Kompas.com - 03/03/2021, 17:44 WIB
Sebanyak 75 jiwa mengungsi akibat kebakaran yang melanda 15 rumah di Jatinegara, Cakung, Jakarta Timur, Rabu (3/3/2021). Dok. RW 05 Kelurahan JatinegaraSebanyak 75 jiwa mengungsi akibat kebakaran yang melanda 15 rumah di Jatinegara, Cakung, Jakarta Timur, Rabu (3/3/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 75 jiwa mengungsi akibat kebakaran yang melanda 15 rumah di Jatinegara, Cakung, Jakarta Timur, Rabu (3/3/2021).

"Ada 40 jiwa yang mengungsi di aula RT 03/RW 13. Sedangkan yang lain di kontrakan-kontrakan kosong," kata Lurah Jatinegara Slamet Sihabudin saat dihubungi, Rabu sore.

Slamet mengatakan, warga yang terdampak kebakaran untuk sementara mengungsi selama lima hari ke depan.

Baca juga: 15 Rumah di Permukiman Padat Penduduk di Cakung Ludes Terbakar, Rabu

"Rumahnya pada hangus. Kami akan koordinasi dengan pemerintah daerah. Mungkin kami dorong agar para warga bisa ditempatin ke rumah susun," ucap Slamet.

Berbagai bantuan pun segera berdatangan, seperti yang dilakukan warga RW 05 Jatinegara.

"Tadi kami menyumbang beberapa pakaian ke lokasi (pengungsian)," kata Sekretaris RW 05 Asit Faizal, Rabu.

Sebagai informasi, 15 rumah di Jalan Dr KRT Radjiman Wedyodiningrat, Jatinegara, Cakung, terbakar pada Rabu pagi.

Sudin Gulkarmat Jakarta Timur menerima laporan kebakaran dari warga pada pukul 03.25 WIB. Sebanyak 13 mobil Damkar dan 65 personel dikerahkan ke lokasi.

Pada pukul 05.30 WIB, proses pemadaman berakhir. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini.

"Kendalanya akses ke lokasi sulit dijangkau. Untuk akses yang pertama harus menyeberang danau, akses yang kedua melewati jalan setapak," kata Kasie Ops Sudin Gulkarmat Jakarta Timur Gatot Sulaiman.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jakarta Catat 977 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate 9,3 Persen

Jakarta Catat 977 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate 9,3 Persen

Megapolitan
UPDATE Covid-19 di Depok, Ada 230 Kasus Baru

UPDATE Covid-19 di Depok, Ada 230 Kasus Baru

Megapolitan
UPDATE: Kabupaten Bekasi Catat 140 Kasus Baru Covid-19

UPDATE: Kabupaten Bekasi Catat 140 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
Polisi Petakan 10 Titik Penyekatan Pemudik di Kabupaten Bekasi, dari Jalan Alternatif hingga Tol

Polisi Petakan 10 Titik Penyekatan Pemudik di Kabupaten Bekasi, dari Jalan Alternatif hingga Tol

Megapolitan
Pemkot Pastikan Stok Pangan di Tangsel Aman Sepanjang Ramadhan 2021

Pemkot Pastikan Stok Pangan di Tangsel Aman Sepanjang Ramadhan 2021

Megapolitan
Penyekatan Pemudik di Kota Bekasi Masih Menanti Instruksi Pemerintah Pusat

Penyekatan Pemudik di Kota Bekasi Masih Menanti Instruksi Pemerintah Pusat

Megapolitan
Layanan Bus AKAP Ditutup pada 6-17 Mei, Kepala Terminal Tanjung Priok: Tak Ada Penolakan dari PO Bus

Layanan Bus AKAP Ditutup pada 6-17 Mei, Kepala Terminal Tanjung Priok: Tak Ada Penolakan dari PO Bus

Megapolitan
Antisipasi Aksi Teror Saat Ramadhan, Polisi Bakal Lakukan Patroli Berkala di Lokasi Rawan

Antisipasi Aksi Teror Saat Ramadhan, Polisi Bakal Lakukan Patroli Berkala di Lokasi Rawan

Megapolitan
Damkar Tangkap Ular Sanca Batik 3 Meter yang Masuk Rumah Warga di Serpong

Damkar Tangkap Ular Sanca Batik 3 Meter yang Masuk Rumah Warga di Serpong

Megapolitan
PHRI Sebut Pemprov DKI Akan Upayakan Vaksinasi Covid-19 untuk Pegawai Restoran dan Hotel

PHRI Sebut Pemprov DKI Akan Upayakan Vaksinasi Covid-19 untuk Pegawai Restoran dan Hotel

Megapolitan
Mudik Dilarang, Pemkot Belum Berencana Tutup Terminal Bekasi

Mudik Dilarang, Pemkot Belum Berencana Tutup Terminal Bekasi

Megapolitan
Pemkot Tangsel Larang Pawai Obor Jelang Ramadhan karena Bisa Timbulkan Kerumunan

Pemkot Tangsel Larang Pawai Obor Jelang Ramadhan karena Bisa Timbulkan Kerumunan

Megapolitan
Diduga Intervensi, Terduga Pemerkosa Wanita Tunarungu di Bekasi Diminta Hormati Proses Hukum

Diduga Intervensi, Terduga Pemerkosa Wanita Tunarungu di Bekasi Diminta Hormati Proses Hukum

Megapolitan
Penjual dan Pembeli Takjil di DKI Jakarta Wajib Patuhi Protokol Kesehatan

Penjual dan Pembeli Takjil di DKI Jakarta Wajib Patuhi Protokol Kesehatan

Megapolitan
Jam Operasional Restoran di Jakarta Diperpanjang Selama Ramadhan, Ini Kata PHRI

Jam Operasional Restoran di Jakarta Diperpanjang Selama Ramadhan, Ini Kata PHRI

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X