat Sudah Bisa Dilalui Kendaraan meski Belum Diresmikan

Flyover Tapal Kuda Lenteng Agung dan Tanjung Barat Sudah Bisa Dilalui Kendaraan meski Belum Diresmikan

Megapolitan
Nekat Lawan Arah, Pengemudi Mobil Tabrak Dua Pemotor di Tamansari

Nekat Lawan Arah, Pengemudi Mobil Tabrak Dua Pemotor di Tamansari

Megapolitan
Prada Ilham Dituntut 1,5 Tahun Penjara dan Dipecat dari TNI karena Sebarkan Berita Bohong

Prada Ilham Dituntut 1,5 Tahun Penjara dan Dipecat dari TNI karena Sebarkan Berita Bohong

Megapolitan
Polisi Bakal Sita Kendaraan Travel Gelap yang Nekat Angkut Pemudik

Polisi Bakal Sita Kendaraan Travel Gelap yang Nekat Angkut Pemudik

Megapolitan
Pemkot Bogor Akan Bubarkan Pusat Penjualan Takjil yang Timbulkan Kerumunan

Pemkot Bogor Akan Bubarkan Pusat Penjualan Takjil yang Timbulkan Kerumunan

Megapolitan
Wagub DKI Sebut Cipinang Melayu seperti Kubangan, Tanahnya Diambil untuk Proyek GBK

Wagub DKI Sebut Cipinang Melayu seperti Kubangan, Tanahnya Diambil untuk Proyek GBK

Megapolitan
Prada Ilham Dituntut 1,5 Tahun Penjara dan Dipecat dari TNI Terkait Penyerangan Mapolsek Ciracas

Prada Ilham Dituntut 1,5 Tahun Penjara dan Dipecat dari TNI Terkait Penyerangan Mapolsek Ciracas

Megapolitan
Waria Dianiaya Pemuda di Cengkareng, Pelaku Ditangkap Warga Saat Coba Kabur

Waria Dianiaya Pemuda di Cengkareng, Pelaku Ditangkap Warga Saat Coba Kabur

Megapolitan
Ketua Komisi D DPRD DKI: Banyak yang Lawan Arus di Flyover Tapal Kuda, Sangat Membahayakan

Ketua Komisi D DPRD DKI: Banyak yang Lawan Arus di Flyover Tapal Kuda, Sangat Membahayakan

Megapolitan
Soal Penataan Ruang Kantor di Balai Kota, Wagub DKI Bilang Tak Ada Perombakan Signifikan

Soal Penataan Ruang Kantor di Balai Kota, Wagub DKI Bilang Tak Ada Perombakan Signifikan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X