Geng Motor yang Anggotanya Bacok Polisi di Menteng Kerap Bikin Onar Saat Tengah Malam

Kompas.com - 04/03/2021, 15:09 WIB
Ilustrasi senjata tajam. Kompas.comIlustrasi senjata tajam.

JAKARTA, KOMPAS.com - Geng motor di mana anggotanya diringkus karena membacok polisi bernama Aiptu Dwi Handoko di Menteng, Jakarta Pusat, diketahui kerap bikin onar saat tengah malam.

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Menteng Kompol Gozali Luhulima, geng motor bernama Enjoy MBR 86 beroperasi mulai pukul 00.00 WIB.

"Kebetulan pergerakan mereka ini start jam 12 malam, kemudian mereka menyisir," kata Gozali kepada Kompas TV, Kamis (4/3/2021).

Baca juga: Fakta-fakta Geng Motor Bacok Polisi di Menteng, Buat Onar hingga Kesal Dibubarkan

Geng motor itu, Gozali melanjutkan, menyisir jalan raya sambil memancing masyarakat yang mereka lewati. Tujuannya, mencari lawan untuk dilukai.

"Mereka mengundang warga di sekitar saat mereka sedang berlalu lintas. Kalau ada yang merespons, mereka langsung berusaha melukai warga di situ," ucap Gozali.

Peristiwa pembacokan terhadrap Aiptu Dwi pun berawal dari informasi yang polisi dapatkan bahwa geng motor itu hendak berbuat onar lagi pada Minggu (28/1/2021) dini hari WIB.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mendapat kabar dari polisi yang berpatroli, Polsek Menteng pun menerjunkan 1 regu berisi 9 personel ke lokasi untuk membubarkan mereka.

Akan tetapi, geng motor yang mengendarai sekitar 25 kendaraan roda dua itu melawan ketika ingin dibubarkan.

Saat itulah Aiptu Dwi dibacok dengan celurit oleh terduga pelaku di bagian tangannya sehingga mengalami luka.

Para pelaku langsung kabur setelah kejadian dan polisi kala itu cuma bisa mengamankan satu buah celurit.

Halaman:


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus DBD di Jaktim Tertinggi ke-5 di Indonesia, Pemkot: Karena Padat Penduduk

Kasus DBD di Jaktim Tertinggi ke-5 di Indonesia, Pemkot: Karena Padat Penduduk

Megapolitan
24 Pelaku Jual Obat Covid-19 Lebih Mahal lewat Online, Ada yang Seharga Rp 40 Juta

24 Pelaku Jual Obat Covid-19 Lebih Mahal lewat Online, Ada yang Seharga Rp 40 Juta

Megapolitan
Anies Undang Wali Kota London Jadi Pembicara Forum Diskusi di Jakarta

Anies Undang Wali Kota London Jadi Pembicara Forum Diskusi di Jakarta

Megapolitan
Rekrutmen Tenaga Medis di Tangsel Sepi Peminat, Hanya Ada 10 Pendaftar

Rekrutmen Tenaga Medis di Tangsel Sepi Peminat, Hanya Ada 10 Pendaftar

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Berikan Relaksasi Pajak untuk Usaha Pariwisata

Pemprov DKI Akan Berikan Relaksasi Pajak untuk Usaha Pariwisata

Megapolitan
Dari Target 32.468, Baru 4.400 Keluarga yang Terima Bansos Beras di Kota Tangerang

Dari Target 32.468, Baru 4.400 Keluarga yang Terima Bansos Beras di Kota Tangerang

Megapolitan
Dapat Donasi 300 Paket Sembako, Pemkot Jaksel Langsung Salurkan ke PKL

Dapat Donasi 300 Paket Sembako, Pemkot Jaksel Langsung Salurkan ke PKL

Megapolitan
BST Rp 600.000 untuk 6.599 Keluarga di Kota Tangerang Belum Disalurkan, Ini Alasannya

BST Rp 600.000 untuk 6.599 Keluarga di Kota Tangerang Belum Disalurkan, Ini Alasannya

Megapolitan
NIK Warga Jakarta Dipakai Orang Lain untuk Vaksin di Tangsel, Dukcapil Lakukan Penelusuran

NIK Warga Jakarta Dipakai Orang Lain untuk Vaksin di Tangsel, Dukcapil Lakukan Penelusuran

Megapolitan
Pemprov DKI Janji Perhatikan Anak yang Yatim Piatu akibat Pandemi Covid-19

Pemprov DKI Janji Perhatikan Anak yang Yatim Piatu akibat Pandemi Covid-19

Megapolitan
Seluruh Siswa Usia 12 Tahun ke Atas di Jakarta Ditargetkan Sudah Divaksinasi Covid-19 Pekan Depan

Seluruh Siswa Usia 12 Tahun ke Atas di Jakarta Ditargetkan Sudah Divaksinasi Covid-19 Pekan Depan

Megapolitan
Sidang Kasus Mafia Tanah di Pinang, Sertifikat HGB Milik Terdakwa Disebut Tak Terdaftar di BPN

Sidang Kasus Mafia Tanah di Pinang, Sertifikat HGB Milik Terdakwa Disebut Tak Terdaftar di BPN

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 untuk ODGJ di Bekasi, Pihak Yayasan Terkendala Izin Keluarga

Vaksinasi Covid-19 untuk ODGJ di Bekasi, Pihak Yayasan Terkendala Izin Keluarga

Megapolitan
PAUD di Cipayung Ditutup karena Gelar Belajar Tatap Muka, Ini Komentar Lurah

PAUD di Cipayung Ditutup karena Gelar Belajar Tatap Muka, Ini Komentar Lurah

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Terus Dikebut, 6.300 Kuota Disiapkan Khusus Warga Bogor Utara

Vaksinasi Covid-19 Terus Dikebut, 6.300 Kuota Disiapkan Khusus Warga Bogor Utara

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X